Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!

BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!

  • account_circle Admin
  • calendar_month Jumat, 29 Okt 2021
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,  Jumat  29  Oktober  2021

 

BUMN yang “Hidup Enggan, Mati Tak Mau” Hanya Jadi Beban Rakyat, Puan Maharani: Tutup Saja!

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah telah tampaknya segera akan mengeksekusi kebijakan yang ketat bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Seperti santer dilaporkan sebelumnya, pemerintah berencana menutup sejumlah BUMN yang terus merugi dan menjadi beban negara.

Sebenarnya wacana tersebut sudah diungkapkan sejak Februari 2020. Ketika itu Kementerian BUMN telah merencanakan untuk menutup sekitar 10 perusahaan yang membebani negara alias sekarat atau dead weight.

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan perusahaan plat merah akan ditertibkan melalui beberapa cara, dari likuidasi hingga merger. Dia menyebut setidaknya dua perusahaan akan dilikuidasi, yakni PT Garuda Tauberes yang merupakan anak perusahaan dari Garuda Indonesia dan PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (PANN).

PT PANN dilaporkan hanya memiliki 7 karyawan tetap, termasuk Direktur Utama PANN Hery Soewandy. Sementara itu, 12 orang pegawai lainnya merupakan tenaga outsourcing.

Direktur Utama PT Pengembangan Armada Niaga Nasional (Persero) atau PT PANN Hery Soewandy menyebut pada 2020, perseroan hidup dari unit usaha perhotelan.

Sebagai informasi, PT PANN ini merupakan satu dari tujuh perusahaan pelat merah yang menerima penyertaan modal negara pada 2020 dengan total nilai mencapai Rp3,76 triliun.

“Ya pokoknya kriterianya itu secara keuangan merosot, kompetitifnya berat atau sekarang bahkan yang mangkrak seperti lima anak perusahaan Garuda Indonesia yang siap di tutup,” kata Erick Thohir kala itu.

Namun demikian, lanjut Erick, pihaknya masih mempertimbangkan BUMN yang sekarat tapi bisa diselamatkan. Adapun dengan penutupan ini akan bersifat transparan dan sesuai data.

BUMN dorman

Pada awal Oktober 2021, Erick Thohir kembali menyatakan akan menutup sejumlah perusahaan BUMN yang telah lama mati. Perusahaan ini, lanjut dia, sudah tidak beroperasi sejak tahun 2008.

“Apakah pegawainya, asetnya, apakah mungkin bisnisnya. Itu harus kami selesaikan, tidak bisa digantung. Termasuk pesangon dan lainnya mesti ada mekanismenya,” ucap Erick.

Dia pun menyebut pihaknya telah telah mendata dan menggelar rapat dengan wakil menteri terkait langka yang harus diambil. Menurut Erick, saat ini pihaknya sedang menunggu proses dokumen rampung.

“Dan ini bukan sesuatu yang istilahnya BUMN bangkrut. Memang dari 2008 sudah tidak beroperasi,” pungkas Erick.

Kementerian BUMN telah memiliki rencana untuk membubarkan tujuh perusahaan pelat merah pada 2021. Rencana tersebut diusung Kementerian BUMN karena tujuh perusahaan tersebut sudah tidak lagi memberikan kontribusi terhadap perekonomian.

Kementerian BUMN berencana akan melakukannya paling lambat pada semester kedua 2021. Adapun beberapa BUMN yang akan dibubarkan yaitu PT Kertas Kraft Aceh, PT Industri Glas, dan PT Kertas Leces. Namun, PT Merpati Nusantara Airlines masih dalam pertimbangan lebih lanjut.

“Merpati masih perlu ada pengkajian. Ada pinjaman dan kreditur yang harus disiapkan. Salah satu dikaji karena masih ada satu operasi di Jawa Timur,” kata Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo melalui siaran tertulisnya, Jumat (29/10/2021).

Dia menjelaskan PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) juga masih memiliki aset berupa fasilitas Maintenance, Repair and Overhaul (MRO) di Surabaya.

Menghabiskan uang rakyat

Ketua DPR RI Puan Maharani pun menyatakan mendukung penuh keputusan tersebut. Dia menyebut, BUMN yang sakit tetap sulit ‘sembuh’ dan memberikan manfaat bagi masyarakat, meskipun telah banyak mendapat dukungan modal dari APBN dalam bentuk Penyertaan Modal Negara.

