Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • visibility 226
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Selasa  09  Desember 2025

Kisruh Seng & Plastik : Solusi Bupati & Reorientasi Wisata Desa oleh Pansus TRAP DPRD BALI di Jatiluwih

 

Kegiatan petani Jatiluwih

 

Bali, indonesiaexpose.co.id – Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan dua solusi kepada para petani Subak Jatiluwih terkait kisruh pemasangan seng dan plastik di lahan pertanian mereka, yang dipicu oleh penyegelan sejumlah bangunan usaha oleh Pansus TRAP karena dinilai melanggar tata ruang.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Sanjaya usai menerima audiensi para petani dan pemilik akomodasi wisata Jatiluwih di Kantor Bupati Tabanan, Senin (8/12/2025).

Adapun solusi yang diberikan, pertama, kebijakan pembebasan pungutan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk lahan sawah di kawasan Subak Jatiluwih mulai tahun 2026.

Kedua, seluruh hasil komoditas pertanian petani Jatiluwih akan diserap oleh pemerintah melalui Perusda Sanjayaning Singasana guna menjamin kesejahteraan petani serta memberikan kepastian harga.

“Kami ingin melindungi petani dan lahan sawah. Jatiluwih adalah kawasan pertanian organik yang sangat penting, sehingga melalui solusi ini kami berupaya menjaga warisan leluhur sekaligus mempertahankan status Warisan Budaya Dunia UNESCO yang telah disandang sejak 2012,” jelasnya.

Terkait delapan tuntutan yang diajukan para petani dan pelaku usaha, Sanjaya menyebut semuanya akan dihimpun terlebih dahulu untuk kemudian dibahas lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Wayan Subadra, warga Jatiluwih yang hadir dalam audiensi, menyambut baik solusi yang ditawarkan Bupati.

“Soal pembebasan PBB, memang sudah seharusnya begitu. Jangan hanya menjadikan sawah sebagai objek, tapi petani harus dibantu agar bisa sejahtera,” katanya.

“Pembebasan PBB bagi saya sangat bagus, karena di Jatiluwih yang menjadi daya tarik wisata adalah terasering subaknya,” ujarnya.

Selain pembebasan PBB dan penyerapan hasil pertanian, ia berharap pemerintah memberikan dukungan lebih luas.

“Misalnya subsidi pupuk. Jadi harusnya semua kebutuhan petani ikut dibantu,” tambahnya.

Sementara , Pansus TRAP DPRD Bali menyebut bahwa Jatiluwih memiliki potensi budaya dan alam yang luar biasa, sehingga harus di jaga dan dikembangkan dengan pendekatan yang menyeimbangkan pelestarian dan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr ( C ) Made Supartha.S.H.M.H. menjelaskan, pengawasan ini dilakukan menyikapi mulai menyempitnya lahan sawah akibat alih fungsi menjadi bangunan beton—kondisi yang dinilai mengancam identitas budaya Bali serta citra Jatiluwih sebagai destinasi sawah terindah yang dicari wisatawan mancanegara.

Pansus TRAP DPRD Bali menegaskan kehadirannya bukan untuk menghambat pembangunan, tetapi untuk memastikan penataan ruang berjalan benar, menjaga warisan budaya, dan membangun ekonomi rakyat tanpa merusak alam. Supartha mengatakan sebuah anugrah bagi warga Jatiluwih, memiliki keindahan sawah yang tak ada lawasannya di dunia.

”Aset yang membanggakan adalah keindahan sawah teras iring. Ini tak ada lawan tading di dunia, hingga UNESCO menetapkan sebagai WBD. Ini yang harus dijaga, jika ini mampu dijaga, mampu memberikan kontribusi bagi warga tanpa harus merusaknya,” jelas politisi asal Tabanan ini.

Pengembangan Budaya dan Ekonomi: Rumah Warga Jadi Homestay & Restoran berkelas hotel

Untuk memperkuat manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal, sebagai desa wisata berkelas dunia, Pansus TRAP DPRD Bali mendorong rencana pengembangan desa berbasis budaya. Dalam konsep yang telah disiapkan:

Rumah-rumah penduduk akan ditata dan diarahkan menjadi homestay berstandar internasional.

Didesain pula restoran khas desa yang menampilkan kuliner lokal yg hygines bagi tamu yang berkunjung.

