Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » KOMPAK Indonesia Desak Kajari Kabupaten Kediri Usut Tuntas Dugaan Skandal Bansos Desa Watugede

KOMPAK Indonesia Desak Kajari Kabupaten Kediri Usut Tuntas Dugaan Skandal Bansos Desa Watugede

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 21 Apr 2022
  • visibility 46
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kediri,Jumat  22  April  2022

 

KOMPAK Indonesia Desak Kajari Kabupaten Kediri Usut Tuntas Dugaan Skandal Bansos Desa Watugede

Foto. Rumah seorang penerima Dana PKH di Dusun Karananyar – Desa Watugede

 

 

Jawa  Timur,  indonesiaexpose.co.id –  Warga warga Desa Watugede, Kecamatan Puncu – Kabupaten Kediri,Jatim mengeluhkan berbagai bantuan sosial dari pemerintah kotanya, tidak tepat sasaran, yakni tidak diberikan kepada yang berhak mendapatkannya.

Ironis, bantuan sosial yang semestinya menjadi penyelamat bagi warga kurang mampu untuk sementara waktu, justru memicu keresahan masyarakat. Hal demikian terjadi di Dusun Karanganyar, Desa Watugede, Kecamatan Puncu – Kabupaten Kediri yang diduga menjadi ajang politisasi oknum aparat.

Investigasi tim media didapat informasi carut marut pendataan hingga modus penerimaan bantuan sosial diwarnai keganjilan.
Hal ini diungkapkan salah seorang sumber terpercaya, “Ada warga kurang mampu penerima BLT atas nama Agus Purnomo RT. 04/RW. 01 Dusun Karanganyar yang secara tiba-tiba dihentikan tanpa kejelasan dan dialihkan sepihak oleh oknum perangkat kepada warga Suparno penerima pengganti padahal menurut warga setempat, Suparno mempunyai sawah dan sapi.

“Saat mengetahui bantuan itu dialihkan ke orang lain, yang bersangkutan shock hampir pingsan (Agus-red) karena terlanjur mengharapkan bantuan itu untuk membayar keperluan sekolah anaknya,” ucap sumber itu.

Ada yang lebih unik lagi, kendati tinggal di rumah yang megah dan berpagar istimewa justru mendapat bantuan PROGRAM KELUARGA HARAPAN.
Salah seorang perangkat desa yang cukup terpercaya kepada media ini membenarkan kejadian ini, “Saya sendiri heran mengapa justru yang diusulkan menerima bansos berbeda dengan nama yang diusulkan, lalu siapa yang mengganti secara diam-diam?

Rumor yang beredar hal tersebut dikait-kaitkan dengan pencalonan kepala desa, bahwasanya yang mendapat bansos adalah mereka direkrut menjadi kader tertentu dan ada warga yang baru pindah ke Desa Watugede justru mendapat BLT atau bansos lainnya, padahal masih banyak warga miskin yang lama belum terakomodir.

Menurut Informasi dari mantan BPD, data penerima BLT maupun bansos lainnya banyak tidak sesuai dengan yang diusulkan. “Hanya data itu mesti dibuka secara transparan, masyarakat disini intinya kecewa dengan penerimaan bantuan sosial, karena menurut kami banyak tidak tepat sasaran,” ungkapnya. “Mohon data jangan disembunyikan, diduga banyak yang tidak update,” tegas mantan BPD itu.

Menanggapi dugaan tidak tepatnya sasaran penerima Bansos (PKH, BNPT, BLT, Bedah Rumah dan lainnya, Gabriel Goa Ketua KOMPAK Indonesia meminta Kejaksaan Negeri Kediri serius mengusut tuntas skandal ini. “Saya mendukung langkah kejaksaan untuk segera memproses dugaan penyelewengan dana desa dan lainnya. Kejaksaan harus bergerak cepat, memeriksa semua mereka yang terlibat dan membantu penyelewengan ini,” tegasnya.

