Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
  • visibility 76
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali,  Minggu  04  Desember  2022

Wagub Cok Ace terima Delegasi dari Provinsi Bataan Filipina

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, dan pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu dominasi sektor pariwisata.

Hal itu diungkapkan, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan dari Delegasi Provinsi Bataan Filipina, bertempat di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (12/11/2022).

“Perlu dilakukan pengembangan sektor unggulan, seperti Sektor Pertanian dalam arti luas termasuk Peternakan dan Perkebunan, Sektor Kelautan dan Perikanan, Sektor Industri, Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi, Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital Sektor Pariwisata serta pengembangan infrastruktur pendukung. Semua ini dituangkan dalam Ekonomi Kerthi Bali,” ujar Wagub Cok Ace.

Selain itu, Wagub juga melihat bahwa hal yang perlu diperhatikan dari Bali adalah keseimbangan antar wilayah. Selama ini ketimpangan antar wilayah sangat tinggi, dimana contohnya pariwisata hanya dominan di wilayah selatan.

Untuk itu, Ia juga menuangkan konsep Padma Bhuwana dalam strategi membangun Bali, dimana Prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan. Optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Dijelaskan Wagub Cok Ace, Taksu adalah kekuatan intrinsik yang tidak tampak (niskala), tetapi menentukan keberhasilan segala yang tampak (sakala). Taksu memastikan setiap potensi dapat berkembang optimal, jika dan hanya jika, ia dikembangkan dalam ruang yang tepat.

“Seluruh program pembangunan Bali harus dimulai dengan menggali taksu setiap wilayah, dan Padma Bhuwana menyediakan konsepsi untuk itu. Bagaimana membangun wilayah Timur, Selatan, Barat, Utara, dan Tengah, haruslah disesuaikan dengan taksu menurut spirit kedewataan yang menguasainya,” ujarnya.

ia menilai, sejalan dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, maka konsepsi Padma Bhuwana relevan dijadikan kerangka pendekatan untuk pemetaan kewilayahan baik secara sakala maupun niskala.

Secara sakala bahwa prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan.

Ia mengatakan, optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Berdasarkan pemetaan inilah, maka pembangunan dan pemberdayaan potensi harus menyasar seluruh elemen Sad Kerthi, yakni jiwa masyarakatnya (Atma Kertih), kualitas SDM-nya (Jana Kertih), tata ruang wilayahnya (Jagat Kertih), dan seluruh elemen alam serta lingkungan biotik yang berada di dalamnya (Samudera, Wana, dan Danu Kertih). Jadi, konsepsi Padma Bhuwana menyediakan landasan teoritis maupun praksis untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Selain itu, saat ini Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali menerbitkan beberapa peraturan daerah untuk mengatur beberapa hal yang ada kaitannya dalam menjaga Bali.

Salah satunya peraturan terkait penggunaan plastik sekali pakai, dimana di Bali saat ini khususnya di tempat perbelanjaan, objek wisata dan tempat lainnya tidak boleh menggunakan plastik sekali pakai. Hal ini untuk mengurangi sampah plastik di Bali.

Selain itu juga dikeluarkan aturan terkait penggunaan produk lokal untuk industri pariwisata, dimana hotel dan restoran yang ada di Bali harus menggunakan produk lokal petani Bali dalam menghidangkan makanan. Hal ini digunakan untuk menjaga para petani Bali agar tetap bisa menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Sehingga pembangunan Bali dapat berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Rombongan Delegasi Bataan Maria Angela S.Garcia mengatakan bahwa Bataan memiliki pemandangan alam yang indah seperti Bali, untuk itu pihaknya ingin belajar dari Bali, bagaimana mengembangkan industri pariwisata dengan baik mengingat Bali sangat terkenal di mancanegara.

Untuk itu pihaknya ingin mengadopsi cara-cara pembangunan pariwisata di Bali. Baik dari segi pendekatan kepada masyarakat, investor serta pengelolaan lainnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 19 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 67
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  20  Desember  2024 Renungan  Joger

  • Antisipasi Virus Corona, DPMPTSP dan Dukcapil Maksimalkan Layanan Online

    Antisipasi Virus Corona, DPMPTSP dan Dukcapil Maksimalkan Layanan Online

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 17  Maret  2020   Antisipasi Virus Corona, DPMPTSP dan Dukcapil Maksimalkan Layanan Online Pelayanan Publik di Kota Denpasar beberapa waktu lalu.   BALI, INDEX  –  Pandemi virus Corona memberikan pengaruh terhadap kebijakan strategis di lingkungan pemerintah. Termasuk di lingkungan Pemkot Denpasar. Wali Kota Denpasar, Senin (16/3), mengeluarkan surat edaran nomor : 800/595 /BKPSDM tentang […]

  • Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali

    Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 31 Juli 2023 Pemerintah  Kota  Denpasar, Bali  

  • KPK Gaungkan Anti Korupsi Dari Gianyar

    KPK Gaungkan Anti Korupsi Dari Gianyar

    • calendar_month Sabtu, 26 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Gianyar, Minggu  27  November  2022 KPK Gaungkan Anti Korupsi Dari Gianyar     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Guna pencegahan dan pemberantasan korupsi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menggelar Road To HAKORDIA (Hari Anti Korupsi Sedunia) 2022 di Alun-alun Kota Gianyar, Sabtu (26/11/2022). Plh. Direktur Korsup Wilayah V KPK, Abdul Haris mengatakan dalam rangka hari anti korupsi […]

  • Bapenda Kota Denpasar Gelar Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit. Puncak Karya Purnama Katiga 17 September Mendatang

    Bapenda Kota Denpasar Gelar Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit. Puncak Karya Purnama Katiga 17 September Mendatang

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  13  September  2024 Bapenda Kota Denpasar Gelar Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit. Puncak Karya Purnama Katiga 17 September Mendatang   Suasana Upacara Negteg dan Ngingsah Beras serangkaian Karya Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan dan Padudusan Alit di Parahyangan Pura Kantor Bapenda Kota Denpasar pada Kamis, (12/9/2024). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Badan Pendapatan […]

  • 9 Polisi Terluka Saat Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jabar

    9 Polisi Terluka Saat Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jabar

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  24  September  2019   9 Polisi Terluka Saat Amankan Demo Mahasiswa di DPRD Jabar   Jawa Barat,INDEX  –  Selaku anggota Polri harus memiliki jiwa melindungi dan mengayomi saat bertugas khususnya saat mengawal demokrasi kebebasan mengemukakan pendapat masyarakat ataupun kelompok apapun. Hal tersebut dibuktikan, saat aksi unjuk rasa ribuan mahasiswa di depan Gedung DPRD […]

expand_less