Thursday , October 1 2020
Home / Bali / Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali

Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali

Denpasar,  Sabtu  12  September  2020

 

Trisno Nugroho, Kakanwil BI Provinsi Bali : UMKM terus berkarya gerakkan perekonomian Bali

 

Putu  Adnyani Owner  Bara  Silver (kiri ) peserta di acara pasar gotong royong Bank Indonesia (BI) Bali hari kedua di depan Kantor Gubernur Propinsi Bali,  di Renon,Sabtu (12/09/2020) pagi .

 

BALI,  INDEX  –  Pandemi Covid-19 memang telah membuat sektor pariwisata di Bali seperti berjalan di tempat, dan berimbas membuat perekonomian pun melambat. Akan tetapi, hendaknya kita semua tidak berdiam saja melihat kejadian ini tanpa berbuat apa-apa.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali, Trisno Nugroho mengatakan, untuk itu para perajin di Bali seyogyanya terus bergerak dan berkarya untuk turut menggerakkan perekonomian Bali di tengah Pandemi Covid-19 yang melanda Pulau Dewata Ini.

“Pembatasan aktivitas ekonomi berdampak terhadap semakin dalamnya pertumbuhan ekonomi dunia pada tahun 2020. Proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 diperkirakan lebih rendah dari perkiraan sebelumnya. Begitu juga dengan Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2020 terkontraksi sebesar 5,32% (yoy) dari pertumbuhan triwulan I sebesar 2,97% (yoy),” tutur  Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali, Trisno Nugroho saat mendampingi Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), serta Kadisperindag Bali, I Wayan Jarta menghadiri pasar gotong royong Bank Indonesia (BI) Bali hari kedua di depan Kantor Gubernur Propinsi Bali,  di Renon,Sabtu (12/09/2020) pagi.

Menurutnya, terhentinya aktivitas pariwisata selama triwulan II 2020 serta adanya pembatasan kegiatan menyebabkan pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan II 2020 mengalami kontraksi yang lebih dalam, yakni sebesar -10,98% (yoy). Pada Agustus 2020, Bali juga kembali mengalami deflasi. Penurunan harga sebagian besar disebabkan oleh berlanjutnya penurunan harga pada komoditas daging ras, angkutan udara, sekolah dasar, bawang merah, dan pisang.

Menghadapi fenomena tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Bali, Dekranasda Provinsi Bali, dan PT. BPD Bali kembali menggelar pasar gotong royong.

“Selain untuk menjaga stabilitas harga menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan, pasar gotong royong ini juga bertujuan untuk meningkatkan penyerapan produk UMKM lokal,” ujarnya.

Lanjutnya, hal ini sejalan dengan instruksi Gubernur melalui Surat Edaran Nomor 15036 Tahun 2020 bagi instansi vertikal maupun lembaga terkait, untuk dapat menyediakan tempat bagi UMKM khususnya yang bergerak di bidang komoditi pangan hingga kerajinan. Diharapkan dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan secara rutin, aktivitas ekonomi baik penjualan maupun konsumsi masyarakat dapat terus berjalan, sehingga kesejahteraan akan tetap terjaga.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), didampingi Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Propinsi Bali, Trisno Nugroho, serta Kadisperindag Bali, I Wayan Jarta saat menghadiri pasar gotong royong Bank Indonesia (BI) Bali hari kedua di depan Kantor Gubernur Propinsi Bali, di Renon, Sabtu (12/09/2020) pagi.

 

Sementara itu, wanita yang akrab disapa Bara pemilik satn ‘Bara  Siver ‘    mengatakan,  sebuah kehormatan karena salah satu stannya yang dikunjungi.

” Kami berharap kegiatan pasar gotong royong ini lebih sering di adakan, agar kami bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19 ini, ” ungkap Bara.

Harga jual aksesoris perhiasan Bara dibanderol di kisaran ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah, tergantung dari bahan dan tingkat kesulitan pembuatan.

” Walaupun masih didominasi pembeli lokal, kami tidak pernah membeda-bedakan konsumen ,” ungkap Bara yang  koleksinya pernah ikut mempercantik pagar ayu pernikahan presenter Raffi Ahmad dan Nagita Slavina beberapa waktu lalu.

Menurtnya, sebagai UMKM binaan  BI ,  sangatlah luar biasa  karena  mendapatkan didikan dalam hal desain, pemasaran, manajemen keuangan,etika,sopan santun terhadap konsumen dan terpenting diajari menghargai siapapun.

(079)

 

 

Check Also

Denpasar, Rabu  30  September  2020

Denpasar, Rabu  30  September  2020