Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil

Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 11 Okt 2024
  • visibility 227
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Jumat  11  Oktober  2024

Kristrianti Puji Rahayu :  Kinerja IJK Provinsi Bali dan Nusa Tenggara Posisi Agustus 2024 Terjaga Stabil

 

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu (tengah) saat menghadiri acara pelantikan pimpinan DPRD Bali, Selasa (8/10/2024) lalu.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali menilai kinerja Industri Jasa Keuangan (IJK) di Provinsi Bali dan Nusa Tenggara posisi Agustus 2024 tetap resilien dan terjaga stabil didukung oleh permodalan yang kuat, kondisi likuiditas yang memadai, dan profil risiko yang terjaga.

Kepala OJK Provinsi Bali Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, data sektor perbankan Provinsi Bali dan Nusa Tenggara posisi Agustus 2024 menunjukkan penyaluran kredit maupun penghimpunan DPK mengalami pertumbuhan yang semakin membaik dari periode sebelumnya. Penyaluran kredit mencapai Rp225,96 triliun atau tumbuh 8,30 persen yoy lebih tinggi dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 6,85 persen yoy (Juli 2024: 9,01 persen yoy).

Berdasarkan jenis penggunaannya, sebesar 57,85 persen kredit di wilayah Bali dan Nusa Tenggara disalurkan kepada kredit produktif, yaitu 36,69 persen pada Modal Kerja dan 21,16 persen pada Investasi.

Pertumbuhan kredit yoy didorong oleh peningkatan nominal kredit Investasi yang bertambah sebesar Rp8,44 triliun atau tumbuh 21,44 persen yoy lebih tinggi dibandingkan Agustus 2023 yang tumbuh sebesar -8,85 persen (Juli 2024: 25,46 persen yoy). Tingginya pertumbuhan kredit investasi ini menggambarkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kondisi ekonomi di Bali dan Nusa Tenggara.

Berdasarkan sektornya, penyaluran kredit didominasi oleh sektor Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha sebesar 42,15 persen dan Sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar 25,29 persen.

” Pertumbuhan kredit disumbangkan oleh peningkatan nominal penyaluran di Sektor Penerima Kredit Bukan Lapangan Usaha yang bertambah sebesar Rp7,69 triliun (tumbuh 8,78 persen yoy) serta Sektor Perdagangan Besar dan Eceran yang bertambah sebesar Rp2,45 triliun (tumbuh 4,47 persen yoy). Berdasarkan kategori debitur, sebesar 44,00 persen kredit di Bali dan Nusa Tenggara disalurkan kepada UMKM dengan pertumbuhan sebesar 7,01 persen yoy (Agustus 2023: 9,06 persen yoy),” terang Puji melalui siaran tertulisnya di Denpasar.

Tingginya penyaluran kredit perbankan kepada UMKM menunjukkan bahwa perbankan terus mendukung UMKM menjalankan peran vitalnya dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga daya beli masyarakat.

Seiring dengan pertumbuhan penyaluran kredit, penghimpunan DPK juga mengalami pertumbuhan positif. Penghimpunan DPK mencapai Rp275,53 triliun atau tumbuh double digit yaitu 13,84 persen yoy, sedikit melandai dibandingkan posisi yang sama tahun sebelumnya yang sebesar 16,21 persen yoy.

Berdasarkan jenisnya, peningkatan DPK dibandingkan Agustus 2023 ditopang oleh kenaikan nominal Tabungan yang bertambah sebesar Rp18,96 triliun dan Giro sebesar Rp9,06 triliun.

Fungsi intermediasi yang tercermin dari Loan to Deposit Ratio (LDR) posisi Agustus 2024 sebesar 82,01 persen, melandai dibandingkan posisi Agustus 2023 yang sebesar 86,21 persen (Juli 2024: 82,43 persen). Menurunnya rasio LDR disebabkan karena pertumbuhan DPK yang lebih tinggi daripada pertumbuhan kredit.

Adapun kecukupan modal BPR yang tercermin pada likuiditas BPR (Cash Ratio/CR) dan Capital Adequacy Ratio (CAR) relatif terjaga di atas threshold (masing-masing 5 persen dan 12 persen). Rasio CR dari BPR di Bali sebesar 14,77 persen, Nusa Tenggara Barat sebesar 20,04 persen, dan Nusa tenggara Timur sebesar 7,41 persen.