Paket Wisata  di Jatiluwih 

Warga akan dilibatkan penuh dalam pengelolaan wisata, sehingga pendapatan tidak lagi didominasi pihak luar/kelompok pemodal tertentu. Bahkan untuk tambahan pendapatan masyarakat petani di buatkan paket di sawah ;
1, Manyi
2, metekap
3, nandur
4, Mandi lumpur
5, Tangkap belut
6, trecking di sawah
7, picnik di tengah sawah di kubu kandang sapi

Pemanfaatan ruang di wilayah ruang pertanian organik Jatiluwih oleh para petani dalam bentuk usaha kecil, dijalur persawahan yang memberikan udara segar kepada wisatawan dapat di buatkan trek kunjungan, couching klinik tentang pengelolaan sawah (bajak sawah dengan sapi-panen massal dengan cara ‘spingan’) sampai pengolahan kuliner yang khas dengan masakan Bali (lawar lindung, klipes goreng, pepes jubel, blauk, dan sebagainya) di gubuk petani sebagai tempat peristirahatan petani setelah selesai melakukan kegiatan/pekerjaan di sawah, gubuk itu dapat dikelola oleh petani untuk meningkatkan kesejahteraan petani dari kunjungan wisatawan, sebagaimana kegiatan dimaksud diatas

“Dengan model ini, ekonomi naik, budaya Bali tetap terjaga, dan desa wisata jati luwih tidak kehilangan identitasnya,” pungkas Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Dr ( C ) Made Supartha.S.H.M.H.

Kawasan Jatiluwih yang dikenal sebagai ikon sawah bertingkat Bali kini berada pada momen kritis. Pengawasan dan keberpihakan pemerintah menjadi kunci, agar warisan budaya dunia ini tidak hanya menjadi cerita masa lalu.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kemkominfo Siapkan Media Center bagi Jurnalis di World Water Forum ke-10

    Kemkominfo Siapkan Media Center bagi Jurnalis di World Water Forum ke-10

    • calendar_month Rabu, 15 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  15 Mei 2024 Kemkominfo Siapkan Media Center bagi Jurnalis di World Water Forum ke-10     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menyediakan ruangan dan fasilitas media center untuk melayani para jurnalis nasional dan internasional yang meliput gelaran World Water Forum ke-10 di Bali. Media Center bertempat di Bali Nusa Dua […]

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 171
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  20  November  2021

  • HLM TP2DD dan TPID, Pemkot Denpasar Pacu Transaksi Digital dan Stabilitas Harga

    HLM TP2DD dan TPID, Pemkot Denpasar Pacu Transaksi Digital dan Stabilitas Harga

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • account_circle 112
    • visibility 238
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 24 Juni  2026 HLM TP2DD dan TPID, Pemkot Denpasar Pacu Transaksi Digital dan Stabilitas Harga   Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara saat menghadiri HLM TP2DD serta TPID Kota Denpasar yang digelar di Aston Denpasar Hotel and Convention Center, Rabu (24/6/2026).   Bali, indonesiaexpose.co.id  —  Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat upaya peningkatan […]

  • Peringatan Hantaru 2019 Di Bali, Walikota Denpasar Raih Penghargaan

    Peringatan Hantaru 2019 Di Bali, Walikota Denpasar Raih Penghargaan

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 148
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  25  September  2019     Peringatan Hantaru 2019 Di Bali, Walikota Denpasar Raih Penghargaan     Wakil Walikota Denpasar, IGN. Jaya Negara mewakili Walikota Denpasar saat menerima penghargaan dari Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Bali, Rudi Rubijaya bertempat di Lapangan Lumintang Denpasar-Bali, Selasa (24/9/2019).   BALI,  INDEX  –  Peringatan Hari […]

  • Walikota Jaya Negara Tutup YPLP PGRI Denpasar Festival.

    Walikota Jaya Negara Tutup YPLP PGRI Denpasar Festival.

    • calendar_month Selasa, 2 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 183
    • 0Komentar

    Denpasar, Selasa 02 Mei 2023 Walikota Jaya Negara Tutup YPLP PGRI Denpasar Festival.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara secara resmi menutup YPLP PGRI Denpasar Festival yang telah dilaksanakan dari 29 April -1 Mei di Lapangan Puputan I Gusti Ngurah Made Agung. Kegiatan yang diawali dengan mengelilingi stand-stand dari sekolah-sekolah PGRI di […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 28 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  29  September  2021 Renungan  JOGER  

expand_less