Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Orasi Pelantikan Guru Besar LSPR Institute: Model Komunikasi Politik Indonesia, Tanpa Model!

Orasi Pelantikan Guru Besar LSPR Institute: Model Komunikasi Politik Indonesia, Tanpa Model!

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 15 Apr 2025
  • visibility 404
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Rabu  16  April 2025

Orasi Pelantikan Guru Besar LSPR Institute: Model Komunikasi Politik Indonesia, Tanpa Model!

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – LSPR Institute of Communication and Business (LSPR Institute) mengukuhkan Guru Besar Bidang Komunikasi khususnya komunikasi politik, Prof. Dr. Lely Arrianie, M.Si dengan orasi Ilmiah berjudul “Komunikasi Politik Tanpa Model: Tantangan Menemukan Model Komunikasi Politik Khas Indonesia Menuju 2045”. Yang merupakan gambaran model komunikasi politik Indonesia saat ini.
Acara pengukuhan tersebut berlangsung di Auditorium LSPR Institute di Jakarta, Jumat yang dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara seperti Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT), Yandri Susanto, SPt. M.Pd, Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si, Gubernur dDr. Pramono Anung Wibowo, M.Si. serta 43 Guru Besar dan Dosen S3 lainnya.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Founder & CEO LSPR Institute, Dr. (H.C) Prita Kemal Gani, MBA, MCIPR, APR, FIPR yang mengatakan “Pengukuhan Profesor memiliki makna yang mendalam tidak saja bagi dunia pendidikan, tetapi juga kemajuan masyarakat demokratis yang memperkuat pondasi kehidupan masyarakat yang lebih cerdas, lebih kritis, dan lebih berbudaya”.

“Kita tahu, dunia komunikasi saat ini sedang menghadapi banyak tantangan: disinformasi, polarisasi media, krisis kepercayaan publik, kecanduan algoritma digital, dan budaya viral yang seringkali menenggelamkan nilai substansi. Begitu juga dengan dunia politik Indonesia yang membutuhkan etika komunikasi. Etika menjadi sangat penting sebagai basis komunikasi politik dan kebutuhan akan model komunikasi politik ciri khas Indonesia,” kata Prita Kemal Gani.

Sementara , Rektor LSPR Institute, Dr. Andre Ikhsano, M.Si menambahkan  acara pengukuhan Profesor membuktikan bahwa selaku institusi pendidikan, LSPR Institute saat ini semakin menunjukkan keseriusan dalam dunia akademis dengan memberikan sumbangsih keilmuan yang lebih luas dan mendalam. Orasi menunjukkan pentingnya komunikasi politik bagi setiap aktor politik agar menciptakan sebuah gaya, pola dan model komunikasi yang menunjukkan kekhasan Indonesia.

Dalam orasinya, Profesor Lely mengatakan, Indonesia perlu memiliki model komunikasi politik yang jelas dan kuat untuk membangun budaya politik yang merupakan ciri khas Bangsa Indonesia. Saat ini, Indonesia belum memiliki model komunikasi politik yang jelas, kalaupun ada, kita bisa sebut sebagai model komunikasi politik yang tidak ada model.

“Karena ketiadaan model, maka semua pilar demokrasi eksekutif, legislatif, dan yudikatif lebih didominasi oleh gaya atau pola komunikasi politik bukan model. Gaya (ciri khas dari individu politisi) dan pola (tindakan yang berulang dari politisi) tersebut menunjukkan lebih kepada gaya dan karakteristik atau sifat individu. Sementara model merupakan sebuah sistem yang konkret yang dapat menjadi acuan untuk mempelajari kompleksitas sebuah fenomena agar bisa dipelajari atau dianalisa lebih lanjut,” sambung Lely Arrianie.

Prof. Lely melihat komunikasi politik “tanpa model” itu berdasarkan dinamika panggung politik sejak reformasi hingga saat ini yang menurut hasil penelitiannya, terjadi pergeseran komunikasi politik dari yang bersifat santun dan seragam (di era orde baru yang tertata) ke arah komunikasi politik sebaliknya yang mengabaikan etika dan budaya politik. Karena komunikasi politik yang dapat dikatakan tidak memenuhi etika dan budaya politik. Sebagai model, tentu memiliki ciri khas yang tetap dan permanen.

Lebih jauh Lely menjelaskan bahwa komunikasi politik yang berlangsung saat ini tidak lagi linear tetapi bergerak ke arah yang lebih konvergen, sirkular bahkan lebih transaksional yang ditandai dengan praktik negosiasi yang intens. Sementara komunikasi politik adalah tentang pertukaran pesan politik bukan lagi penyampaian pesan yang membuat panggung politik lebih kaya impression management yang menyimpan banyak masalah termasuk warna warni kekerasan fisik maupun psikologis yang disikapi masyarakat sebagai premanisme politik.

Dengan menggunakan teori dramaturgi Erving Goffman terdapat dua panggung yaitu panggung depan (front stage) dan panggung belakang (back stage) dimana panggung depan sebuah wilayah pertunjukkan yang menampilkan hal – hal yang baik dan perilaku yang baik. Sedangkan panggung belakang, adalah wilayah yang disebut sebagai skenario panggung depan dimana dibolehkan perilaku yang bebas tanpa mempedulikan kelayakan sikap. Dalam realitas panggung politik Indonesia, menunjukkan bahwa banyak perilaku yang tidak layak yang ditampilkan (back stage) oleh para komunikator politik seperti politisi, aktivis, jurnalis, profesional bahkan masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya ke panggung politik.

