Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Mulai Efektif, Bupati Badung Perintahkan Evaluasi Total dan Percepatan Infrastruktur!
- account_circle 110
- calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Mangupura, Kamis 8 Januari 2026.
Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Mulai Efektif, Bupati Badung Perintahkan Evaluasi Total dan Percepatan Infrastruktur!

Bali, indonesiaexpose.co.id – Upaya penataan lalu lintas di Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, mulai menunjukkan hasil signifikan. Pemerintah Kabupaten Badung melalui penerapan Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) di sembilan persimpangan sejak Desember 2025, berhasil mengurai kepadatan kendaraan di kawasan dengan mobilitas tertinggi tersebut.
Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kebijakan strategis ini secara konsisten dan terukur. Didampingi Sekda Surya Suamba serta jajaran kepolisian dan Dinas PUPR, ia menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan dan aparat kepolisian atas capaian awal yang dinilai positif.
“Dari laporan lapangan, pelaksanaan rekayasa ini mulai menunjukkan hasil dalam mengurai kemacetan. Ini harus dilanjutkan,” tegasnya di Puspem Badung, Kamis (8/1/2026).
Perubahan pola arus lalu lintas di sejumlah ruas strategis kini membuat pergerakan kendaraan lebih tertib dan terstruktur. Meski volume kendaraan tetap tinggi, kepadatan ekstrem yang sebelumnya kerap terjadi pada jam sibuk mulai berkurang.
Namun, Bupati Adi Arnawa tak ingin hasil ini berhenti sebagai uji coba semata.
Ia langsung menginstruksikan percepatan pembenahan sarana dan prasarana pendukung. Mulai dari penataan geometrik simpang, penambahan dan perbaikan rambu-rambu, hingga pemindahan tiang listrik yang dinilai menghambat kelancaran arus kendaraan.
“Rekayasa harus tetap berjalan sampai masyarakat benar-benar terbiasa. Evaluasi wajib dilakukan terus-menerus agar kekurangan bisa segera diperbaiki,” tegasnya lagi.
Tak hanya itu, Bupati juga meminta penambahan dan penyiagaan petugas di lapangan, khususnya pada jam-jam puncak aktivitas. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan sistem satu arah dan pengalihan arus berjalan optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Badung, AA Ngurah Rai Yuda Darma, menyebut MRLL sebagai langkah konkret menjawab persoalan kemacetan yang telah lama menjadi perhatian masyarakat Kerobokan Kelod.
Dishub mencatat masih terdapat sumbatan di beberapa mulut simpang yang akan direkomendasikan untuk pelebaran infrastruktur. Secara umum, arus lalu lintas kini terpantau padat lancar saat jam sibuk dan relatif lancar di luar jam puncak. Sistem satu arah yang diterapkan juga terbukti membuat waktu tempuh lebih efisien, meski jarak sedikit bertambah.
Respons masyarakat dinilai sebagai bagian dari proses adaptasi. Dukungan juga datang dari pelaku transportasi yang merasakan langsung dampak positif kebijakan tersebut.
Pemkab Badung pun berencana mengkaji ruas jalan lain yang berpotensi menerapkan rekayasa serupa, sebagai bagian dari penanganan kemacetan secara komprehensif di wilayah Badung.
Langkah berkelanjutan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah serius membangun sistem lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan efisien demi kenyamanan masyarakat dan wisatawan di kawasan Kuta Utara.
(110)
- Penulis: 110
- Editor: putri
- Sumber: IG
