Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pura Masuk SHGB, Rakyat Soroti Sikap Eksekutif  Bali !

Pura Masuk SHGB, Rakyat Soroti Sikap Eksekutif  Bali !

  • account_circle 080
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • visibility 53
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Kamis 21 Mei  2026

Pura Masuk SHGB, Rakyat Soroti Sikap Eksekutif  Bali !

 

Ketua Pusat Studi Veda dan Dharma, Ida Bagus Nugraha.

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   — Polemik proyek Kawasan Ekonomi Khusus  KEK Kura-Kura Bali yang di kelola PT. Bali Turtle Island Development (BTID) di Pulau Serangan, Denpasar, kembali memantik perhatian publik.

Di tengah sorotan terhadap persoalan lingkungan pembabatan hutan mangrove,tukar guling fiktif,  tata ruang, hingga keberadaan pura yang disebut masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan (SHGB) kawasan proyek, masyarakat kini mulai mempertanyakan arah keberpihakan politik sejumlah elite serta sikap Fraksi Golkar di Bali.

Perdebatan publik semakin menguat setelah beredarnya foto pertemuan sejumlah anggota DPRD Bali bersama Presiden Komisaris PT BTID, Tantowi Yahya. Pertemuan tersebut memicu reaksi masyarakat yang mempertanyakan sikap Fraksi Golkar dan komitmen wakil rakyat dalam menjaga kepentingan Bali.

Sorotan tajam datang dari Ketua Pusat Studi Veda dan Dharma, Ida Bagus Nugraha. Ia menilai publik berhak meminta pertanggungjawaban moral dan politik dari para anggota legislatif.

Menurutnya, masyarakat kini mempertanyakan apakah para wakil rakyat masih memiliki kebijaksanaan dan keberanian dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap proyek strategis yang dinilai berdampak besar bagi lingkungan dan ruang suci umat Hindu di Bali.

 

Ida Bagus Nugraha bahkan menyinggung adanya potensi “Pengkhianatan terhadap Bali” apabila para pemimpin hanya berpihak pada kepentingan materi, kekuasaan, dan relasi bisnis semata.

Ia menegaskan, pemimpin Bali seharusnya memiliki visi kuat untuk memuliakan tanah Bali dan menjaga nilai-nilai budaya serta spiritual yang menjadi identitas Pulau Dewata.

Polemik juga semakin sensitif setelah muncul tudingan adanya kawasan pura yang masuk dalam Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB proyek, disertai isu pembatasan aktivitas sembahyang masyarakat Hindu.

Ida Bagus Nugraha menyebut seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, sulinggih,  harus bersuara dan mengambil sikap tegas.

Ia juga mempertanyakan keberanian DPRD Bali dalam menghadapi kekuatan modal besar demi menjaga lingkungan dan nilai sakral Bali.

Menurutnya, konsep Tri Hita Karana harus menjadi landasan utama pembangunan Bali, bukan semata mengejar keuntungan ekonomi jangka pendek.

Hingga saat ini, polemik KEK Kura-Kura Bali masih terus bergulir dan menjadi perhatian luas masyarakat Bali, terutama terkait isu lingkungan, keberadaan mangrove, serta perlindungan kawasan suci dan budaya lokal.

(080)

  • Penulis: 080
  • Editor: Siregar
  • Sumber: tim Index

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPU Badung :  Debat Perdana Cabup  dan Wabup Badung 2024  Usung Topik  ‘Menuju Pemerataan dan Keserasian  Pembangunan, Pariwisata, Seni  Adat , Budaya  Serta  Lingkungan.   

    KPU Badung :  Debat Perdana Cabup  dan Wabup Badung 2024  Usung Topik  ‘Menuju Pemerataan dan Keserasian  Pembangunan, Pariwisata, Seni  Adat , Budaya  Serta  Lingkungan.   

    • calendar_month Kamis, 24 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Mangupura, Kamis  24  Oktober  2024 KPU Badung :  Debat Perdana Cabup  dan Wabup Badung 2024  Usung Topik  ‘Menuju Pemerataan dan Keserasian  Pembangunan, Pariwisata, Seni  Adat , Budaya  Serta  Lingkungan.   KPU Badung Gelar Jumpa Pers jelang Debat Terbuka Paslon Bupati &Wakil Bupati Badung bertempat di Kuta, Kamis (24/10/ 2024). (foto: putri).   Bali, indonesiaexpose.co.id  –  […]

  • 19 Daerah Jateng Nol Kasus, Ganjar: Jangan Merasa Bebas

    19 Daerah Jateng Nol Kasus, Ganjar: Jangan Merasa Bebas

    • calendar_month Senin, 1 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Semarang, Selasa  02  November  2021   19 Daerah Jateng Nol Kasus, Ganjar: Jangan Merasa Bebas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo  usai memimpin rapat penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (1/11/2021).(Foto/Ist)   Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Kondisi penanganan pandemi di Jawa Tengah terus menunjukkan hasil positif. Hingga pekan ke-43, jumlah sebaran kasus baru Covid-19 di Jateng terus […]

    • calendar_month Sabtu, 20 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  20  November  2021

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 11 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis   12  September  2019   Renungan  JOGER  

    • calendar_month Rabu, 28 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 106
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu 28  Juli  2021   Pantai Matahari Terbit dan Pasar Intaran Sanur di Evaluasi Tim Evaluasi Desa Kelurahan Tangguh dan Aman Covid 19 Kota Denpasar     Bali, indonesiaexpose.co.id – Tim Evaluasi Desa Kelurahan Tangguh dan Aman Covid 19 bersama Bidang Perubahan Prilaku Masyarakat Satgas Kota Denpasar secara berkelanjutan melakukan evaluasi ke tempat tempat […]

  • Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Tak Hanya Tegas, Tapi Juga Cerdas! Made Supartha Jalani Studi S3 Doktor di Unud

    Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Tak Hanya Tegas, Tapi Juga Cerdas! Made Supartha Jalani Studi S3 Doktor di Unud

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Badung, Kamis  09  Oktober  2025 Ketua Pansus TRAP DPRD Bali Tak Hanya Tegas, Tapi Juga Cerdas! Made Supartha Jalani Studi S3 Doktor di Unud   Ketua Panitia Khusus Tata Ruang (Pansus TRAP) DPRD Bali, I Made Supartha, SH., M.H., mengikuti Program Doktor Ilmu Hukum,(S3) di Universitas Udayana (Unud).Kamis 9/10/2025   Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Ketua Panitia […]

expand_less