Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » Like It , Literasi Keuangan Aspek penting untuk meningkatkan basis  Investor Ritel

Like It , Literasi Keuangan Aspek penting untuk meningkatkan basis  Investor Ritel

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 3 Agt 2021
  • visibility 132
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  03  Agustus  2021

 

Like It , Literasi Keuangan Aspek penting untuk meningkatkan basis  Investor Ritel

 

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK) menyelenggarakan acara Literasi
Keuangan Indonesia Terdepan (Like It) secara virtual, Selasa (03/08/2021) di Jakarta.

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar Keuangan (FKPPPK) menyelenggarakan acara Literasi Keuangan Indonesia Terdepan (Like It) secara virtual.

Pelaksanaan Like It merupakan salah satu upaya bersama untuk meningkatkan literasi keuangan kepada generasi muda dan masyarakat dalam rangka memperbesar basis investor ritel serta mengembangkan sektor keuangan di Indonesia. Inklusi keuangan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi melalui distribusi pendapatan yang lebih merata, penurunan kemiskinan dan stabilitas sektor keuangan.

Untuk mewujudkan sistem keuangan yang inklusif, sangat diperlukan peningkatan literasi keuangan di masyarakat. Upaya meningkatkan tingkat literasi keuangan bukan menjadi tugas satu atau dua pihak saja. Hal ini merupakan tugas semua otoritas, dan perlu melibatkan semua stakeholders, termasuk generasi muda dan masyarakat.

Dalam sambutan pada pembukaan rangkaian acara Like It, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, Selasa (03/08/2021) mengungkapkan, salah satu yang dilakukan oleh Kementerian Keuangan untuk melakukan edukasi dan sekaligus memberikan pilihan instrument investasi bagi masyarakat adalah kami menerbitkan Surat Berharga Negara dalam bentuk ritel (SBN Ritel).

“SBN Ritel ini selalu kita pasarkan dan saya minta kepada Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko terus melakukan edukasi publik.Dan Alhamdulillah saya lihat kemajuanya sangat baik. Basis investor kita terus meluas,” kata Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, dalam acara Like it melalui kanal you tube virtual ‘ virtual Launching dan Talkshow Like It (Literasi Keuangan Indonesia Terdepan’ di Jakarta, Selasa (03/8/2021).

Meningkatnya kesadaran masyarakat untuk menempatkan dananya di instrumen investasi yang aman tercermin dari meningkatnya penjualan SBN ritel di masa pandemi. Tercatat SBN ritel seri SBR010 yang diterbitkan di bulan Juli 2021 mencapai rekor penjualan tertinggi sepanjang penerbitan SBN ritel non-tradable, baik dari jumlah investor maupun nominal.

Menkeu juga menyampaikan bahwa kemudahan untuk melakukan pemesanan secara online membuat masyarakat menjadikan SBN ritel sebagai pilihan investasi yang utama di saat masih terbatasnya mobilitas masyarakat. “Dengan kita bisa memberi opsi investasi kepada masyarkat berupa SBN ritel, mereka bisa melakukan seperti belanja online.

Gubernur BI, Perry Warjiyo menyampaikan, bahwa terdapat tiga alasan peran basis investor ritel sangat penting dalam rangka mengembangkan pasar keuangan di Indonesia. Pertama, perlu investor ritel untuk membangun negeri dan menginvestasikan dana untuk negeri. Kedua, dengan semakin banyaknya partisipasi dari investor ritel, tingkat perputaran uang akan baik sehingga mendukung efektivitas kemajuan ekonomi. Ketiga, basis investor ritel sangat diperlukan untuk memperkuat ketahanan ekonomi, khususnya pasar keuangan.

Hal ini merupakan bagian dari reformasi struktural. Semakin banyak investor ritel, pasar keuangan akan semakin kuat dalam menghadapi ketidakpastian perekonomian gobal. Disamping itu BI juga turut berkontribusi mendorong pendalaman pasar keuangan baik melalui pengembangan instrumen pasar uang dan pasar valas, serta infrastruktur pasar keuangan.

“Investor ritel, kami butuh Anda. Untuk negara, untuk ekonomi dan pasar keuangan, dan juga untuk anda sendiri,” tegasnya.

Sementara, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan, OJK terus mendorong peningkatan literasi keuangan sejalan dengan terus bertambahnya jumlah investor individu yang membeli berbagai instrumen investasi keuangan. Seperti jumlah investor di pasar modal yang meningkat menjadi 5,60 juta (96% yoy) pada Juni 2021 dan didominasi oleh investor ritel terutama kalangan milenial yang mencapai 70%.

