Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita Utama » KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 26 Sep 2022
  • visibility 317
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Semarang, Senin 26  September  2022

KPK Ajari Ribuan Kades di Jateng Perangi Korupsi

(Foto/ist)

Jawa  Tengah,  indonesiaexpose.co.id   – Sebanyak 7.809 kepala desa di Jawa Tengah diberi edukasi tentang pencegahan korupsi oleh KPK RI. Hal itu dilakukan sebagai upaya pencegahan rasuah, mengingat berdasarkan catatan KPK RI, sebanyak 686 kades se-Indonesia terjerembab dalam kasus korupsi dana desa.

Agenda bertajuk Bimtek Desa Antikorupsi dipusatkan di Aula Kantor Inspektorat Provinsi Jateng, dihadiri Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen dan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Digelar secara hybrid, acara tersebut itu diikuti 7.809 kepala desa/perangkat secara online, dan perwakilan kades dari 29 desa, yang nantinya didapuk sebagai Desa Antikorupsi.

Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron mengatakan, edukasi Desa Antikorupsi merupakan tindak lanjut dari permintaan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Ia menyebut, Ganjar sangat concern terhadap pemberantasan korupsi.

Ditambahkan, berdasarkan data KPK RI dari tahun 2012-2021 kasus korupsi dana desa di Indonesia mencapai 601 kasus. Dari jumlah itu, 686 kades telah terseret.

“Pak Gubernur minta agar di setiap desa ada piloting (Desa Antikorupsi), tahun lalu ada satu (Desa Banyubiru-Kabupaten Semarang),” jelas Wakil Ketua KPK RI Nurul Ghufron melalui siaran resminya di Semarang, Senin (26/9/2022).

Ia mengatakan, Desa Antikorupsi mengacu pada dua hal. Pertama komitmen pemdes melayani rakyat dan tata kelola pemerintahan yang partisipatif, akuntabel dan transparan.

Direktur Pembinaan Peran Serta KPK Kumbul Kuswidjanto Sudjadi, menambahkan, di Jateng, sebanyak 29 desa didapuk sebagai desa calon percontohan antikorupsi. Setelah menerima bimbingan teknis, mereka akan diukur dan dinilai oleh KPK apakah layak menerima titel sebagai desa antikorupsi.

Dikatakan, desa-desa calon percontohan dipilih dari total 7.809 desa di Jawa Tengah. Yakni, Desa Pandansari (Brebes), Rembul (Kabupaten Tegal), Bojongnangka (Pemalang), Paningaran (Kabupaten Pekalongan), Kemiri Barat (Batang), Sidorejo (Blora), Tegalsambi (Jepara), Jepang (Kudus), Banyuurip (Rembang), Kutoharjo (Pati), Banyuurip (Boyolali), Sendang (Wonogiri).

Selain itu, Desa Ngunut (Karanganyar), Tangkil (Sragen), Jeblog (Klaten), Cemani (Sukoharjo), Sudagaran (Banyumas), Sijenggung (Banjarnegara), Karangbawang (Purbalingga), Maos Lor (Cilacap), Karanggedang (Purworejo), Logede (Kebumen), Tanurejo (Temanggung), Semayu (Wonosobo), Karangrejo (Magelang), Sraten (Kabupaten Semarang), Ngampel Wetan (Kendal), Jatilor (Grobogan), dan Sumberejo (Demak).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, potensi korupsi yang dilakukan oknum kades atau perangkat desa, mungkin terjadi bila tidak ada integritas. Hal itu karena, pemerintah pusat menganggarkan dana desa dengan jumlah yang fantastis.

Selain dana desa, imbuhnya, adapula bantuan provinsi yang ditujukan untuk pengembangan desa, mulai dari ketahanan, sarana prasarana, hingga peningkatan sumberdaya manusia (SDM). Catatannya, sejak 2017 Dana Desa untuk Jawa Tengah selalu meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015, Dana Desa untuk Jateng sebesar Rp2,2 triliun, 2016 Rp5 triliun, 2017 Rp6 triliun, 2018 Rp6,7 trliun, 2019 Rp7,8 triliun, sedangkan untuk 2020-2022 jumlahnya tetap Rp8,1 triliun.

“Saya berharap, panjenengan semua, karena ini sudah di era keterbukaan, maka kita juga ikut antisipasi terhadap permasalahan antikorupsi di pemerintahan kita masing-masing,” tuturnya.

Gus Yasin, sapaan wagub, menyinggung kasus dugaan korupsi yang sempat menyasar seorang Kades di Kabupaten Blora. Kades tersebut diduga menyelewengkan Dana Desa 2019-2021, hingga menyebabkan kerugian Rp648 juta. Menurutnya, modus yang digunakan oknum kades masih konvensional. Mereka, melakukan mark up, program fiktif, pemotongan anggaran dan pembelian barang tak sesuai spesifikasi.

“Ada catatan di Kabupaten Blora penangkapan terhadap oknum Kades. Nah, kemarin dengan program satu OPD satu desa binaan kita (pemprov) ke sana memberikan edukasi dan memberikan digitalisasi. Saya harap, perangkat desa jangan (menurut) apa kata kades, tapi perangkat juga untuk pengawasan bersama,” urainya.

