Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 9 Mei 2023
  • visibility 321
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  09  Mei  2023

Gelar Webinar Perlindungan Kekayaan Intelektual Bagi IKM Bali, Ny. Putri Koster Tekankan Pedagang Jangan Sesuka Hati “Tapi Perhatikan Aturan Hukumnya”

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali Ny. Putri Suastini Koster terus mengkampanyekan pentingnya perlindungan terhadap Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). Untuk itu kali ini, Ny. Putri Koster melakukan gerakan preventif melalui Web Seminar (webinar) dengan tema Perlindungan Kekayaan Intelektual Bagi IKM Bali, yang digelar secara daring dan luring di Gedung Gajah Jayasabha pada Selasa (9/5/2023).

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa salah satu kewajiban dari Dekranasda Provinsi Bali adalah mengontrol kerajinan sandang yaitu kain tenun yang ada di Bali. Sebuah tindakan tegas yang telah dilakukan Pemerintah Provinsi Bali dalam melindungi keberadaan kain tenun Bali seperti Songket, Gringsing, Cagcag dan Endek adalah dengan mendaftarkan tenun warisan para leluhur ini, untuk memiliki Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) masyarakat Bali. Dengan demikian, secara hukum kain tenun tradisional Bali ini telah mendapat perlindungan. “Artinya, motifnya tak boleh sembarangan diambil dan tidak boleh sembarangan diproduksi di luar Bali,” ujarnya.

Untuk itu dalam melestarikan hal ini, Ny. Putri Koster meminta para pedagang yang menjual kain tenun dipasaran, tidak hanya berdagang dengan sesuka hati, mengikuti alur yang salah untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat, dimana para pedagang yang seharusnya menjual kain tenun para pengrajin di Bali tapi malah menjual kain Troso atau kain bordir yang meniru motif-motif songket yang murah tapi kualitasnya tidak seperti kain songket. Ny. Putri Koster, meminta para pedagang untuk mulai memahami aturan hukum yang berlaku saat ini, dimana kain tenun yang sudah memiliki KIK itu sudah ada dibawah payung hukum dan jika ada yang melanggar maka akan ada sanksinya.

Lebih jauh, Bunda Putri Koster sapaan akrabnya, mengatakan bahwa dari hasil survey mahasiswa UNHI bahwa di pasaran hanya 13% kain tenun Bali diperjual belikan oleh para pedagang, sisanya 87% para pedagang menjual kain yang diperoleh dari luar Bali. Secara langsung, apa yang dilakukan oleh para pedagang ini dapat merugikan para penenun yang ada di Bali dan jika hal ini dibiarkan maka penenun di Bali akan punah, karena pekerjaan menenun dianggap tidak memberikan kesejahteraan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Menurut, Bunda Putri dalam menanggulangi hal tersebut maka memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga warisan leluhur harus dilaksanakan secara masif, baik sisi dampaknya kepada para penenun, dampaknya kepada eksistensi warisan leluhur maupun dari sisi hukumnya, dimana masyarakat harus mengetahui hal tersebut.

“Saya yang ada di lembaga tentunya tidak ingin mengajak para IKM/UMKM bermasalah dengan hukum, untuk itu saya selenggarakan webinar ini untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman bahwa karya kerajinan yang sudah dilindungi secara hukum tidak bisa dilanggar, ini bukan untuk kepentingan saya melainkan ini untuk para pengrajin, para penenun dan eksistensi pelestarian kain tenun di Bali dalam menjaga warisan para leluhur kita yang adiluhung. Saya harap materi dari Bapak Alexander Palti yang merupakan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham Kemenkumham RI, bisa membuka mata hati dan pikiran kita terkait HAKI ini”, pungkas Bunda Putri Koster.

Sementara itu Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan Ham Kemenkumham RI Alexander Palti dalam paparan materinya mengatakan bahwa Kekayaan Intelektual dapat diajukan pendaftaran atau pencatatannya oleh siapa saja baik secara perorangan maupun secara badan hukum. Kain tenun Endek, Cagcag, dan Gringsing sudah dicatat untuk memiliki KIK, untuk itu ketentuan pasal-pasal pada UU dapat diberlakukan, termasuk sanksi jika terjadi pelanggaran.

Seperti pada UU Nomor 20 Tahun 2020 terkait Ekspresi Budaya Tradisional dan Ciptaan Yang Dilindungi, dijelaskan pada pasal 38 ayat 1 dimana Hak Cipta atas ekspresi budaya tradisional dipegang oleh Negara. Pada ayat 3 juga dijelaskan bahwa Penggunaan ekspresi budaya tradisional harus memperhatikan nilai-nilai yang hidup dalam masyarakat pengembannya.