“Sebagai contoh bantuan PKH harus tepat sasaran, jangan membuang garam di lautan. Itu harus ditindak tegas. Jangan sampai ini menjadi kepentingan politik oknum tertentu, dan bukan untuk kepentingan publik yang tidak berhak. Ini tugas dari penggiat anti korupsi dan juga pers untuk mendukung kejaksaan membongkar jaringan yang sering memperuntukkan yang tidak sesuai. Bukan hanya dana PKH, namun dana lainnya termasuk dana COVID yang bisa jadi disalahgunakan. Ini harus dibongkar tuntas. Harus dilawan,” tandas Ketua Koalisi Masyarakat Pemberantasan Korupsi Indonesia.

Dikatakan, tidak dibenarkan merampok hak-hak EKOSOB untuk kepentingan kekuasaan, ini harus dibongkar.
Untuk diketahui, pada pemberitaan sebelumnya Kepala Desa Watugede Joko Winarno kepada media mengatakan, bahwa pembagian bantuan sosial di wilayahnya tidak ada pro dan kontra dan semua sudah sesuai.
**(Irman 034/Tham 008)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 

    Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Sidoarjo,  Jumat  21  Juni  2019   Perksekusi dan main hakim sendiri dalam pelayanan Transportasi langgar Hak Konsumen sesuai UU No.8/1999 Helmi direktur PT. Kanigara Jaya Raya – Transport online (kanan) jabat tangan dengan Sandy Wijaya Manager operasional Jayamahe Transport -Transport online, (kiri)   JATIM, INDEX  – Pasca aksi persekusi dan main hakim sendiri (pengempesan ban dan perusakan mobil) […]

  • Jadi  Buronan  Kejati  Kalbar 4 Tahun, Dirut  PT KMP  Maman  Suherman di Ringkus 

    Jadi  Buronan  Kejati  Kalbar 4 Tahun, Dirut  PT KMP  Maman  Suherman di Ringkus 

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Pontianak, Jumat  01  Oktober  2021   Jadi  Buronan  Kejati  Kalbar 4 Tahun, Dirut  PT KMP  Maman  Suherman di Ringkus (Foto/ist)   Kalimantan Barat, indonesiaexpose.co.id – Tim Tabur (tangkap buron) Kejaksaan Agung bersama Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat berhasil menangkap seorang terpidana Daftar Pencarian orang (DPO) selama empat tahun dalam kasus perusakan hutan seluas 1.000 hektare di […]

  • Kapolda  Jawa  Barat

    Kapolda  Jawa  Barat

    • calendar_month Sabtu, 21 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jabar,  Minggu  22  November  2020   Kapolda  Jawa  Barat

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  07  November  2024

  • Komisi XI DPR Belum Setujui Holding Ultra Mikro

    Komisi XI DPR Belum Setujui Holding Ultra Mikro

    • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  16  Maret  2021 Komisi XI DPR Belum Setujui Holding Ultra Mikro   Jakarta, indonesiaexpose.co.id   – Komisi XI DPR menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Permodalan Nasional Madani (Persero) pada hari ini, Selasa (16/3) siang. Rapat tersebut berlangsung secara tertutup dengan agenda membahas […]

  • Upaya Lestarikan Tradisi Budaya Bali, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Lomba Penjor Antar Banjar.

    Upaya Lestarikan Tradisi Budaya Bali, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Lomba Penjor Antar Banjar.

    • calendar_month Rabu, 3 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  03  Mei  2023 Upaya Lestarikan Tradisi Budaya Bali, Desa Dangin Puri Kangin Gelar Lomba Penjor Antar Banjar.     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Usaha mengentalkan tradisi dan melestarikan budaya Bali, terus diupayakan oleh Desa Dangin Puri Kangin. Salah satunya, melalui lomba penjor yang diikuti 7 banjar yang masuk wilayah desa setempat, pada Rabu (3/5/2023). […]

expand_less