Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali »

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 11 Feb 2020
  • visibility 95
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa  11  Pebruari  2020

 

Rai Mantra Buka UDG Penyandang Disabilitas Ke-14, Puluhan Difabel Unjuk Kebolehan Mawirama dan Mageguritan

 

Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra didampingi Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya, Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara saat pembukaan Utsawa Dharma Gita Penyandang Disabilitas se-Bali di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Senin (10/2/2020).

 

BALI,  INDEX  –  Pemkot Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar kembali menggelar Utsawa Dharma Gita (UDG) Disabilitas se-Bali ke-14 tahun 2020. Kegiatan yang merupakan bentuk dukungan dan pelayanan kepada masyarakat Difabel dilaksanakan serangkaian HUT ke-232 Kota Denpasar. Agenda tahunan ini dibuka langsung Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra, di Dharmanegara Alaya Kota Denpasar, Senin (10/2/2020).

 

Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua K3S Kota Denpasar, Ny. IA. Selly Dharmawijaya Mantra, Ketua WHDI Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara, Ketua DWP Kota Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, Pimpinan OPD serta seluruh perwakilan Dinas Sosial se-Bali dan instansi terkait lainya.

 

Dalam sambutanya Walikota Rai Mantra mengatakan bahwa UDG merupakan salah satu sarana dalam menunjang pelestarian kesenian dan budaya Bali, utamanya dalam bidang kesusatraan Bali. “UDG ini merupakan salah satu cara untuk mempelajari, melestarikan, mengembangkan serta menerapkan kebudayaan Bali yang adi luhung,” kata Rai Mantra.

 

Lebih lanjut dijelaskan, Dharma Gita merupakan bagian dari implementasi ajaran Agama Hindu. Sehingga, baik siapapun masyarakat Hindu memiliki kewajiban untuk melaksanakan dan melestarikanya. Hal ini dikarenakan Agama dan kebudayaan selalu melekat dalam keseharian umat Hindu Bali.

 

“Melestarikan Dharma Gita merupakan upaya memahamahami ajaran Agama Hindu dan dapat menjadi penuntun serta pembelajaran,” imbuhnya.

Kadis Sosial Kota Denpasar, Made Mertajaya mengatakan bahwa ajang ini merupakan upaya untuk mempertemukan penyandang difabel dalam rangka menjalin silaturahmi antar penyandang disabilitas se-Bali. Adapun tema yang diangkat yakni ‘Syape Ngawe Ikang Dharma, Dharma Juga Kapangguhang’ yang menekankan makna barang siapa yang berbuat dharma ata kebaikan, maka kebaikan pula yang akan didapatkan.

 

“Ini untuk mempertemukan mereka agar bersilaturahmi dalam berkesnian,” ungkapnya.

 

Dalam ajang ini, menurut Mertajaya bukanlah sebuah ajang untuk mencari juara saja, melainkan untuk memberikan penekanan ajaran agama sehingga penyandang Disabilitas turut memiliki ruang dalam masyarakat Bali.

 

“Dengan mempunyai kemampuan tambahan ini nantinya penyandang diaabilitas dapat turut serta ngayah di masyarakat,” paparnya.

 

Sementara, Ketua Panitia UDG Disabilitas ke-14, I Wayan Masir mangaku sangat senang dan mengapresiasi upaya Pemkot Denpasar dalam memberikan ruang kepada penyandang disabilitas, salah satunya UDG Disabilitas ini. Sehingga penyandang disabilitas lebih bersemangat dalam keseharianya.

 

“Saya bererimakasih kepada Pemkot Denpasar yang telah memberikan wadah untuk penyandang disabilitas bertemu dan berkompetisi, Denpasar satu-satunya daerah di Bali yang memiliki UDG khusus Disabilitas,” tambahnya.

 

UDG Penyandang Disabilitas Tahun 2020 ini diikuti oleh 6 pasang peserta Mewirama, 18 peserta Kategori Mageguritan Putra, dan 9 peserta Kategori Mageguritan Putri yang keseluruhanya berasal dari seluruh Kabupaten/Kota di Bali. UDG kali ini sedianya akan memperebutkan Juara I, II, III untuk masing-masing kategori serta Juara Umum yang memperebutkan Piala Bergilir Walikota Denpasar. Dan keseluruhan juara akan diberikan piala, piagam dan uang pembinaan.

 

Hal senada disampaikan salah seoarang peserta yakniI Ketut Widiada dimana pihaknya menilai upaya ini tentunya dapat membangkitkan semangat penyandang disabilitas dalam menjalani hari-hari. “Saya berterimakasih atas terselenggaranya acara ini secara rutin setiap tahun,” pungkasnya.

(Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Selasa, 15 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  16  Agustus  2023 Renungan  Joger

  • Terhitung 16-31 Maret 2020 Pemkot Denpasar, Putuskan Semua  Siswa di Rumah

    Terhitung 16-31 Maret 2020 Pemkot Denpasar, Putuskan Semua  Siswa di Rumah

    • calendar_month Minggu, 15 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 97
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  15  Maret  2020   Terhitung 16-31 Maret 2020 Pemkot Denpasar, Putuskan Semua  Siswa di Rumah Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar, Wayan Gunawan.   BALI,  INDEX  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olah Raha memutuskan untuk melaksanakan pebelajaran di rumah bagi satuan pendidikan dari tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP/MTs. […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Bali,  Selasa  27  Mei 2025 Renungan  Joger  

  • Tirta  Amerta

    Tirta  Amerta

    • calendar_month Sabtu, 2 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 109
    • 0Komentar

    Jawa  Tengah , Sabtu  02  Agustus  2025 Tirta  Amerta

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 8 Sep 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  9  September  2021   Renungan  JOGER  

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Kamis, 31 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Bali, Jumat  01  September  2023 Renungan  Joger

expand_less