Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Transformasi Green, PLN Berhasil Produksi Listrik  85.015 MWh dari Co-firing 18 PLTU hingga Juli 2021

Transformasi Green, PLN Berhasil Produksi Listrik  85.015 MWh dari Co-firing 18 PLTU hingga Juli 2021

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa 7  September  2021

 

Transformasi Green, PLN Berhasil Produksi Listrik  85.015 MWh dari Co-firing 18 PLTU hingga Juli 2021

 

 

“PLN targetkan produksi listrik 10.601 GWh dari Co-firing PLTU pada 2025.

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  PT PLN (Persero) telah memproduksi energi listrik sebesar 85.015 megawatt per hours (MWh) atau setara 291,1 MW dari mengimplementasikan _Co-firing_ di 18 lokasi PLTU hingga Juli 2021.

Program _Co-firing_ merupakan salah satu program strategis PLN dalam meningkatkan bauran energi baru terbarukan 23 persen pada 2025, melalui pemanfaatan biomassa hutan tanaman energi, pelet sampah, dan limbah perkebunan atau pertanian sebagai subtitusi sebagian bahan bakar batu bara di PLTU.

Implementasi _Co-firing_, juga menjadi upaya PLN melakukan transformasi dengan mendorong penggunaan energi rendah karbon yang ramah lingkungan.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN Agung Murdifi mengatakan, PLN serius mendukung program pemerintah dalam percepatan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) menuju target 23 persen pada 2025.

“Sejak 2020 sudah dilakukan implementasi di 18 lokasi PLTU di mana 6 lokasi sudah diimplementasikan sejak 2020 dan tambahan 12 lokasi sudah dilakukan pada tahun ini. Produksi energi biomassa hingga Juli 2021 sebesar 85.015 MWh dan pemakaian biomassa sebanyak 95.589 ton,” ujarnya.

Implementasi _Co-firing_, lanjut Agung, akan dilakukan di pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga mendorong efisiensi dari operasional pembangkit. Adapun, daya pembangkit _Co-firing_ di 52 lokasi PLTU setara dengan 2.000 megawatt (MW).

Agung pun mencontohkan, implementasi _Co-firing_ di beberapa pembangkit sudah tampak mereduksi emisi karbon di pembangkit batu bara. Misalnya, PLTU Sanggau, mereduksi emisi karbon sebesar 9,5 persen dari yang sebelumnya 10,2 persen. Selain itu, PLTU Belitung yang sebelumnya mereduksi emisi karbon sebesar 19,1 persen menjadi 17,9 persen.

Selain dua PLTU tersebut, PLN juga mengembangkan _Co-firing_ di beberapa PLTU, seperti PLTU Paiton berkapasitas 2×400 MW menggunakan olahan serbuk kayu, PLTU Ketapang berkapasitas 2×10 MW dan PLTU Tembilahan berkapasitas 2×7 MW menggunakan olahan cangkang sawit.

Untuk menyukseskan co-firing, PLN memerlukan sinergi dengan BUMN dan pemasok lainnya. Saat ini, perseroan telah bersinergi dengan Perum Perhutani,PT Perkebunan Nusantara, dan PT Sang Hyang Seri (Persero).

Kerja sama dengan perusahaan-perusahaan tersebut meliputi kolaborasi dalam rangka penyedia biomassa baik hutan tanaman energi maupun pelet sampah, guna menjamin kesiapan rantai pasok serta kesediaan biomassa jangka panjang.

Selain itu, PLN juga mendorong kemungkinan berdirinya industri biomassa melalui pengembangan hutan tanaman energi termasuk pemanfaatan lahan kering, serta pemanfaatan sampah.

“Untuk memenuhi pasokan biomassa, PLN telah berkoordinasi dengan BUMN, Pemda, dan swasta untuk memastikan kesiapan rantai pasokan biomassa dan kesiapan terkain volume dan harga,” ujarnya.

Sementara itu, PLN optimistis produksi penambahan biomassa sebagai bahan bakar pengganti batu bara _(Co-firing)_ di 52 PLTU dapat mencapai 10.601 GWh pada 2025.

Tak hanya berkontribusi besar terhadap peningkatan bauran energi baru terbarukan, program _co-firing_ PLTU juga turut membangun ekosistem listrik kerakyatan.

(017)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Buka Pelatihan Public Speaking, Kadiv Humas : “Sebagai Tindak Lanjut Pemantapan Komunikasi Publik”.

    Buka Pelatihan Public Speaking, Kadiv Humas : “Sebagai Tindak Lanjut Pemantapan Komunikasi Publik”.

    • calendar_month Selasa, 23 Feb 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 152
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa 23 Februari 2021   Buka Pelatihan Public Speaking, Kadiv Humas : “Sebagai Tindak Lanjut Pemantapan Komunikasi Publik”.   Kadiv Humas Polri lrjen Argo Yuwono saat membuka pelatihan Public Speaking, Senin pagi (22/2/2021).   JAKARTA, indonesiaexpose.co id  –  Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, Senin (22/2/2021) resmi membuka pelatihan public speaking sebagai bentuk […]

  • Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation

    Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation

    • calendar_month Senin, 9 Sep 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  10  September 2024 Perbanyak Charging Station EV, PLN Gandeng PT Utomo Charge+ Indonesia dan ACME Corporation     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) menandatangani dua nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) terkait pengembangan infrastruktur kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) pada gelaran Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2024 di Jakarta Convention […]

  • 2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar

    2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar

    • calendar_month Senin, 6 Mei 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  07  Mei  2024 2 Pengedar dan 4 Pemakai Narkoba Dibekuk Polisi Gianyar   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Polres Gianyar berhasil mengamankan 6 orang tersangka pengedar dan pemakai narkoba. Diantaranya 2 tersangka merupakan pengedar dan 4 tersangka lainnya merupakan pemakai. Dari 6 tersangka ini, berhasil diamankan 31,54 gram sabu. AKBP Ketut Widiada, Kapolres Gianyar, didamping […]

  • Novita  Dorong Pemerintah  Serius Tangani  Kelebihan Produksi Semen

    Novita  Dorong Pemerintah  Serius Tangani  Kelebihan Produksi Semen

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  26  Januari  2025 Novita  Dorong Pemerintah  Serius Tangani  Kelebihan Produksi Semen   Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini. Foto : Istimewa   Jakarta , indonesiaexpose.co.id   – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menilai sektor semen hingga kini belum sepenuhnya terintegrasi ke dalam sistem hilirisasi, sehingga ekspor produk semen masih berupa bahan […]

  • index

    index

    • calendar_month Rabu, 29 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 140
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  29  Maret  2023

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Minggu, 26 Feb 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 153
    • 0Komentar

    Bali, Senin  27  Februari  2023 Renungan  JOGER

expand_less