Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali 

Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Minggu, 7 Mei 2023
  • visibility 165
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Gianyar, Senin  08  April 2023

Melawan lupa : Sejarah Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Perang Besar Puputan Benteng Jagaraga di Buleleng Bali dan prakarsa Ide Anak Agung Gde Agung yang mengusulkan agar kepada Adipati Agung ( Panglima Perang) Gusti Ketut Djelantik dianugrahi Gelar Pahlawan Nasional oleh Pemerintah Pusat.

Hal ini di ungkapkan Ida Bagus Rai Jendra alias Kakyang Rai saat di temui jurnalis Indonesiaexpose.co.id  di jalan Patih Jelantik Gianyar , saat di tanya   mengapa Gusti Ketut Djelantik dianugrahi pahlawan nasional,Gianyar-Bali, Minggu (7/5/2023).

” Berdasarkan penelitian kajian sejarah yang mendalam, betapa heroiknya perjuangan Gusti Ketut Djelantik sebagai Panglima Perang yang memimpin ribuan pasukan laskar Bali melawan ribuan pasukan Belanda yang dipimpin Jenderal Michiels,” jelasnya.

Lebih lanjut dipaparkan, Perang puputan Jagaraga terjadi tgl 15 April tahun 1849, merupakan simbul awal pertempuran frontal skala besar yang dilakukan laskar Bali sebagai wujud nyata perlawanan terhadap penjajah Belanda. Dan baru setengah abad kemudian diikuti perang Puputan Badung tahun 1906, disusul Puputan Klungkung tahun 1908 dan puputan Margarana tahun 1946.

Sebagai gambaran singkat bagaimana kondisi Benteng Jagaraga dari sumber sejarah yang diteliti berdasarkan dokumen dan arship penting baik di Leiden Belanda, arship Nasional ,arship Daerah Bali maupun dokumen pribadi Ide Anak Agung Gde Agung yang tertuang dalam buku” Bali Pada Abad 19″. Benteng Jagaraga sebenarnya adalah hasil karya Adipati Agung Gusti Ketut Djelantik dimana sejak hubungan Kerajaan Buleleng dengan Pemerintah Hindia Belanda menjadi tegang bulan Oktober 1844, Gusti Ketut Djelantik yakin bahwa perang antara kedua belah pihak tidak dapat dihindarkan.

Mulai saat itu dirancanglah suatu siasat peperangan dengan membangun benteng pertahanan dan dipilihlah Desa Jagaraga yang letaknya sangat strategis dan tidak bisa dijangkau oleh tembakan meriam kapal perang Belanda. Selain itu Desa Jagaraga dikelilingi oleh jurang yang dalam di bagian timur dan barat yang menyulitkan bagi pasukan artileri musuh.

Kubu pertahanan yang dibangun terdiri dari 4 benteng yang diperkuat dan dikelilingi oleh tembok dan parit yang dalam. Selain itu seluruh dataran dimuka Desa Jagaraga yang menghadap Desa Bungkulan penuh dengan kubu pertahanan kecil kecil. Benteng itu dipertahankan oleh pasukan Laskar Bali dengan persenjataan tombak, senapan dan juga meriam kecil ” lila ,”.

Dilihat dari sudut militer teknis dan strategis diakui oleh para akhli militer Belanda sehingga mereka sangat sulit dan setelah bersusah payah baru bisa menaklukannya.Mereka sangat kagum atas keakhlian membangun benteng tersebut sangat kuat, rapi teratur ditambah faktor kedisiplinan pasukan rakyat Bali yang mematuhi perintah panglima perang Adipati Agung Gusti Ketut Djelantik.

Kedisiplinan diakui sendiri oleh Jendral Michiels selaku panglima perang Hindia Belanda dalam pertemuan perundingan yang gagal antara kedua pihak di kota Singaraja tgl. 7 April 1849. Benteng Jagaraga bisa direbut Belanda setelah melalui pertempuran sangat dahsyat dan heroik antara ribuan pasukan Laskar Rakyat Bali yang bersenjatakan tombak, senapan dan meriam kecil yang dipimpin langsung Gusti Ketut Djelantik melawan ribuan pasukan Belanda yang datang dari Batavia, Jawa, Madura dan Lombok dengan senapan lengkap, artileri serta meriam dan dibantu lagi dari Angkatan Laut serta dipimpin oleh Jenderal Michiels.

Mengingat dan menyadari betapa besarnya dan heroiknya perjuangan Gusti Ketut Jelantik dalam memimpin pasukan Laskar Rakyat Bali melawan pasukan penjajah Belanda tersebut maka pemerintah pusat menganugrahkan Gelar Pahlawan Nasional kepada Gusti Ketut Djelantik. (072)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Sabtu, 25 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 37
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  26  Februari  2023 Renungan  JOGER

  • Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jabar

    Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jabar

    • calendar_month Jumat, 6 Agt 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  07  Agustus  2021   Kapolda Jabar Pimpin Sertijab Dua Pejabat Utama dan Kapolres Jajaran Polda Jabar     Jawa Barat, indonesiaexpose.co.id –  Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Ahmad Dofiri, M.Si, memimpin Serah Terima Jabatan (Sertijab) Dua Pejabat Utama dan Kapolres/ta/tabes Jajaran Polda Jabar, bertempat di Aula Muryono Mapolda Jabar, Jl. Soekarno Hatta 748 […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  12  September  2020   Renungan  JOGER

  • Gandeng IDI, Pemkot Gelar Swab Test Masal PMI di Rumah Singgah

    Gandeng IDI, Pemkot Gelar Swab Test Masal PMI di Rumah Singgah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 47
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 16 Mei 2020   Gandeng IDI, Pemkot Gelar Swab Test Masal PMI di Rumah Singgah Suasanan pelaksanaan Swab Test massal pertama di Rumah Singgah Pemkot Denpasar, Jumat (15/5/2020)kemarin.   BALI, INDEX  –  Beragam upaya terus dimaksimalkan Pemkot Denpasar guna percepatan penanganan Covid-19. Pemkot Denpasar bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bergerak cepat untuk melaksanakan […]

  • DPRD Bali Soroti Potensi Benturan Nyepi dan Malam Takbiran, Minta Atensi Nasional

    DPRD Bali Soroti Potensi Benturan Nyepi dan Malam Takbiran, Minta Atensi Nasional

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle 080
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  13  Maret  2026 DPRD Bali Soroti Potensi Benturan Nyepi dan Malam Takbiran, Minta Atensi Nasional   Anggota Komisi I DPRD Provinsi Bali I Wayan Tagel Winarta   Bali, indonesiaexpose.co.id —  Menjelang dua momentum besar keagamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, DPRD Provinsi Bali melalui Komisi […]

  • Karantina Bali  dan  BC  Gagalkan Penyelundupan  Benih  Lobster  Senilai Rp.3,1 Milyar

    Karantina Bali  dan  BC  Gagalkan Penyelundupan  Benih  Lobster  Senilai Rp.3,1 Milyar

    • calendar_month Minggu, 8 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  08  September  2024 Karantina Bali  dan  BC  Gagalkan Penyelundupan  Benih  Lobster  Senilai Rp.3,1 Milyar     Bali, indonesiaexpose.co.id – Petugas Karantina Bali bersama petugas Bea dan Cukai Bandara International I Gusti Ngurah Rai berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Benih Bening Lobster (BBL) jenis pasir (Panulirus spp) yang akan dibawa menuju Singapura. Tidak main- main […]

expand_less