Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » OJK  :  Sektor Jasa  Keuangan  Stabil di Tengah  Ketidakpastian Perekonomian  Global.

OJK  :  Sektor Jasa  Keuangan  Stabil di Tengah  Ketidakpastian Perekonomian  Global.

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 8 Jul 2024
  • visibility 55
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa 09  Juli  2024

OJK  :  Sektor Jasa  Keuangan  Stabil di Tengah  Ketidakpastian Perekonomian  Global.

 

 

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 3 Juli 2024 menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil dan kontributif terhadap pertumbuhan nasional, didukung oleh tingkat solvabilitas yang tinggi dan profil risiko yang manageable di tengah masih tingginya ketidakpastian global.

Perekonomian global secara umum menunjukkan pelemahan, dengan data perekonomian AS tercatat lebih rendah dari ekspektasi di tengah inflasi yang masih sticky. Pasar tenaga kerja terus termoderasi dan kondisi rumah tangga AS cenderung melemah khususnya di segmen menengah-bawah. Hal ini mendorong pasar menaikkan ekspektasi pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) sebanyak dua kali di 2024, lebih tinggi dari guidance The Fed yang sebanyak satu kali.

Di Eropa, perekonomian tengah menghadapi tantangan stagnasi pertumbuhan dan tekanan fiskal. Meski inflasi kembali meningkat, Bank Sentral Eropa (ECB) memutuskan untuk lebih mendorong pertumbuhan dan mengakhiri siklus pengetatan kebijakan moneternya dengan menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 bps menjadi 3,75 persen. Sementara di Tiongkok, decoupling demand dan supply masih terus berlangsung di tengah stimulus agresif yang dilakukan oleh otoritas moneter dan fiskal.

Di perekonomian domestik, pemulihan permintaan masyarakat terus berlanjut meskipun cenderung masih lambat. Inflasi inti relatif stabil dengan pertumbuhan uang beredar (M2) yang meningkat mengindikasikan potensi berlanjutnya penguatan permintaan ke depan. Di sisi produksi, sektor manufaktur terus mencatatkan ekspansi meskipun mengalami moderasi terlihat dari penurunan indeks PMI Manufaktur menjadi sebesar 50,7 (Mei 2024: 52,1).

Industri perbankan per Mei 2024 menunjukkan kinerja yang stabil dan berkelanjutan, ditopang oleh permodalan yang kuat dengan capital adequacy ratio (CAR) perbankan tercatat di level yang relatif tinggi yaitu sebesar 26,22 persen (April 2024: 25,97 persen). Selain itu, tingkat profitabilitas perbankan terjaga dengan Return on Asset (ROA) sebesar 2,56 persen (April 2024: 2,51 persen) dan Net Interest Margin (NIM) sebesar 4,56 persen (April 2024: 4,56 persen).

Dari sisi kinerja intermediasi, pada Mei 2024, kredit mengalami peningkatan sebesar Rp65 triliun, atau tumbuh sebesar 0,90 persen mtm. Adapun secara tahunan, kredit melanjutkan catatan double digit growth sebesar 12,15 persen (yoy) menjadi Rp7.376 triliun. Berdasarkan jenis penggunaan, secara nominal yang terbesar adalah Kredit Modal Kerja yang mencapai sebesar Rp3.332,46 triliun atau 45,18 persen dari total kredit. Adapun dari segi pertumbuhan, Kredit Investasi tumbuh tertinggi yaitu sebesar 14,80 persen yoy. Ditinjau pertumbuhan kredit per KBMI, bank KBMI 4 menjadi pendorong utama pertumbuhan kredit yaitu tumbuh sebesar 14,72 persen yoy.