Lebih jauh Puan menilai, BUMN yang tidak berdaya guna dan cenderung menghabiskan uang rakyat memang lebih baik ditutup karena hanya menjadi beban negara.

“Harus ada langkah tegas untuk menghentikan Penyertaan Modal Negara (PMN) terhadap BUMN yang tak bisa lagi berkembang. Percuma bertahan, tapi tak bisa maju akibat buruknya tata kelola perusahaan dan rendahnya profesionalisme para pengurusnya,” papa eks Menko PMK tersebut.

Padahal, menurut Puan, salah satu tujuan didirikannya BUMN adalah untuk menyelenggarakan kemanfaatan umum bagi masyarakat. Ketika tujuan ini tak dapat tercapai, penyelamatan yang dilakukan pemerintah akan sia-sia.

“PMN yang berasal dari APBN yang merupakan uang rakyat itu seharusnya digunakan BUMN untuk membantu ekonomi nasional dan ikut meningkatkan kesejahteraan rakyat, bukan malah ‘lenyap’ oleh pengelolaan yang buruk,” tegas Puan.

Mengenai PMN untuk sejumlah BUMN, Puan meminta agar pemerintah memastikan suntikan dana tersebut tepat guna. Dia mengingatkan, jangan sampai BUMN-BUMN terlena karena mendapat kemudahan modal.

“BUMN yang mendapat bantuan dana harus bisa inovatif agar perusahaannya mendatangkan keuntungan bagi negara, yang berujung terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Hal tersebut juga sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum lama ini. Dia pernah menyinggung BUMN-BUMN sakit yang sering mendapat proteksi.

“Yang lalu-lalu BUMN terlalu keseringan kita proteksi. Sakit tambahi PMN, sakit suntik PMN. Maaf, terlalu enak sekali,” kata Jokowi.

Menurutnya, karena terlalu sering diproteksi akhirnya mengurangi kemampuan untuk berkompetisi. Presiden pun tak ingin hal-hal tersebut terjadi lagi, bahkan dia tak sungkan menutup BUMN jika mendapat laporan BUMN sakit.

(002)

 

 

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.

    Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 137
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 17 November  2025 Sekda Alit Wiradana Dorong Akselerasi MCSP Area Optimalisasi Pendapatan Daerah.   Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana saat memimpin pelaksanaan Rapat Akselerasi MCSP dan SPI pada OPD Penghasil Pendapatan Daerah di Kantor Bapenda Kota Denpasar, Senin (17/11/2025). Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana […]

  • Danrem 163/ Wira Satya Hadiri Pembukaan  TMMD Ke-117  Tahun 2023 di  Desa  Darmasaba  Kab.Badung-Bali

    Danrem 163/ Wira Satya Hadiri Pembukaan  TMMD Ke-117  Tahun 2023 di  Desa  Darmasaba  Kab.Badung-Bali

    • calendar_month Rabu, 12 Jul 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Mangupura, Rabu  12  Juli  2023 Danrem 163/ Wira Satya Hadiri Pembukaan  TMMD Ke-117  Tahun 2023 di  Desa  Darmasaba  Kab.Badung-Bali   Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Komandan Korem 163/Wira Satya Brigjen TNI Agus M. Latif menghadiri kegiatan Upacara Pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-117 Tahun 2023 yang dilaksanakan di Desa Darmasaba dengan tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan […]

    • calendar_month Selasa, 20 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Bali, Rabu   21  Juli 2021   Renungan JOGER  

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin  15  Juni  2020

    • calendar_month Sabtu, 26 Des 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 133
    • 0Komentar

    Bali,  Minggu  27  Desember  2020

  • PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Salurkan Bantuan Program TJSL Untuk Masyarakat Senilai Rp.180 juta.

    PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Salurkan Bantuan Program TJSL Untuk Masyarakat Senilai Rp.180 juta.

    • calendar_month Senin, 24 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 24 Oktober 2022   PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Salurkan Bantuan Program TJSL Untuk Masyarakat Senilai Rp.180 juta. Deputy Operasional PT. Pegadaian Kantor Wilayah VII Denpasar Beta Vektor Riski  menyerahkan bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) , Insidentil sebesar Rp. 180 juta rupiah , bertempat di Kantor Pegadaian, Renon, Denpasar – Bali, Jumat […]

expand_less