Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 26 Feb 2025
  • visibility 117
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu 26 Pebruari 2025

PDIP Bantah Megawati Larang Kepala Daerah Ikut Retret

 

(foto/hms)

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id –  Hak Jawab PDI Perjuangan Terkait Retret Kepala Daerah.

Juru Bicara PDIP Ahmad Basarah mengatakan,  Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tidak pernah melarang para kepala daerah dari PDIP untuk mengikuti retret yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). PDIP beralasan yang diinstruksikan Megawati agar para kepala daerah turun langsung ke rakyat.

Basarah menjelaskan instruksi harian Megawati yang diterbitkan pada 20 Februari 2025 hanya meminta para kepala daerah yang terpilih dalam Pilkada 2024 untuk menunda keberangkatan mereka ke Magelang, Jawa Tengah, hingga ada arahan lebih lanjut dari Ketua Umum PDIP.

“Perlu kami tegaskan bahwa Ibu Megawati tidak pernah melarang para kadernya yang terpilih sebagai kepala daerah untuk ikut acara retret,” kata  Juru Bicara PDIP Ahmad Basarah dalam siaran resminya , di Jakarta, Selasa (25/2/2025) malam.

Basarah menyampaikan Megawati meminta para kepala daerah PDIP yang belum berangkat ke Magelang untuk tetap berada di daerah masing-masing dan langsung bekerja melayani rakyat setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto.

Basarah menyebut kehadiran kepala daerah sangat penting dalam menjalankan program-program prioritas seperti pengentasan kemiskinan, mitigasi bencana, penciptaan lapangan kerja, pencegahan stunting, hingga pemenuhan hak rakyat atas makanan bergizi.

“Bagi PDIP, pemimpin yang turun langsung ke lapangan untuk menyerap aspirasi rakyat adalah langkah efektif dalam menjalankan pemerintahan,” ujar Basarah.

PDIP juga menegaskan sistem desentralisasi dalam pemerintahan telah memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola wilayahnya secara mandiri. Hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

“Oleh karena itu, para kepala daerah dari PDIP diinstruksikan untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan pemerintah pusat tanpa mengabaikan kebutuhan spesifik di daerah masing-masing,” ujar Basarah.

Terkait kepala daerah PDIP yang telah mengikuti retret di Magelang, Basarah mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 200.5/628/SJ tertanggal 11 Februari 2025.

Namun, PDIP memberikan sorotan terhadap surat edaran tersebut, di mana kenyataannya kegiatan itu bernama “Orientasi Kepemimpinan Bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025.

“Jadi, kalian bisa lihat, kalau berdasarkan Surat Edaran Menteri tanggal 11 Februari 2025 tersebut, nomenklatur kegiatan retret tersebut sebenarnya bernama Kegiatan Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah. Tetapi di publik,  populer memberi nama kegiatan itu dengan nama kegiatan retret. Tetapi setelah kami periksa Surat Edarannya, nama atau nomenklatur kegiatan tersebut adalah Orientasi Kepemimpinan bagi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Tahun 2025,” ujar Basarah.

Selain itu, Basarah menyebut surat tersebut menyebutkan kepala daerah yang berhalangan hadir dapat diwakili oleh wakil kepala daerah atau sekretaris daerah.

Berdasarkan instruksi Megawati, PDIP memberikan beberapa arahan terbaru terkait retret yaitu:

1. Kepala daerah yang belum mengikuti retret diminta kembali ke daerah masing-masing untuk menjalankan tugasnya.

2. Kepala daerah yang belum mengikuti retret dapat bergabung dalam angkatan kedua.

3. Jika kepala daerah tidak bisa hadir dalam retret, maka dapat diwakili oleh sekretaris daerah.

4. Kepala daerah yang sudah mengikuti retret angkatan pertama diminta menyesuaikan dengan agenda yang sudah berjalan.

5. Wakil kepala daerah yang pasangannya sudah mengikuti retret diminta hadir dalam penutupan acara.

Edaran Megawati pada Kamis (20/2/2025) lalu,

DPP PDIP menerbitkan surat instruksi harian Ketua Umum dengan nomor 7294/IN/DPP/II/2025. Dalam surat itu, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memerintahkan para kader PDIP yang terpilih sebagai kepala daerah/wakil kepala daerah terpilih agar menunda partisipasinya dalam orientasi atau retreat di Magelang.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” demikian bunyi poin 1 dalam surat instruksi yang dirilis DPP PDIP dan ditandatangani Megawati tersebut.

Pada poin kedua, Megawati memerintahkan agar para kader PDIP yang menjadi kepala daerah/wakil kepala daerah terpilih untuk siaga. “Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” katanya.

