Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Korupsi » KPK: ada kejanggalan di tim pemeriksa pajak

KPK: ada kejanggalan di tim pemeriksa pajak

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 6 Mar 2019
  • visibility 153
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ambon, Rabu 6 Maret 2019

 

KPK: ada kejanggalan di tim pemeriksa pajak

 

 

MALUKU, INDEX – Jaksa penuntut umum KPK, Feby Dwiyandospendi dan Takdir Suhan mencurigai ada kejanggalan dalam tubuh tim pemeriksa pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Ambon yang diketuai saksi Didat Ardimas Mustafa.

“Ada kejanggalan dalam tim pemeriksa yang diketuai saksi seperti tidak memberitahukan kepawa WP bahwa mereka bisa mengajukan keberatan atas nila pajak yang ditetapkan untuk disetorkan,” kata JPU KPK di Ambon, Selasa.

Kecurigaan tersebut disampaikan dalam persidangan terdakwa kasus penerima suap pajak atas nama Sulimin Ratmin dan La Masikamba yang dipimpin ketua majelis hakim tipikor Ambon, Pasti Tarigan didampingi Jenny Tulak, Rony Felix Wuisan, Bernard Panjaitan, serta Jefry Yefta Sinaga selaku hakim anggota.

Dalam persidangan tersebut, JPU KPK menghadirkan saksi Antnohy Liando dan isterinya Elis Luther selaku pemilik CV Angin Timur dan Didat Ardimas Mustafa yang merupakan ketua tim pemerisa 13 WP yang dicurigai bermasalah oeh Ditjen Pajak.

Saksi Ardimas tidak memberitahukan kepada saksi Anthony dan isterinya baik lisan maupun tulisan bahwa mereka bisa mengajukan keberatan atas nilai pajak yang akan disetor.

Meski pun saksi Didat mengatakan telah memberitahukan kepada saksi secara tetulis, namun Anthoni dan Elis membantahnya.

Kejanggalan lainnya adalah ketika pemerintah mengeluarkan kebijakan pengampunan pajak, maka secara otomatis seluruh data WP tersedia secara online, namun saksi Didat dan anggotanya tidak pernah meminta data ini ke Pusat.

Saksi Didat juga berbelit-belit menjawab pertanyaan JPU tentang rencana pemberian uang tanda terima kasih dari saksi Elis Luther karena kebaikannya telah menghitung nilai pajak yang akan disetorkan oleh Anthony.

Sebab saksi Elis mengatakan untuk La Masikamba dengan Sulimin Ratmin akan berurusan dengan suaminya Anthony Liando, sedangkan Didat selaku ketua tim pemeriksa akan berurusan dengan Elis Luther yang merupakan isteri Anthony.

Peranan aksi Didat adalah hitungan pertama Rp1,7 miliar lalu atas perintah Sulimin Ratmin turun menjadi Rp1,037 miliar, dan saksi mengaku cara penghitungan nilai pajak dari keduanya sah dan benar.

“Makanya kami kejar mengapa bisa begitu, sebab bisa terjadi penyalahgunaan kerwenangan di situ karena perbedaan hasilnya juga signifikan, tetapi saksi juga menjelaskan kalau perhitungan awal belum menghitung dari jumlah keseluruhan transaksi dan status WP tersebut,” kata JPU.

Karena awalnya status saksi Anhnoy selaku WP dari laporan yang masuk masih bersifat WP non pengusaha kenaa pajak sehingga ada penghitungan berdasarkan PP 46 dan itu dibenarkan.

Kalau dari versi saksi Didat itu benar, tetapi dari fakta bahwa justeru kebenaran aturan itu dimanfaatkan oleh para terdakwa dan memang aturan itu benar ada dan tidak menyalahi tetapi itu dimanfaatkan mereka dengan cara akan menurunkan nilai pajak.

Padahal dengan otomatis akan turun sendiri nilainya, dan kalau mau jujur tinggal dibilang kepada pemberi bahwa dengan aturan ini pasti turun namun sengaja tidak memberitahukan dan dijadikan kesempatan untuk mencari untung.