“Literasi keuangan menjadi aspek penting bagi investor ritel yang menjadi follower di pasar modal sehingga dapat melindungi investor dari investasi ilegal dan memitigasi investasi yang hanya berorientasi pada keuntungan jangka pendek yang tinggi tanpa mempertimbangkan risiko, aspek legalitas produk serta aspek kewajaran penawaran,” ujarnya.

Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam sambutannya menyampaikan, terciptanya pasar keuangan yang efisien dan dalam akan meningkatkan efisiensi pasar keuangan serta memperluas jangkauan pasar keuangan ke seluruh lapisan masyarakat melalui kemudahan akses dan pilihan investasi yang beragam.

Selain itu, pasar keuangan yang efisien dan dalam akan turut mendukung terwujudnya stabilitas sistem keuangan yang lebih baik.
“LPS, sebagai bagian dari otoritas regulator di industri perbankan, hadir untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap industri perbankan nasional melalui program penjaminan simpanan,” ujarnya. Saat ini, semua bank yang beroperasi di Indonesia telah menjadi peserta penjaminan LPS, baik bank umum maupun BPR/BPRS,”ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Pemerintah akan terus mengembangkan instrumen inovatif lainnya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berinvestasi di pasar keuangan. Selain untuk mewujudkan sektor keuangan Indonesia yang inklusif, partisipasi generasi muda dan masyarakat dalam berinvestasi dapat mendorong kemandirian bangsa untuk pembiayaan pembangunan di Indonesia dan menjadi penunjang stabilitas sektor keuangan yang lebih kuat.

Like It merupakan series kegiatan literasi yang diinisiasi dengan kolaborasi bersama dan diselenggarakan secara bergantian oleh FKPPPK. Series literasi ini akan memberikan pemahaman mengenai produk atau investasi di surat berharga negara, produk pasar modal serta bagaimana mengelola keuangan secara bijak. Rangkaian kegiatan Like It merupakan wujud sinergi dan kolaborasi antar otoritas dalam upaya mendorong literasi keuangan, meningkatkan basis investor ritel, dan mengembangkan sektor keuangan Indonesia.

(077)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 95,51 Persen

    Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 95,51 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Mei 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 18  Mei 2021   Prosentase Kesembuhan Pasien Covid-19 di Kota Denpasar Capai 95,51 Persen   Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   Bali, indonesiaexpose.co.id –  Penambahan kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar secara otomatis meningkatkan prosentase kesembuhan. Pada Selasa (18/5) kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar bertambah sebanyak […]

  • Atasi Masalah Sampah di Denpasar, Desa Kesiman Kertalangu Dirancang Jadi Pilot Project “Zero Waste Cities”

    Atasi Masalah Sampah di Denpasar, Desa Kesiman Kertalangu Dirancang Jadi Pilot Project “Zero Waste Cities”

    • calendar_month Kamis, 16 Jan 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  17  Januari  2020   Atasi Masalah Sampah di Denpasar, Desa Kesiman Kertalangu Dirancang Jadi Pilot Project “Zero Waste Cities” BALI, INDEX  –  Sebagai upaya berkelanjutan mengkampanyekan Zero Waste (bebas sampah), Aliansi Zero Waste Indonesia (AZWI) yang merupakan gabungan 9 organisasi yang terdiri dari PPLH Bali, Nexus3, YPBB, GIDKP, ECOTON, ICEL, Nol Sampah, Walhi, […]

  • Masa Pandemi Covid 19, Kelurahan Kesiman Tindak Tegas Warga Keluar Rumah Tanpa Masker.

    Masa Pandemi Covid 19, Kelurahan Kesiman Tindak Tegas Warga Keluar Rumah Tanpa Masker.

    • calendar_month Jumat, 1 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat  01  Mei  2020   Masa Pandemi Covid 19, Kelurahan Kesiman Tindak Tegas Warga Keluar Rumah Tanpa Masker.   BALI,  INDEX  –  Pemerintah Kota Denpasar secara berkelanjutan mensosialisasikan gerakan gotong royong disiplin masyarakat untuk menggunakan masker melalui satgas Desa/Kelurahan hingga Ke Banjar-banjar. Kali ini kegiatan tersebut dilaksanakan di Kelurahan Kesiman dengan langkah menindak tegas warga […]

  • Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar

    Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Buleleng, Senin 28 Juni 2021   Kolaborasi Dosen ITB STIKOM Bali dan Unud Buatkan E-Commerce untuk Kelompok Wanita Tani Sari Tunjung Mekar   Anggota Kelompok Tani Sari Tunjung Mekar foto bersama tim pengabdian masyarakat dari ITB STIKOM Bali dan Unud usai sosialisasi hukum transaksi elektronik dan pelatihan penggunaan alat-alat produksi.   Bali, indonesiaexpose.co.id  – Seorang […]

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  01  November  2020    

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Sabtu, 7 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  08  Agustus 2021 ITB Stikom Bali

expand_less