Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Kontras  Tajam  ! Gubenur –Kejati  Tanam   Mangrove , PT. BTID  Justru  Babat  Mangrove 

Kontras  Tajam  ! Gubenur –Kejati  Tanam   Mangrove , PT. BTID  Justru  Babat  Mangrove 

  • account_circle 080
  • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
  • visibility 536
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Sabtu  26  April  2026

Kontras  Tajam  ! Gubenur –Kejati  Tanam   Mangrove , PT. BTID  Justru  Babat  Mangrove

 

 

 

Bali, indonesiaexpose.co.id   — Gubernur Bali, I Wayan Koster, bersama Kejaksaan Tinggi Bali melaksanakan penanaman bibit mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai, Sabtu (25/4/2026), pagi. Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memperkuat kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan perubahan iklim.

Gubernur Koster menyampaikan pentingnya mangrove sebagai benteng alami untuk menjaga ekosistem Bali sekaligus memperkuat daya saing pariwisata global.

Ia mengungkapkan bahwa cakupan ruang hijau di Bali saat ini masih berada di angka sekitar 20 persen. Pemerintah Provinsi Bali menargetkan peningkatan hingga minimal 30 persen, bahkan mencapai 35 persen dalam empat tahun ke depan.

“Bali tidak hanya membutuhkan ekosistem yang baik, tetapi juga karena Bali adalah destinasi wisata dunia, isu lingkungan menjadi sangat sensitif terhadap keberlanjutan pariwisata,” ujarnya.

Aksi penanaman mangrove ini juga mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung pelestarian alam Bali. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga ekosistem pesisir demi keberlanjutan lingkungan dan masa depan Pulau Dewata.

Satpol PP Bali pasang police line pembabatan mangrove di kawasan KEK Kura-Kura Bali ,PT.BTID , Kamis (23/4/2026).

 

Namun, di sisi lain terjadi kontras yang mencolok. PT BTID yang mengusung slogan Tri Hita Karana dalam pembangunan Kawasan Kura-Kura Bali di Pulau Serangan justru menjadi sorotan terkait dugaan pembabatan mangrove.

Pansus TRAP DPRD Bali dalam sidak yang dilakukan pada Kamis  23 April 2026 lalu menemukan adanya aktivitas pembabatan mangrove yang diduga dilakukan oleh PT BTID di lahan SHGB milik mereka.

Secara umum, pemotongan mangrove tidak diperbolehkan, meskipun berada di atas tanah milik pribadi seperti bersertifikat Hak Milik (SHM) maupun Hak Guna Bangunan (HGB). Perlindungan ekosistem mangrove diatur ketat oleh undang-undang karena fungsinya yang vital sebagai benteng alami pesisir dari abrasi, erosi, dan ancaman bencana.

Ketentuan ini menegaskan bahwa status lahan tidak menghapus perlindungan hukum terhadap mangrove. Ekosistem ini tetap dijaga karena perannya sebagai penahan gelombang dan penjaga keseimbangan lingkungan pesisir. Bahkan, melalui Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2025, negara memperkuat upaya perlindungan dan pengelolaan mangrove di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini menjadi simbol keseriusan pemerintah Bali di bawah kepimpinan Gubenur koster dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus merespons isu kerusakan lingkungan yang kian mengemuka.

Namun di sisi lain, sorotan tajam justru mengarah ke proyek pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura-Kura Bali yang dikelola PT Bali Turtle Island Development (BTID). Perusahaan yang mengusung konsep Tri Hita Karana itu diduga melakukan pembabatan mangrove dalam proses pembangunan kawasan.

Situasi ini memunculkan kontradiksi mencolok antara semangat pelestarian yang digaungkan pemerintah dengan praktik di lapangan. Publik kini mempertanyakan komitmen keberlanjutan yang diklaim dalam proyek strategis tersebut, sekaligus mendesak adanya penegakan hukum jika terbukti terjadi pelanggaran terhadap perlindungan ekosistem mangrove.