“Ada omzet dan juga aset, jadi fakta yang ditanyakan majelis hakim kalau omzet sampai dengan Rp11 miliar tahun 2017 lalu asetnya yang diakumulasi sampai Rp20 miliar,” ujar JPU.

Hanya yang ditanyakan majelis hakim kepada saksi Didat itu masalah omzet yang khusus untuk penghitungan pajak tadi sampai denga Rp4,8 miliar, makanya yang menjadi acuan untuk penghitungan pajak itu yang Rp4,8 miliar.

Kemudian didapatlah hitungan kali satu persen sehingga Rp1,037 juta untuk PPn dan di luar pengampunan pajak yang menjadi beban saksi Anthony Liando, tetapi dia minta nilai ini disusutkan lagi di bawah Rp1 miliar dengan potongan antara Rp100 juta hingga Rp200 juta.

“Makanya muncul OTT oleh KPK ketika terjadi penyusutan seperti itu,” akui JPU. Majelis hakim menunda persidangan hingga pekan depan dengan agenda mendengarkan keterangan saksi meringankan yang dihadirkan tim penasihat hukum terdakwa Sulimin Ratmin, sementara terdakwa La Masikamba masih diperiksa belasan saksi lainnya. (ANT)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Bali, Senin  24  Pebruari  2025

  • Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 Tahun 2020  TP PKK Kota Denpasar Raih Juara I Padus Untuk Keenam Kalinya

    Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 Tahun 2020 TP PKK Kota Denpasar Raih Juara I Padus Untuk Keenam Kalinya

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  11  Maret  2020   Hari Kesatuan Gerak PKK ke-48 Tahun 2020 TP PKK Kota Denpasar Raih Juara I Padus Untuk Keenam Kalinya   BALI, INDEX  – Tim Penggerak PKK Kota Denpasar kembali sukses meraih Juara I Lomba Paduan Suara, Juara II Lomba Penyuluhan Tertib Administrasi PKK, dan Juara III Lomba Penyuluhan PAAR (Pola […]

    • calendar_month Minggu, 2 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 02 Januari 2021    

  • TNI, Polri dan Pemprov Jabar Kompak Bersama Masyarakat Jalan Sehat Keluarga Dalam Memperingati Hari lbu ke 91

    TNI, Polri dan Pemprov Jabar Kompak Bersama Masyarakat Jalan Sehat Keluarga Dalam Memperingati Hari lbu ke 91

    • calendar_month Minggu, 8 Des 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Bandung,  Minggu  08  Desember  2019   TNI, Polri dan Pemprov Jabar Kompak Bersama Masyarakat Jalan Sehat Keluarga Dalam Memperingati Hari lbu ke 91   Jawa Barat,INDEX  –  Kegiatan Jalan Sehat bersama keluarga dalam rangka Hari Ibu ke 91 tahun 2019 berlangsung di lapangan Gasibu, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, (8/12/2019) pagi. Hadir pada kegiatan tersebut Gubernur […]

  • Kapolda Jabar Lepas Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP Dalam Rangka Pendistribusian Sembako di Wilayah Jawa Barat

    Kapolda Jabar Lepas Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP Dalam Rangka Pendistribusian Sembako di Wilayah Jawa Barat

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa 19 Mei 2020   Kapolda Jabar Lepas Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP Dalam Rangka Pendistribusian Sembako di Wilayah Jawa Barat   JAWA BARAT,  INDEX  – Kapolda Jabar, Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Pangdam III /Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto melaksanakan pelepasan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Satpol PP dalam […]

    • calendar_month Sabtu, 17 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 145
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu 17 April 2021     Wawali Arya Wibawa Kembali Tinjau Vaksinasi Massal di Kota Denpasar     Bali, indonesiaexpose.co.id  – Wakil Walikota, I Kadek Agus Arya Wibawa kembali melaksanakan peninjauan vaksinasi massal Covid-19 pada Sabtu (17/4/2021). Peninjauan ini dilaksanakan guna memastikan kelancaran serta optimalisasi target vaksinasi Covid-19 di Kota Denpasar. Vaksinasi massal dilaksanakan […]

expand_less