Dalam surat instruksi tersebut, PDIP menjelaskan, pertimbangan keputusan penundaan partisipasi kader PDIP dalam retreat kepala daerah di Magelang adalah karena adanya kriminalisasi hukum kepada Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto. Hasto diketahui ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis lalu dalam kapasitasnya sebagai tersangka kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan atau obstruction of justice (OJ).

Pramono Anung selaku Gubernur Jakarta yang ditugaskan secara khusus oleh Ketua Umum PDI Perjuangan sebagai Koordinator KepalaKepala Daerah dari PDI Perjuangan telah melakukan komunikasi dan koordinasi kepada Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri dan Wakil Menteri Dalam Negeri. Dalam mengambil langkah-langkah teknis di lapangan, Bapak Pramono Anung terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri dan pengurus DPP Partai lainnya.

Dengan demikian, kehadiran  Pramono Anung dan kawan-kawan kepala daerah lainnya yang berasal dari PDI Perjuangan sudah diketahui dan dilaporkan kepada Ketua Umum dan pengurus DPP PDI Perjuangan. Di samping itu, para Kepala Daerah dari PDI Perjuangan lainnya juga terus menerus melakukan koordinasi dengan DPP PDI Perjuangan hingga hari ini.

Demikian beberapa penjelasan yang dapat kami sampaikan, mengenai keikutsertaan Kepala Daerah yang berasal dari PDI Perjuangan dalam agenda retreat yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.

(02)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Keuangan dan Perbankan

    LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Keuangan dan Perbankan

    • calendar_month Rabu, 22 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  22  Januari  2025 LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan Demi Menjaga Stabilitas Keuangan dan Perbankan   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   –  Dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada Senin, 20 Januari 2025, LPS telah melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan Bank Perekonomian Rakyat […]

  • Dukung Proyek Strategis Nasional, Bali Siap Kawal Pembangunan Eco Fishing Port Pengambengan

    Dukung Proyek Strategis Nasional, Bali Siap Kawal Pembangunan Eco Fishing Port Pengambengan

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 132
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 26  Juli  2025 Dukung Proyek Strategis Nasional, Bali Siap Kawal Pembangunan Eco Fishing Port Pengambengan   Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Dr. Didit Herdiawan Ashaf,  di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (24/7/2025).   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Pemerintah Provinsi Bali menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pengambengan sebagai […]

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Jembrana, Senin   06  Maret  2023  Aksi Sosial Ketua TP PKK Bali Putri Koster Menyapa dan Berbagi di Jembrana Sasar 400 Warga Kurang Mampu   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Masih dalam rangkaian ‘Aksi Sosial Ketua TP PKK Provinsi Bali Menyapa dan Berbagi’ di Kabupaten Jembrana, pada hari kedua (Sabtu, 4 Maret 2023), Ketua TP PKK Ny. Putri […]

  • Densus 88 Tangkap 19 Orang Terduga Teroris di Makasar , Salah Satunya Anggota FPI

    Densus 88 Tangkap 19 Orang Terduga Teroris di Makasar , Salah Satunya Anggota FPI

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  4  Februari  2021   Densus 88 Tangkap 19 Orang Terduga Teroris di Makasar , Salah Satunya Anggota FPI Kapolda Sulsel Irjen Merdisyam, Kamis (4/1/2021).   JAKARTA ,  indonesiaexpose.co.id – Densus 88 Antiteror menangkap sejumlah terduga teroris di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan. Salah satu terduga teroris yang ditangkap diduga anggota FPI Makassar. “Iya, hasil […]

  • Pertukaran gagasan dan pengalaman mencari solusi : 139 peserta dari 28 Negara dalam pertemuan Parlemen Dunia

    Pertukaran gagasan dan pengalaman mencari solusi : 139 peserta dari 28 Negara dalam pertemuan Parlemen Dunia

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Kuta,  Rabu  4  September  2019   Pertukaran gagasan dan pengalaman mencari solusi : 139 peserta dari 28 Negara dalam pertemuan Parlemen Dunia Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo   BALI, INDEX – Pimpinan parlemen dunia hari ini berkumpul di Bali untuk menghadiri The 3th World Parliamentary Forum on Sustainable Development. Sebanyak 139 peserta dari 28 negara […]

  • KPK Panggil Eks Dirut Allobank , Dalam Kasus Pengadaan EDC BRI

    KPK Panggil Eks Dirut Allobank , Dalam Kasus Pengadaan EDC BRI

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 146
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  24  September  2025 KPK Panggil Eks Dirut Allobank , Dalam Kasus Pengadaan EDC BRI   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Dirut Allobank, Indra Utoyo sebagai saksi. Indra merupakan tersangka dugaan korupsi pengadaan mesin Electronic Data Capture (EDC) di Bank BRI tahun 2020-2024. Selain Indra, penyidik juga memanggil […]

expand_less