Sejalan dengan pertumbuhan kredit, Dana Pihak Ketiga (DPK) juga mengalami pertumbuhan positif. Pada Mei 2024, DPK tercatat tumbuh sebesar 0,53 persen mtm atau meningkat sebesar 8,63 persen yoy (April 2024: 8,21 persen yoy) menjadi Rp8.699 triliun, dengan giro menjadi kontributor pertumbuhan terbesar yaitu sebesar 15,53 persen yoy, sedangkan deposito dan tabungan masing-masing meningkat sebesar 6,20 persen dan 5,20 persen yoy.

Likuiditas industri perbankan pada Mei 2024 memadai dengan rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit (AL/NCD) dan Alat Likuid/Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) masing-masing sebesar 114,58 persen (April 2024: 113,94 persen) dan 25,78 persen (April 2024: 25,62 persen), atau jauh di atas threshold masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen. Kondisi likuiditas perbankan nasional tergolong baik di tengah likuiditas global yang cukup ketat seiring kebijakan bank sentral AS yang mempertahankan suku bunga tinggi (high for longer).

(002)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel

    Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 65
    • 0Komentar

    Banjarmasin , Rabu  06  November  2019   Tunjangan transportasi dan perumahan DPRD Kalteng lebih besar dari Kalsel   KALTENG,  INDEX   – Tunjangan anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) lebih besar daripada Kalimantan Selatan (Kalsel), terutama untuk transportasi dan perumahan. Wakil Ketua Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Kalsel H Syahdillah mengemukakan itu, di Banjarmasin, […]

  • Wujud Bela Negara, Bupati Sanjaya Dukung Pelatihan Laksarmen Komponen Cadangan

    Wujud Bela Negara, Bupati Sanjaya Dukung Pelatihan Laksarmen Komponen Cadangan

    • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Tabanan , Selasa  09  Mei  2023 Wujud Bela Negara, Bupati Sanjaya Dukung Pelatihan Laksarmen Komponen Cadangan     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Komponen cadangan sebagai sub sistem pertahanan Negara harus dipersiapkan sejak dini. Sebagai bentuk dukungan, Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, menghadiri Pembukaan Latihan Dasar Militer atau Laksarmen Komponen Cadangan Tahun 2023 […]

    • calendar_month Selasa, 29 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Bali, Selasa 29 Juni 2021   ITB Stikom Bali  

  • PT Sriboga Flour Mill – Poltekpar Bali Tandatangani MoU Tingkatkan Mutu

    PT Sriboga Flour Mill – Poltekpar Bali Tandatangani MoU Tingkatkan Mutu

    • calendar_month Minggu, 27 Okt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  27  Oktober  2019   PT Sriboga Flour Mill – Poltekpar Bali Tandatangani MoU Tingkatkan Mutu     Penandatanganan MoU PT Sriboga Flour Mill dengan Poltekpar Bali  (dahulu STP Nusa Dua) bertempat di Hotel Harris Denpasar,Bali, Sabtu (26/10/2019).   BALI,  INDEX  –  PT Sriboga Flour Mill menyelenggarakan demo yang bertajuk Sriboga Bakery & Pastries Fiesta. “Bakery Innovation & […]

  • Tindak Lanjut Arahan Pj. Gubernur Guna Mengatasi Inflasi, Kunjungan Lapangan Rencana Pembangunan Pasar Induk Mulai Dilakukan

    Tindak Lanjut Arahan Pj. Gubernur Guna Mengatasi Inflasi, Kunjungan Lapangan Rencana Pembangunan Pasar Induk Mulai Dilakukan

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Tabanan, Rabu  04  Oktober  2023 Tindak Lanjut Arahan Pj. Gubernur Guna Mengatasi Inflasi, Kunjungan Lapangan Rencana Pembangunan Pasar Induk Mulai Dilakukan Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Menindaklanjuti arahan Penjabat Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Bali, I Wayan Serinah, Kepala Biro Pengadaan Barang/ Jasa dan Perekonomian I Ketut Adiarsa didampingi Deputi Kepala […]

  • Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Bali, Senin  02   Januari  2022   Sekretariat  DPRD  Provinsi  Bali

expand_less