Selain perangkat, masyarakat juga diharap ikut mengawasi. Pemerintah desa juga diminta terbuka dengan mengumumkan bantuan atau proyek yang sedang dikelola desa.

Sementara, Kades Sendang, Kabupaten Wonogiri Sukamto Priyowijoyo, menyambut baik adanya Bimtek Desa Antikorupsi. Menurutnya, jauh sebelum adanya acara itu, wilayahnya sudah menerapkan keterbukaan kepada masyarakat.

Desa yang pada 2021 didapuk sebagai juara satu Keterbukaan Informasi Publik Nasional, membanjiri website desanya http://sendang-wonogiri.desa.id/, dengan berbagai informasi. Mulai dari peraturan desa, sampai potensi produk UMKM.

“Tidak hanya lewat spanduk, kita memberikan informasi lewat digital. Bisa lewat WA grup, baliho dan website desa, terkait segala bentuk kegiatan kami ada di situ,” tutup Sukamto.

(027)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wabup Bolaang Mongondow Apresiasi Predikat KLA Utama 2019 Kota Denpasar

    Wabup Bolaang Mongondow Apresiasi Predikat KLA Utama 2019 Kota Denpasar

    • calendar_month Kamis, 8 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 223
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 9 Agustus 2019   Wabup Bolaang Mongondow Apresiasi Predikat KLA Utama 2019 Kota Denpasar   Wakil Bupati Bolaang Mongondow, Yanny Ronny Tuuk mengapresiasi Predikat Kota Denpasar sebagai Kota Layak Anak Kategori Utama 2019, saat mengunjungi Kota Denpasar pada Kamis (8/8/2019) siang dan diterima langsung Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara   BALI, INDEX  […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Bali,  Jumat  03  April  2020   Renungan  JOGER  

  • Cegah  Kejahatan di Era 4.0 , Polda  Metro dan LCKI Gencar Sosialisasi

    Cegah  Kejahatan di Era 4.0 , Polda  Metro dan LCKI Gencar Sosialisasi

    • calendar_month Rabu, 26 Feb 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Jakarta , Rabu  26  Pebruari  2020   Cegah  Kejahatan di Era 4.0 , Polda  Metro dan LCKI Gencar Sosialisasi (Foto/Ist) JAKARTA,  INDEX  –  Polda Metro Jaya bersama Lembaga Cegah Kejahatan Indonesia (LCKI), Mabes Polri, BNN dan BNPT menggelar sosialisasi pencegahan kejahatan era masa digital masa kini (4.0) di Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (23/2/2020). Kegiatan yang mengambil […]

  • Semarakan HUT RI ke-80, Bupati Konawe Lepas Ribuan Barisan Defile

    Semarakan HUT RI ke-80, Bupati Konawe Lepas Ribuan Barisan Defile

    • calendar_month Jumat, 8 Agt 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 262
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  08  Agustus  2025 Semarakan HUT RI ke-80, Bupati Konawe Lepas Ribuan Barisan Defile   Camat Amonggedo Hj. Megawati Ahuddin dan Ketua APDESI Kawal Barisan Defile Yang di Ikuti Para Kades dan Aparat Desa se-Kecamatan Amonggedo,, Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) foto. Hartono;index Sulawesi Tenggara , indonesiaexpose.co.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe melepas ribuan peserta […]

  • Kemenpar Terima Pagu Anggaran 2025 Setelah Efisiensi

    Kemenpar Terima Pagu Anggaran 2025 Setelah Efisiensi

    • calendar_month Sabtu, 22 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 364
    • 0Komentar

    Jakarta, Minggu  23  Pebruari  2025 Kemenpar Terima Pagu Anggaran 2025 Setelah Efisiensi     Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) telah menerima pagu anggaran tahun 2025 setelah melalui proses efisiensi, penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan optimalisasi penggunaan anggaran dalam mendukung program prioritas sektor pariwisata. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana usai menghadiri Rapat Kerja (Raker) […]

  • Walikota Jaya Negara:  Utsawa Dharma Gita adalah Wujud Pelestarian Budaya Bali, Jadi Ajang Pencarian Bibit Wakili Denpasar.

    Walikota Jaya Negara:  Utsawa Dharma Gita adalah Wujud Pelestarian Budaya Bali, Jadi Ajang Pencarian Bibit Wakili Denpasar.

    • calendar_month Jumat, 9 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 342
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat  09  Februari  2024 Walikota Jaya Negara:  Utsawa Dharma Gita adalah Wujud Pelestarian Budaya Bali, Jadi Ajang Pencarian Bibit Wakili Denpasar.   Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Gelaran Utsawa Dharma Gita dan Bulan Bahasa Bali Kota Denpasar Tahun 2024 resmi ditutup. Penutupan kegiatan tersebut ditandai dengan penyerahan Piala, Piagam dan Hadiah bagi pemenang lomba oleh Walikota […]

expand_less