Rasio CAR untuk BPR di Bali sebesar 35,26 persen, NTB  sebesar 46,14 persen, dan NTT sebesar 43,39 persen. Tingginya permodalan perbankan diyakini mampu menyerap potensi risiko yang dihadapi dan OJK akan terus mendorong kinerja intermediasi dengan tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan pembiayaan dan terjaganya likuiditas.

Kualitas kredit perbankan di Bali dan Nusa Tenggara tetap terjaga yang tercermin dari rasio kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) gross sebesar 2,95 persen walaupun sedikit lebih tinggi dibandingkan posisi Agustus 2023 yang sebesar 2,50 persen.

(112)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Selasa, 23 Agt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  24  Agustus 2022 Renungan  JOGER  

  • Tes Masif Terus Digencarkan, Masyarakat Diminta Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

    Tes Masif Terus Digencarkan, Masyarakat Diminta Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 165
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  19  Juni  2020     Tes Masif Terus Digencarkan, Masyarakat Diminta Disiplin Terapkan Protokol Kesehatan     Suasana pelaksanaan rapid tes di kawasan Pasar Badung pekan lalu.   ” Masyarakat di Himbau isolasi Mandiri, Jika Merasa Pernah Kontak Dengan Pasien Positif, OTG, ODP dan PDP “   BALI,  INDEX  –  Fokus Gugus Tugas […]

  • OJK  Catat Inklusi Tahun ini Capai 76,19 %

    OJK  Catat Inklusi Tahun ini Capai 76,19 %

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta,  Jumat  08  November  2019   OJK  Catat Inklusi Tahun ini Capai 76,19 % JAKARTA,  INDEX  – Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLIK) ketiga yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tahun ini menunjukkan indeks literasi keuangan mencapai 38,03% dan indeks inklusi keuangan 76,19%. Angka tersebut meningkat dibanding hasil survei OJK 2016 yaitu indeks literasi keuangan […]

  • Kapolda Jabar : “Dengan Hikmah Hari Raya ldul Adha 1441 H, Kita Tanamkan Semangat, Ketulusan Dalam Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”

    Kapolda Jabar : “Dengan Hikmah Hari Raya ldul Adha 1441 H, Kita Tanamkan Semangat, Ketulusan Dalam Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”

    • calendar_month Jumat, 31 Jul 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 226
    • 0Komentar

    Bandung, Jumat  31  Juli  2020   Kapolda Jabar : “Dengan Hikmah Hari Raya ldul Adha 1441 H, Kita Tanamkan Semangat, Ketulusan Dalam Pengabdian Kepada Bangsa dan Negara”       JAWA  BARAT, INDEX  – Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi melaksanakan Sholat Idul Adha 1441 H dan Ibadah Qurban bersama keluarga besar Polda Jabar, di […]

  • Siswa TK Jadi Tamu Pertama Pembukaan Kembali Main Hall BEI

    Siswa TK Jadi Tamu Pertama Pembukaan Kembali Main Hall BEI

    • calendar_month Selasa, 31 Jan 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 136
    • 0Komentar

    Jakarta  ,  Selasa  31   Januari 2023 Siswa TK Jadi Tamu Pertama Pembukaan Kembali Main Hall BEI Jakarta , indonesiaexpose.co.id  – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali akses masyarakat umum untuk mengunjungi Main Hall BEI secara langsung pada Senin (30/1/2023). Pengunjung dapat kembali melakukan berbagai kegiatan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai investasi di […]

  • Lestarikan Budaya, Bupati Sanjaya Support Workshop Joged Bumbung Kreativitas Paiketan Seniman Tabanan

    Lestarikan Budaya, Bupati Sanjaya Support Workshop Joged Bumbung Kreativitas Paiketan Seniman Tabanan

    • calendar_month Selasa, 11 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 198
    • 0Komentar

    Tabanan ,Selasa 11 April  2023 Lestarikan Budaya, Bupati Sanjaya Support Workshop Joged Bumbung Kreativitas Paiketan Seniman Tabanan Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya,SE, MM   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Berbicara tentang Tarian Joged Bumbung, belakangan ini tidak terlepas dari tren negatif karena sebagian besar masyarakat pada umumnya mengidentikan Tari Joged dengan tarian goyang jaruh. Hal […]

expand_less