“Dalam hal ini, kain tenun Bali seperti endek, cagcag, gringsing dan lainnya merupakan ekspresi dari budaya tradisional dan jika ini sudah didaftarkan untuk memiliki KIK maka Negara wajib melindunginya”, ujarnya.

Dimana dalam UU juga diatur sanksi-sanksi apabila terjadi pelanggaran, seperti yang diatur dalam UU Nomor 20 Tahun 2020 pasal 113 ayat (1) Setiap orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi untuk penggunaan secara komersial dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000. kemudian dipertegas oleh ayat (2) Setiap orang yang dengan tanpa hak dan/atau tanpa izin pencipta atau Pemegang Hak Cipta melakukan pelanggaran hak ekonomi Pencipta maka dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 100.000.000. Dengan adanya payung hukum ini, masyarakat yang sudah mencatatkan produknya memiliki KIK berhak untuk membuat dalil pengaduan kepada penegak hukum karena terjadi pelanggaran.

“Untuk itu saya harap dengan adanya sosialisasi yang masif dilakukan oleh Dekranasda Provinsi Bali, ini bisa menyadarkan masyarakat umum, baik penjual maupun pembeli untuk semakin sadar bahwa kain tenun sudah tercatat memiliki KIK dan ada aturan-aturan hukum didalamnya yang harus ditaati, mari kita pahami bersama sehingga warisan budaya yang adiluhung dapat dilestarikan,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, seluruh Ketua Dekranasda se-Kabupaten/Kota di Bali, PKK se-Bali, PAKIS se-Bali serta para IKM yang ada di Bali. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja

    Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja

    • calendar_month Kamis, 5 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 264
    • 0Komentar

    Jakarta,  Kamis  05  November  2020   Di Tengah Pandemi Covid-19 dan Kompetisi XL Axiata Terus Raih Pertumbuhan Kinerja   Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini   Pendapatan Rp 19,66 triliun, naik 5% YoY Pendapatan layanan data, meningkat 12% YoY Kontribusi pendapatan data mencapai 92% terhadap total pendapatan layanan EBITDA Rp 9,89 triliun, meningkat […]

  • Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging

    Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Denpasar,  Selasa  28  April  2020   Cegah DBD di Tengah Wabah Covid-19, Kelurahan Panjer Lakukan Fogging       BALI,  INDEX  –  Ditengah wabah COVID-19,) Pemerintah Kota Denpasar juga memberi perhatian yang serius terhadap ancaman demam berdarah dengue (DBD), untuk itu Pemerintah Kota Denpasar melakukan penyemprotan fogging secara keseluruhan di wilayah Kota Denpasar. Kali ini […]

  • Sambut Libur Lebaran, PLN Tambah 3 SPKLU di Jalur Mudik

    Sambut Libur Lebaran, PLN Tambah 3 SPKLU di Jalur Mudik

    • calendar_month Rabu, 19 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 269
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis  20   April 2023 Sambut Libur Lebaran, PLN Tambah 3 SPKLU di Jalur Mudik   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Demi mengakomodasi pemudik sekaligus pengendara kendaraan listrik yang melewati jalur Denpasar – Gilimanuk, kini PLN berhasil menambahkan 3 shelter Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 3 lokasi strategis. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk […]

  • Update, Kasus Sembuh Covid 19 di Denpasar Tercatat 22 Orang, Kasus Positif Bertambah 8 Orang

    Update, Kasus Sembuh Covid 19 di Denpasar Tercatat 22 Orang, Kasus Positif Bertambah 8 Orang

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 235
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  03  Agustus  2020   Update, Kasus Sembuh Covid 19 di Denpasar Tercatat 22 Orang, Kasus Positif Bertambah 8 Orang     Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai   ” Angka Kesembuhan Capai 86,63 Persen, 38 Desa/Kelurahan Nihil Penambahan Kasus”   BALI,  INDEX  –  Angka kesembuhan pasien […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 382
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu  28  Juni  2025 Renungan  Joger

  • Percepat Pelayanan Kepada Masyarakat, Jaya Negara Kunjungan Ke Desa/Kelurahan Se Kota Denpasar.

    Percepat Pelayanan Kepada Masyarakat, Jaya Negara Kunjungan Ke Desa/Kelurahan Se Kota Denpasar.

    • calendar_month Rabu, 17 Mar 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 245
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  17  Maret  2021   Percepat Pelayanan Kepada Masyarakat, Jaya Negara Kunjungan Ke Desa/Kelurahan Se Kota Denpasar.   Diawali Dari Kesiman Kertalangu dan Kesiman Petilan Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam mempercepat pelayanan masyarakat khususnya dalam penanganan Covid-19 serta pelayanan vaksinasi kepada masyarakat, Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara melaksanakan kunjungan kerja ke Desa/Kelurahan Se Kota Denpasar […]

expand_less