Tuesday , July 23 2024
Home / Bali / Dua Bulan Pertama 2019, Wisatawan Mancanegara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tumbuh Progresif Sebesar 16,79%

Dua Bulan Pertama 2019, Wisatawan Mancanegara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tumbuh Progresif Sebesar 16,79%

 

Mangupura, Jumat 15 Maret  2019

 

Dua Bulan Pertama 2019, Wisatawan Mancanegara di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Tumbuh Progresif Sebesar 16,79%

Communication and Legal Section Head Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim

 

BALI, INDEX – Menginjak bulan kedua di tahun 2019, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai – Bali kembali mencatat kenaikan jumlah wisatawan mancanegara. Dua bulan berjalan, Pulau Dewata didatangi oleh sebanyak 921.839 wisatawan mancanegara melalui terminal kedatangan bandar udara kebanggaan masyarakat Pulau Bali ini. Hal ini menjadi dasar kenaikan persentase wisatawan mancanegara sebesar 16,79% dibandingkan dengan kedatangan wisatawan mancanegara di periode 2 bulan pertama tahun 2018 lalu.

Dari keseluruhan wisatawan mancanegara, turis asal Cina masih menduduki posisi pertama dengan jumlah wisatawan terbanyak dibanding negara lainnya. Sejumlah 242.739 wisatawan asal Negeri Tirai Bambu yang menginjakkan kakinya di bandar udara tersibuk kedua di Indonesia ini, menjadikan persentase proporsi wisatawan mancanegara turis Cina mencapai 26,33% dari jumlah total wisatawan.

Tidak jauh berbeda dengan pencapaian bulan lalu, menyusul Cina, Australia menempati posisi kedua dengan menyumbang sebanyak 169.665 turis, serta posisi ketiga ditempati India dengan sumbangan 59.592 wisatawan.

“Selama pencatatan di dua bulan pertama di tahun 2019 ini, jumlah wisatawan mancanegara mengalami kenaikan yang cukup tinggi, yaitu sebesar 16,79%. Sementara untuk tiga negara dengan jumlah wisatawan mancanegara terbanyak masih sama seperti bulan sebelumnya, pertama Cina, kedua Australia, dan ketiga India,” jelas Communication and Legal Section Head Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim, Kamis (14/03) di ruang kerjanya.

Secara umum, jumlah wisatawan mancanegara dari 10 besar negara penyumbang turis terbanyak, mengalami pertumbuhan jika dibandingkan dengan data di bulan Februari tahun 2018 lalu. Hanya 2 negara yang mengalami penurunan, yaitu Malaysia dan Cina. Malaysia mengalami penurunan sebesar 3,78%, sedangkan turis asal Cina turun sebesar 11,01%.

Lanjutnya, pertumbuhan wisatawan mancanegara terbesar datang dari Korea Selatan. Dengan jumlah 15.750 turis di bulan Februari 2019, menjadikan persentase pertumbuhan wisatawan mancanegara asal Negeri Ginseng ini naik sebesar 64,9% dibandingkan dengan data di bulan Februari tahun lalu. Negara dengan pertumbuhan wisatawan terbesar kedua adalah Amerika Serikat, di mana dengan jumlah kunjungan sebanyak 15.944 wisatawan, menjadikan persentase pertumbuhan turis asal Negeri Paman Sam ini menjadi 25,06%. Dengan jumlah kunjungan sebanyak 12.517 turis, Rusia menempati urutan ketiga negara dengan pertumbuhan wisatawan mancanegara tertinggi, dengan persentase pertumbuhan sebesar 24,39%.

“Mengamati pertumbuhan yang signifikan dari Korea Selatan, Amerika Serikat, dan Rusia, kami berharap hal tersebut dapat diikuti dengan peningkatan kualitas wisatawannya Berkesinambungan dengan potensi ini, tentu diikuti dengan pengembangan fasilitas bandar udara, serta optimalisasi kapasitas, baik di sisi udara, apron, proses pembangunan rapid exit taxiway, terminal, dan pembangunan MLCP. Dengan optimalisasi kapasitas bandar udara dan efektifitas alokasi dan penggunaan slot yang ada, maka hal tersebut dapat menciptakan potensi pembukaan rute baru dan tambahan frekuensi penerbangan dari masing-masing maskapai,” tambah. Arie. (014)

 

411

Check Also

Desa Ubung Kaja, Raih Juara I Turnamen Tenis Meja Hari Pajak 2024.

Denpasar, Minggu  21  Juli  2024 Desa Ubung Kaja, Raih Juara I Turnamen Tenis Meja Hari …

Bali, Minggu  21  Juli  2024 Renungan  Joger   75