Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Sabtu, 3 Des 2022
  • visibility 44
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bali,  Minggu  04  Desember  2022

Wagub Cok Ace terima Delegasi dari Provinsi Bataan Filipina

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Perjalanan panjang pariwisata Bali dengan berbagai kejadian gangguan keamanan, dan pandemi Covid-19 telah cukup memberikan pembelajaran tentang betapa rentannya gejolak perekonomian Bali yang hanya bertumpu pada satu dominasi sektor pariwisata.

Hal itu diungkapkan, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) menerima kunjungan dari Delegasi Provinsi Bataan Filipina, bertempat di Ruang Rapat Praja Sabha, Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Sabtu (12/11/2022).

“Perlu dilakukan pengembangan sektor unggulan, seperti Sektor Pertanian dalam arti luas termasuk Peternakan dan Perkebunan, Sektor Kelautan dan Perikanan, Sektor Industri, Sektor IKM, UMKM, dan Koperasi, Sektor Ekonomi Kreatif dan Digital Sektor Pariwisata serta pengembangan infrastruktur pendukung. Semua ini dituangkan dalam Ekonomi Kerthi Bali,” ujar Wagub Cok Ace.

Selain itu, Wagub juga melihat bahwa hal yang perlu diperhatikan dari Bali adalah keseimbangan antar wilayah. Selama ini ketimpangan antar wilayah sangat tinggi, dimana contohnya pariwisata hanya dominan di wilayah selatan.

Untuk itu, Ia juga menuangkan konsep Padma Bhuwana dalam strategi membangun Bali, dimana Prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan. Optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Dijelaskan Wagub Cok Ace, Taksu adalah kekuatan intrinsik yang tidak tampak (niskala), tetapi menentukan keberhasilan segala yang tampak (sakala). Taksu memastikan setiap potensi dapat berkembang optimal, jika dan hanya jika, ia dikembangkan dalam ruang yang tepat.

“Seluruh program pembangunan Bali harus dimulai dengan menggali taksu setiap wilayah, dan Padma Bhuwana menyediakan konsepsi untuk itu. Bagaimana membangun wilayah Timur, Selatan, Barat, Utara, dan Tengah, haruslah disesuaikan dengan taksu menurut spirit kedewataan yang menguasainya,” ujarnya.

ia menilai, sejalan dengan visi pembangunan Bali “Nangun Sat Kerthi Loka Bali”, maka konsepsi Padma Bhuwana relevan dijadikan kerangka pendekatan untuk pemetaan kewilayahan baik secara sakala maupun niskala.

Secara sakala bahwa prioritas pembangunan di setiap wilayah kabupaten/kota harus didasari karakteristik geografis, demografis, serta potensi sumber daya dominan.

Ia mengatakan, optimalisasi seluruh potensi tersebut haruslah didasari karakteristik dan fungsi setiap Dewata Nawasanga yang menaungi wilayah tersebut sehingga terbangun taksu yang meniscayakan semua potensi berkembang maksimal.

Berdasarkan pemetaan inilah, maka pembangunan dan pemberdayaan potensi harus menyasar seluruh elemen Sad Kerthi, yakni jiwa masyarakatnya (Atma Kertih), kualitas SDM-nya (Jana Kertih), tata ruang wilayahnya (Jagat Kertih), dan seluruh elemen alam serta lingkungan biotik yang berada di dalamnya (Samudera, Wana, dan Danu Kertih). Jadi, konsepsi Padma Bhuwana menyediakan landasan teoritis maupun praksis untuk mewujudkan visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali.

Selain itu, saat ini Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Bali menerbitkan beberapa peraturan daerah untuk mengatur beberapa hal yang ada kaitannya dalam menjaga Bali.

Salah satunya peraturan terkait penggunaan plastik sekali pakai, dimana di Bali saat ini khususnya di tempat perbelanjaan, objek wisata dan tempat lainnya tidak boleh menggunakan plastik sekali pakai. Hal ini untuk mengurangi sampah plastik di Bali.

Selain itu juga dikeluarkan aturan terkait penggunaan produk lokal untuk industri pariwisata, dimana hotel dan restoran yang ada di Bali harus menggunakan produk lokal petani Bali dalam menghidangkan makanan. Hal ini digunakan untuk menjaga para petani Bali agar tetap bisa menghasilkan produk pertanian yang berkualitas. Sehingga pembangunan Bali dapat berkelanjutan dan berdampak langsung kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Pimpinan Rombongan Delegasi Bataan Maria Angela S.Garcia mengatakan bahwa Bataan memiliki pemandangan alam yang indah seperti Bali, untuk itu pihaknya ingin belajar dari Bali, bagaimana mengembangkan industri pariwisata dengan baik mengingat Bali sangat terkenal di mancanegara.

Untuk itu pihaknya ingin mengadopsi cara-cara pembangunan pariwisata di Bali. Baik dari segi pendekatan kepada masyarakat, investor serta pengelolaan lainnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 12 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  13  Oktober 2023 Renungan  Joger

  • AKBP Melda Yanny, S.IK, MH, Polwan Pertama Jabat Kapolres Banjar

    AKBP Melda Yanny, S.IK, MH, Polwan Pertama Jabat Kapolres Banjar

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  29 Mei  2020   AKBP Melda Yanny, S.IK, MH, Polwan Pertama Jabat Kapolres Banjar   JAWA BARAT, INDEX  – Pergeseran tongkat kepemimpinan Kepolisian Resor (Polres) Banjar Kota, Polda Jabar telah berlangsung, Kamis (28/05/2020) pagi. Hal tersebut berdasarkan surat telegram dari Kapolri bernomor ST/1378/V/KEP./2020 tertanggal 1 Mei 2020 lalu yang ditanda tangani oleh Wakapolri. […]

  • Renungan JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Sabtu, 3 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Bali, Minggu  04 Juli 2021   Renungan JOGER  

  • Perumda  Air  Minum  Tirta  Moedal

    Perumda  Air  Minum  Tirta  Moedal

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 35
    • 0Komentar

    Semarang, Senin   08  April  2024 Perumda  Air  Minum  Tirta  Moedal  

  • “Endorse” Kuliner Bersama UMKM  Ketua K3S, Ny. IA. Selly Mantra Bagikan Donasi Kepada Warga Terdampak Covid-19.

    “Endorse” Kuliner Bersama UMKM Ketua K3S, Ny. IA. Selly Mantra Bagikan Donasi Kepada Warga Terdampak Covid-19.

    • calendar_month Sabtu, 30 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 30 Mei 2020   “Endorse” Kuliner Bersama UMKM Ketua K3S, Ny. IA. Selly Mantra Bagikan Donasi Kepada Warga Terdampak Covid-19. Ketua K3S Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra bersama anggota dan Dinas Sosial Kota Denpasar membagikan donasi kuliner kepada warga terdampak covid-19 di beberapa lokasi di Kota Denpasar, Sabtu (30/5/2020)   BALI, INDEX  […]

  • Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI  di  Provinsi Kalimantan Barat

    Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI  di  Provinsi Kalimantan Barat

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 42
    • 0Komentar

    Pontianak, Jumat 28  Januari  2022  Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI  di  Provinsi Kalimantan Barat   (Foto/Ist)   Kalimantan Barat,  indonesiaexpose.co.id  –  Bertempat di Mapolda Kalbar, Kajati Kalbar, Pada Jum’at, 28 Januari 2022.Dr. Masyhudi, SH., MH, para Assisten, Kabag Tata Usaha, para Koordinator Kejati Kalbar dan Kapolda Kalbar beserta jajaran mengikuti Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR […]

expand_less