Sunday , July 5 2020
Breaking News
Home / Jawa Tengah / Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19

Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19

Semarang, Jumat  5  Juni  2020

 

Pesta  Demokrasi  di  Tengah Pandemi  COVID-19

 

Ketua Aliansi & Kebijakan Public dr. H Anis Supriadi

 

JATENG,  INDEX    –  Atas persetujuan Komisi II DPR RI bersama Pemerintah telah menetapkan Pelaksanaan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020. Tanggal penetapan diatas mundur dari jadwal yang telah di tetapkan semula pada bulan September 2020. Pilkada serentak tahun 2020 ini akan memiliki nuansa yang berbeda dari pilkada sebelumnya. Karena kondisi pandemi covid 19  hingga saat ini (Juni) belum dapat teratasi di negara kita sehingga nuansa yang berbeda dalam proses sosialisasi dan komunikasi di lapangan tidak bisa leluasa karena lebih mengedepankan protokol kesehatan (cosial dystancyng).

Menanggapi Pesta Demokrasi di tengah Pandemi Covid-19 , Ketua Aliansi & Kebijakan Public dr. H Anis Supriadi angkat bicara, penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (pilkada) di tengah pandemi Covid-19 harus menjamin kesehatan dan keselamatan serta kualitas pesta demokrasi tersebut.

“Pertama, keselamatan dan kesehatan seluruh pemangku kepentingan. Kedua, bagaimana kualitas pemilihan bisa tetap dijaga, “PSBB: Pilkada Serentak Berisiko Berat”, kata Ketua Aliansi & Kebijakan Public dr. H Anis Supriadi saat dikonfirmasi INDEX di Semarang-Jateng, Jumat (5/6/2020).

Menurutnya, yang dibutuhkan dan dipersiapkan untuk pelaksanaan pilkada di tengah pandemi bukan semata peraturan, tetapi menyangkut berbagai hal lain yang bersifat prinsip.

“Kalau dijalankan (Desember 2020) yang diperlukan bukan hanya peraturan saja. Banyak hal lain yang sangat prinsip yang diperlukan agar dalam pelaksanaannya semua berjalan efektif dan bisa berjalan sesuai harapan, terutama menyangkut keselamatan dan kesehatan kita semua dalam kondisi pandemi,” ungkapnya.

Anis menambahkan , metode yang paling efektif adalah membangun komunikasi virtual dengan media secara intensif agar masyarakat tetap dapat memahami program program dari calon pasangan Bupati. Dengan demikian masyarakat dituntut secara cerdas untuk memilih sehingga harapan kedepan benar benar dapat mengawal pembangunan Kabupaten Semarang yang lebih maju.

Menyinggung dua bakal calon yang akan berlaga di Pilkada , H. Anis yang mantan anggota Dewan itu , dalam hak politiknya Ia akan melirik pasangan Putra daerah (Ngebas) pasalnya , dalam pemerintahan di Kabupaten Semarang belum pernah putra daerah memimpin daerahnya sendiri. Maka dalam kesempatan ini saat yang paling tepat untuk mendukung Putra daerah.

(Hartono/035)

Check Also

Bali Raih Predikat WTP Ketujuh Kalinya

Denpasar, Jumat 29 Mei  2020   Bali Raih Predikat WTP Ketujuh Kalinya     BALI, …

Alit Sutarya: Desa Adat Gianyar Jangan Dibenturkan Dengan Pemkab

Gianyar, Jumat 22 Mei 2020   Alit Sutarya: Desa Adat Gianyar Jangan Dibenturkan Dengan Pemkab …