Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Meningkatnya Kebutuhan Tanda Tangan Elektronik, BSrE Adakan Sosialisasi Akbar di Bali

Meningkatnya Kebutuhan Tanda Tangan Elektronik, BSrE Adakan Sosialisasi Akbar di Bali

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 27 Okt 2021
  • visibility 176
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuta, Rabu  27   oktober 2021

 

Meningkatnya Kebutuhan Tanda Tangan Elektronik, BSrE Adakan Sosialisasi Akbar di Bali

 

Acara sosialisasi akbar pemanfaatan Sertifikat Elektronik (SE) untuk wilayah Indonesia tengah dan Indonesia timur bertempat di The Trans Hotel dan Resort Bali, Selasa (26/10/2021).

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Balai Sertifikasi Elektronik (BSrE-BSSN) mengadakan sosialisasi akbar pemanfaatan Sertifikat Elektronik (SE) untuk wilayah Indonesia tengah dan Indonesia timur bertempat di The Trans Hotel dan Resort Bali. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mengenai manfaat sertifikat elektronik yang salah satunya adalah tanda tangan elektronik (TTE)
Dibuka oleh Plt. Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Ferdinand Mahulette dalam sambutannya menyampaikan bahwa fenomena keamanan siber sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi komunikasi termasuk keamanan data digital.

“Kini seluruh dunia berada pada era yang disebut Reformasi Industri 4.0 yang mana dunia nyata terhubung di segala lini dengan internet yang membentuk dunia siber atau digital. Keamanan siber menjadi sebuah keharusan dan untuk mencapainya kita harus menerapkan nilai dan norma pada masyarakat pada ranah digital juga. Semangat ‘Make Indonesia 4.0’ tidak hanya cukup dengan pembenahan infrastruktur dan transformasi digital namun juga peningkatan pemahaman masyarakat mengenai keamanan digital,” kata Plt. Deputi Bidang Operasi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Ferdinand Mahulette di Kuta,Bali, melalui siaran tertulisnya, Rabu (27/10/2021).

Ferdinand menambahkan, salah satu bentuk digitalisasi adalah penggunaan tanda tangan elektronik (TTE) yang mana penggunaannya secara teknis telah banyak digunakan baik oleh pemerintah pusat maupun daerah sejak 5 tahun terakhir namun secara legalitas TTE telah terbentuk dan dapat digunakan sejak tahun 2008.

” Tanda Tangan Elektronik (TTE) dapat memotong alur birokrasi pemerintahan khususnya dalam persuratan menjadi lebih mudah, murah dan dapat dilakukan dimana saja. Manfaat penggunaan TTE ini sangat terasa di masa pandemi seperti sekarang ini dimana sebagian besar pegawai melakukan kerja dari rumah (WFH), dengan Tanda Tangan Elektronik (TTE) kegiatan surat menyurat bukan menjadi kendala lagi.
Saat ini 372 instansi pemerintah telah bekerja sama dengan BSSN terkait implementasi TTE dimana 100 diantaranya adalah instansi pemerintah pusat dan BUMN serta 272 lainnya adalah instansi daerah dan universitas,” paparnya.

Sementara, Kepala Balai Sertifikat Elektronik (BSrE), Jonathan Gerhard dalam paparannya menyampaikan bahwa TTE bukanlah Tanda tangan digital biasa karena di dalamnya terdapat Sertifikat Elektronik (SE) yang berisikan identitas elektronik berupa kode kriptografi dari pemilik sertifikat elektronik. Secara umum Sertifikat Elektronik memiliki beberapa manfaat utama antara lain untuk Tanda Tangan Elektronik (TTE), Proteksi Dokumen, Proteksi Email dan Secure Socket Layer.

“Kabupaten Badung telah menggunakan TTE sejak tahun 2018. Dinamai Badung Digital Signature, penggunaan TTE ini telah dapat diterapkan di seluruh perangkat daerah di pemerintah Kabupaten Badung yang secara umum telah mendukung persetujuan berjenjang pimpinan dan terintegrasi dengan surat arsip digital. Selanjutnya kami akan mengembangkan TTE ini agar dapat digunakan oleh perbekel dan lurah di pemkab badung sebagai bentuk digitalisasi birokrasi hingga ke hilir”, Kata Kadis Kominfo Kabupaten Badung Ngurah Gede Jaya Saputra  yang juga narasumber di acara sosialisasi akbar pemanfaatan Sertifikat Elektronik (SE) untuk wilayah Indonesia tengah dan Indonesia timur bertempat di The Trans Hotel dan Resort Bali, Selasa (26/10/2021).