Dasar Hukum:

  • Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007
    → Mengatur kawasan lindung yang wajib dijaga, termasuk mangrove pesisir
    Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
    → Pasal 98 & 99:
    Penjara 3–10 tahun
    Denda Rp3 miliar – Rp10 miliar
    bagi pelaku perusakan lingkungan hidup
  • Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2007 (jo. UU No. 1/2014)
    → Melarang perusakan ekosistem pesisir tanpa izin
    Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (pasal terkait perusakan)
    → Dapat dikenakan pidana tambahan atas tindakan perusakan

Aturan Utama Larangan Tebang Mangrove
Dasar Hukum Isi Penting Sanksi

  • UU No. 27 Tahun 2007 jo. UU No. 1 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Pasal 35: Dilarang menebang mangrove di kawasan konservasi & sempadan pantai. Pasal 73: Wajib punya izin kalau mau memanfaatkan Pidana penjara 2-10 tahun + denda Rp2 M – Rp10 M
  • UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan Mangrove masuk hutan lindung/produksi. Nebang tanpa izin = perusakan hutan Pidana penjara max 15 tahun + denda max Rp5 M
  • UU No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan & Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 98: Merusak lingkungan = pidana. Mangrove rusak = pencemaran ekosistem pesisir Pidana 3-10 tahun + denda Rp3 M – Rp10 M
    PP No. 26 Tahun 2008 tentang RTRWN Sempadan pantai 100 meter dari pasang tertinggi wajib ada mangrove. Nggak boleh dibangun/ditebang Administrasi: pembongkaran, denda, pencabutan izin.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Senin, 5 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 314
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin  05  Desember  2022 Wagub Cok Ace Hadiri Pencanangan Reformasi Birokrasi Tematik di Istana Wapres     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menghadiri acara Pencanangan Reformasi Birokrasi Tematik yang dirangkai dengan Peresmian Mal Pelayanan Publik yang berlangsung di Istana Wakil Presiden RI Jalan Medan Merdeka Selatan No. […]

  • Serah Terima Gedung KPU dan BAWASLU Badung; Perbedaan Pandangan dan Pilihan adalah Hal Biasa

    Serah Terima Gedung KPU dan BAWASLU Badung; Perbedaan Pandangan dan Pilihan adalah Hal Biasa

    • calendar_month Jumat, 12 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 287
    • 0Komentar

    Mangupura, Jumat 12 Januari 2024 Serah Terima Gedung KPU dan BAWASLU Badung; Perbedaan Pandangan dan Pilihan adalah Hal Biasa     Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat Gubernur Bali, S.M. Mahendra Jaya menyampaikan bahwa pemilu merupakan pestanya rakyat sebagai perwujudan dari hak demokrasi rakyat. Hal tersebut disampaikan olehnya saat menghadiri penyerahan berita acara pinjam pakai Gedung Graha […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 248
    • 0Komentar

    Bali, Selasa  04  Januari  2020   Renungan  JOGER  

  • Jelang Pembukaan PON XX Papua ,Kapolri Pastikan Pengamanan Berjalan Baik

    Jelang Pembukaan PON XX Papua ,Kapolri Pastikan Pengamanan Berjalan Baik

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 319
    • 0Komentar

    Papua, Rabu  29  September  2021 Jelang Pembukaan PON XX Papua ,Kapolri Pastikan Pengamanan Berjalan Baik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau persiapan pengamanan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Stadion Lukas Enembe, Papua, Selasa (28/9/2021).(foto/ist) Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung kesiapan pengamanan […]

  • Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran

    • calendar_month Jumat, 1 Jul 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 252
    • 0Komentar

    Jakarta,  Sabtu  02  Juli 2022   Subsidi BBM Dinikmati 60% Orang Kaya, Pertamina Upayakan Mekanisme Pendaftaran   (Foto/ist)   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Subsidi pada dasarnya ditujukan bagi masyarakat menengah ke bawah untuk meringankan beban hidup mereka. Tapi faktanya berbeda dengan Subsidi BBM. Pertamina mengungkap 60 persen masyarakat yang menggunakan BBM subsidi adalah termasuk kalangan kaya. […]

  • Pemkab Tabanan Kembali Torehkan Prestasi dalam Upaya Mewujudkan Good Governance

    Pemkab Tabanan Kembali Torehkan Prestasi dalam Upaya Mewujudkan Good Governance

    • calendar_month Jumat, 2 Agt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 312
    • 0Komentar

    Tabanan,  Jumat  02  Agustus  2024 Pemkab Tabanan Kembali Torehkan Prestasi dalam Upaya Mewujudkan Good Governance   Inspektur Kabupaten Tabanan, Drs. I Gusti Ngurah Supanji, M.Si,   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kabupaten Tabanan kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Hal ini disampaikan oleh Inspektur Kabupaten Tabanan, Drs. I […]

expand_less