Komunikator politik lebih mengutamakan kepentingan individu, sementara kita memerlukan sebuah model komunikasi politik yang mengedepankan etika, moral, keadilan dan tanggung jawab dan Lely optimis proses komunikasi politik Indonesia sedang berjalan ke arah yang lebih baik, meskipun sampai saat ini Indonesia belum memiliki acuan model politik.

Ketiadaan model menjadikan komunikasi politik menjadi olok olok di media bahkan di identikkan dengan standup comedy. Ketidak adaan model komunikasi politik ini dapat kita temukan di pemerintahan, ketika pemimpin berganti, kebijakan berganti, bertukar menteri, bertukar keputusan.Sehingga seringkali kita terkaget – kaget memahami keputusan atau untuk menerimanya.

“Komunikasi politik juga berbicara tentang kepemimpinan politik dimana juga dalam kepemimpinan koordinasi, hendaknya bisa menjadi pembicara politik ala motivator yang mengunggah dan membangun kehidupan yang lebih baik. Meski dapat dikatakan tidak memiliki model komunikasi politik, namun saya optimis proses politik yang terjadi akan menciptakan komunikasi model politik sehingga dapat menjadi acuan praktek komunikasi politik yang berbudaya, dan bertanggung jawab,” tutup Lely.

(007)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wawali Arya Wibawa Gugah Kepemimpinan Milenial Saat LKMM TD BEM FISIP Unwar

    Wawali Arya Wibawa Gugah Kepemimpinan Milenial Saat LKMM TD BEM FISIP Unwar

    • calendar_month Sabtu, 27 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Denpasar,  Sabtu  27  Maret  2021     Wawali Arya Wibawa Gugah Kepemimpinan Milenial Saat LKMM TD BEM FISIP Unwar   Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat menjadi narasumber pada pelaksanaan Latihan Kepemimpinan Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM TD) BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Warmadewa di kampus setempat, Sabtu (27/3/2021). […]

  • Tekankan Harmoni Alam Lewat Aksi Nyata Bupati Tebar Benih Ikan dan Beri Vaksin Rabies Gratis

    Tekankan Harmoni Alam Lewat Aksi Nyata Bupati Tebar Benih Ikan dan Beri Vaksin Rabies Gratis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • account_circle Admin
    • visibility 270
    • 0Komentar

    Badung, Sabtu  07  Pebruari  2026 Tekankan Harmoni Alam Lewat Aksi Nyata Bupati Tebar Benih Ikan dan Beri Vaksin Rabies Gratis   Tekankan Harmoni Alam Lewat Aksi Nyata Bupati Tebar Benih Ikan Dan Beri Vaksin Rabies Gratis   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kabupaten Badung memperingati hari suci Tumpek Uye dengan melaksanakan persembahyangan bersama sekaligus aksi pelestarian […]

  • Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah Di Wantilan Pura Dalem Yangbatu.

    Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah Di Wantilan Pura Dalem Yangbatu.

    • calendar_month Minggu, 13 Apr 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 306
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  14  April  2025 Walikota Jaya Negara Tinjau Pasar Murah Di Wantilan Pura Dalem Yangbatu.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara meninjau pelaksanaan pasar murah yang dilksanakan di Wantilan Pura Dalem Desa Adat Yangbatu pada Senin (14/4/2025). Kegiatan ini digelar guna menekan angka inflasi dan menjaga stabilitas harga di Kota […]

  • Wakapolda Jabar Cek Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2019 di Polres Garut

    Wakapolda Jabar Cek Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2019 di Polres Garut

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 225
    • 0Komentar

    Bandung,  Jumat  31  Mei  2019   Wakapolda Jabar Cek Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2019 di Polres Garut   Wakapolda Jabar, Brigjen Pol DR Akhmad Wiyagus (kedua dari kiri) saat melakukan pengecekan Pos Pelayanan Terpadu Ops Ketupat Lodaya 2019 di Jalur Selatan, Wilayah Polres Garut, Jumat (31/5) (Foto: Istimewa Humas/indonesiaexpose.co.id)   JAWA  BARAT,  INDEX  […]

  • Trisno Nugroho KPwBI Bali  Ajak  Petani Bali  Sejahtara

    Trisno Nugroho KPwBI Bali  Ajak  Petani Bali  Sejahtara

    • calendar_month Kamis, 1 Jun 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 230
    • 0Komentar

    Tabanan, Jumat  02  Juni  2023 Trisno Nugroho KPwBI Bali  Ajak  Petani Bali  Sejahtara     Trisno Nugroho KPwBI Bali  (kiri) di acara pelantikan pengurus Yayasan dan Koperasi Bhakti Mandiri bertempat di  di Medori Farm Jalan Wisnu Apit Jaring Belayu Batannyuh Marga Tabanan,Bali , Rabu (31/5/2023) kemarin.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Puluhan petani Se – Kabupaten  Bali dengan semangat […]

  • Dukung Kelancaran KTT AIS, Dishub Kota Denpasar Bangun Sinergitas Bersama Polri

    Dukung Kelancaran KTT AIS, Dishub Kota Denpasar Bangun Sinergitas Bersama Polri

    • calendar_month Jumat, 6 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  06  Oktober 2023 Dukung Kelancaran KTT AIS, Dishub Kota Denpasar Bangun Sinergitas Bersama Polri     Bali, indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka pengamanan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Negara-negara Pulau dan Kepulauan atau Archipelagic and Island States (AIS), Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Perhubungan Kota Denpasar melaksanakan kegiatan koordinasi dan percepatan integrasi CCTV antara Dishub […]

expand_less