Kabid Persandian, I Putu Sundika mewakili Kepala Dinas Kominfos Provinsi Bali menyampaikan kisah perjalanan bagaimana perjalanan Pemerintah Provinsi Bali mengurus TTE ini dari awal sampai akhirnya terimplementasi sampai sekarang.

“Diskominfos Provinsi Bali baru terbentuk tahun 2017 dan bidang persandian sendiri terbentuk pada tahun 2020. Setelah terbentuk kami sudah mendapatkan tugas untuk segera mengimplementasikan TTE. Jadi ketika baru terbentuk itu kami langsung kebut, dari Januari hingga Februari 2020 untuk semua prosesnya termasuk uji coba aplikasi yang akan diintegrasikan dengan TTE hingga akhirnya pada 4 Maret 2020 kami berhasil melaksanakan PKS dan langsung mengimplementasikan TTE pada aplikasi e-Office untuk seluruh perangkat daerah di Pemprov Bali,” ujarnya

Selain itu Sundika juga berbagi kiat-kiat untuk pemerintah daerah yang belum berhasil mengimplementasikan TTE diantaranya adalah pentingnya dukungan dari pimpinan terhadap niatan untuk melakukan transformasi digital. Konsep keamanan informasi juga penting dipahami oleh semua orang bahwa faktor terpenting saat ini dalam keamanan sebuah sistem adalah penggunanya itu sendiri.

“Jadi jika TTE sudah demikian amannya secara sistem, akan menjadi sia-sia jika passwordnya dibagi-bagi,” tandas Sundika.

(077)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

    • calendar_month Kamis, 17 Mar 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Denpasar,  Kamis 17 Maret 2022   Wagub Cok Ace Hadiri Sosialisasi, Mekanisme dan Pembagian Set Top Box (STB) ANTV       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Wakil Gubernur Bali Prof. Tjok. Oka Artha Ardhana Sukawati mendukung pelaksanaan sosialisasi, mekanisme dan pembagian Set Top Box (STB) ANTV bersama Kemenkominfo RI. Melalui sosialisasi dan pembagian STB yang mengutamakan […]

  • Pemkab Badung dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

    Pemkab Badung dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle 110
    • visibility 249
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  27 April 2026 Pemkab Badung dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan   Foto : Pemkab Badung Dan Pemprov Bali Perkuat Kolaborasi Dengan Kementerian Imigrasi Dan Pemasyarakatan   Banten,  indonesiaexpose.co.id  — Gubernur Bali Wayan Koster dan Bupati Badung Wayan Adi Arnawa menandatangani nota kesepahaman tentang Optimalisasi Pelaksanaan Tugas, Fungsi dan […]

  • Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional  

    Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional  

    • calendar_month Kamis, 1 Apr 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 1 April 2021   Rayakan HUT ke-120 , PT. Pegadaian (persero ) Dukung Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional   Pemimpin Wilayah VII Denpasar PT Pegadaian Nuril Islamiah   Bali, indonesiaexpose.co.id –   PT. Pegadaian  (persero) melangsungkan perayaan HUT ke-120. Pada perayaan kali ini  tetap mengedepankan protokol kesehatan (Prokes). Pada kesempatan HUT Pegadaian yang jatuh pada tanggal […]

    • calendar_month Sabtu, 29 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Malang, Sabtu 29 Januari 2022      

  • Tidak Ditemukan Penyalahgunaan Narkoba, BNN Denpasar Tes Urine 1.800 ASN di 10 OPD

    Tidak Ditemukan Penyalahgunaan Narkoba, BNN Denpasar Tes Urine 1.800 ASN di 10 OPD

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 200
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu 24 November 2019   Tidak Ditemukan Penyalahgunaan Narkoba, BNN Denpasar Tes Urine 1.800 ASN di 10 OPD   BALI, INDEX – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Denpasar, dalam upaya melaksanakan program Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), melakukan tes urine kepada Aparatur Sipil Negara […]

  • Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO

    Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 138
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 28 Januari 2022   Jaga Stok dan Stabilitas Harga Minyak Goreng, Kemendag Terapkan Kebijakan DMO dan DPO   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – Kementerian Perdagangan menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) untuk terus menjaga dan memenuhi ketersediaan minyak goreng dengan harga terjangkau. Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan Kebijakan ditetapkan dengan […]

expand_less