Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
  • visibility 57
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan , Jumat  13  Oktober  2023

Jaganya Ketahanan Pangan, Pemkab Tabanan Panen Padi Organik di Subak Bengkel

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Eksistensi Kabupaten Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali, didukung oleh beragam program yang menunjang, terutama dalam proses menjaga ketahanan pangan masyarakat di Tabanan. Oleh karena itu berangkat dari desa, Pemerintah menghimbau untuk saling bersinergi dan berkolaborasi agar produktifitas tani bisa dipertahankan dan meningkat, khususnya pertanian organik. Hal itu terbukti melalui Panen Padi organik perdana, varietas “Mentik Susu” di Subak Bengkel yang dihadiri oleh Bupati Tabanan diwakili oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, A.A. Gede Dalem Trisna Ngurah, Jumat (6/10/2023)lalu.

Panen Raya yang berlangsung di lahan Demplot Organik, Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kecamatan Kediri, nampak dihadiri oleh Perwakilan dari UNESCO, Perwakilan BI Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Tabanan serta para Kepala Bagian di lingkungan Setda, Camat. Unsur Forkopimcam dan KTNA Kecamatan Kediri, Penyuluh Pertanian Swadaya Kabupaten Tabanan dan Perbekel Desa Bengkel, para Petani Subak Bengkel serta undangan terkait lainnya.

Program Ketahanan pangan telah diikuti oleh Pemerintah Desa Bengkel dan Pangkung Tibah sejak tahun 2022, saat itu petani di Subak Bengkel dihimbau untuk menanam padi dengan pola tanam organik. Adapun varietas yang ditanam yakni varietas Mentik Susu, di mana ini merupakan varietas lokal yang memiliki usia panen lebih lama dari pada padi hybrid yang banyak di tanam saat ini. Bibit lokal ini terbukti cocok untuk digunakan dengan metode pola tanam organic, karena tidak diberikan campuran kimia saat olah tanah.

Dalam perjalanannya, Desa Bengkel mendapat bantuan dan kolaborasi dari berbagai universitas, salah satunya adalah universitas Muhammadiyah Malang. Kolaborasi tersebut termasuk edukasi terhadap para petani, tentang bagaimana cara membuat pupuk organik, insektisida, pestisida dan hal-hal lain yang mengambil bahan-bahannya dari lingkungan sekitar/organik, dengan harapan, petani akan mampu menekan biaya produksi yang dikeluarkan. Hal tersebut terbukti dalam penen perdana kali ini, di mana 9 ton panen yang dihasilkan mampu menyejahterakan para petani di Desa Bengkel.

Bupati Tabanan, melalui Asisten II, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga dengan hasil dari program Kerjasama yang telah dibangun ini. “Kami sangat menyambut gembira, lebih-lebih disampaikan pencapaiannya hingga 9 ton, luar biasa. Kita berhasil karena mengikuti tahap-tahap pemeliharaan. Ini yang harus kita bangun di para petani kita di Tabanan, terlebih Tabanan sebagai lumbung pangannya Bali. Oleh karena itu, Kerjasama yang sudah dibangun ini mari kita lanjutkan, ini juga menjadi PR untuk bisa diterapkan di tempat lain,” ungkap Gede Dalem, dan pihaknya meyakini dengan harga beras organik ini, para petani pasti akan berbahagia.

Sementara itu, Manajemen penyediaan beras yang mencukupi di Tabanan, menjadi komitmen Kepala Dinas Pertanian, I Made Subagia, sesuai dengan arahan dari Bupati Tabanan, untuk mewujudkan Visi Menuju Tabanan Era Baru. “Kami dari Dinas Pertanian diberikan tugas untuk memanajemen dengan baik, tentang bagaimana kita kedepannya bisa mempertahankan produksi beras dan meningkatkan produktifitasnya, serta menjalankan program pemerintah yaitu membangun pertanian organik. Di mana kita kedepannya harus menginisiasi pangan yang aman dan nyaman untuk dikonsumsi masyarakat, salah satunya adalah pertanian ramah liingkungan dan kedepannya harus pertanian organik,” sebut Subagia.

“Meskipun terkendala dengan pertanian konvensional yang menggunakan pupuk subsidi atau kimia, kedepannya, program pemerintah untuk menjadikan pertanian organik dilanjutkan dengan penadatanganan MOU antara Dinas Pertanian Tabanan dan Universitas Muhammadiyah Malang. Di mana tujuannya, yakni dapat membina, mendampingi, memberikan edukassi dan penyuluhan bagi para petani secara lanjut melalui pelaksanaan pertanian ramah lingkungan, untuk memberikan hasil positif baik dari segi produksi maupun keuntungan bagi para petani,” pungkasnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • 8 BUMN Kolaborasi Lakukan Pengelolaan Sampah di Mandalika Melalui Bank Sampah Putri Nyale

    8 BUMN Kolaborasi Lakukan Pengelolaan Sampah di Mandalika Melalui Bank Sampah Putri Nyale

    • calendar_month Senin, 14 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Lombok, Senin  14   Agustus 2023 8 BUMN Kolaborasi Lakukan Pengelolaan Sampah di Mandalika Melalui Bank Sampah Putri Nyale     NTB,  indonesiaexpose.co.id   – Sebagai bentuk komitmen kepedulian BUMN terhadap kelestarian lingkungan, 8 perusahaan BUMN diantaranya Pegadaian, Indonesia Re, Garuda Indonesia, Danareksa, AirNav, Askrindo, Jasa Tirta II, dan Damri menggelar acara sosialisasi dan literasi mengenai pengelolaan […]

    • calendar_month Minggu, 20 Feb 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Karangasem, Minggu 20 Februari 2022   Gubernur Bali, Wayan Koster Minta Tutup Produksi Arak Gula di Karangasem         “Arak Gula Ancam Tradisi, Kelestarian, dan Kesejahteraan Petani Arak Bali serta Membahayakan Kesehatan Karena Berbahan Kimia. Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gubernur Bali, Wayan Koster meminta Satpol PP, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali serta Kabupaten […]

  • STIKOM  BALI

    STIKOM  BALI

    • calendar_month Kamis, 3 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis   03  Maret  2022   STIKOM  BALI  

  • Pegadaian Dukung Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro untuk Penguatan Bisnis UMi & UMKM

    Pegadaian Dukung Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro untuk Penguatan Bisnis UMi & UMKM

    • calendar_month Minggu, 28 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 44
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu 28 Maret  2021     Pegadaian Dukung Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro untuk Penguatan Bisnis UMi & UMKM     Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – PT Pegadaian (Persero) siap menyukseskan program Pembentukan Ekosistem Ultra Mikro untuk penguatan bisnis pelaku usaha Ultra Mikro dan UMKM agar naik kelas dan tumbuh secara berkelanjutan. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur […]

    • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis  30  Desember  2021   Walikota Jaya Negara Lantik 299 Jabatan Fungsional Hasil Penyetaraan.Wujudkan Efektifitas dan Efisiensi Optimalisasi Pelayanan Bagi Masyarakat Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara saat melantik 299 Pejabat Fungsional Pemkot Denpasar hasil penyetaraan Jabatan Administrasi ke Dalam Jabatan Fungsional di Ruang Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Kamis (30/12/2021) dengan menerapkan […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 12 Sep 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 39
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  13  September 2023 Renungan  Joger  

expand_less