Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah

Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah

  • account_circle Admin
  • calendar_month Kamis, 4 Mei 2023
  • visibility 124
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tabanan, Kamis 04 Mei 2023

Pemkab Tabanan Gelar Upacara Peringatan Hardiknas Dan Hari Otonomi Daerah

 

 

 

Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Tekankan pentingnya Pendidikan pada generasi muda di Tabanan, sekaligus menyukseskan program “Merdeka Belajar” dari Pemerintah Pusat, Bupati Tabanan dalam hal ini diwakili oleh Sekda Dr. I Gede Susila.,S.Sos.,M.Si, sampaikan beberapa point penting dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi RI yang disampaikan dalam Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional yang dirangkaikan dengan Hari Otonomi Daerah, Selasa (2/5/2023).

Berlangsung di Halaman Kantor Bupati Tabanan, upacara peringatan pagi itu nampak dihadiri oleh Ketua DPRD, Jajaran Forkopimda, Para Asisten Setda, Para Kepala OPD dan Kepala Bagian serta diikuti oleh para ASN di lingkungan Setda.

Dalam Upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Sekda Susila bacakan Sambutan dari Bupati Tabanan, tentang beberapa point penting dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia yang patut menjadi sorotan dalam Hari Pendidikan Nasional 2023. Di antaranya yang pertama, yakni menekankan pada program “Merdeka Belajar” yang telah diluncurkan sebagai respon atas perubahan global, yang telah membawa kita untuk semakin dekat dengan cita-cita Ki Hajar Dewantara yaitu Pendidikan yang menuntut bakat, minat dan potensi peserta didik agar mampu mencapai keselamatan dan kebahagiaan setinggi-tingginya sebagai seorang manusia dan sebagai anggota masyarakat.

“Yang kedua, yaitu dampak dari program merdeka belajar, membuat anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktifitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri. Para kepala sekolah, kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya sekarang dapat menggunakan data dan asesmen nasional di platform raport Pendidikan” papar Susila pagi itu.

Sementara point yang ketiga, selain membawa dampak pada anak-anak, faktor “Merdeka Mengajar” juga membuat para guru berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya. Guru-guru yang dulunya diikat berbagai peraturan yang kaku, sekarang lebih bebas berinovasi di kelas. “Dari segi pendanaan, pencairan langsung Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) atau Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) ke sekolah dan penempatannya yang lebih fleksibel telah memberikan keleluasaan kepada sekolah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran” Sambungnya.

Point yang terakhir, sejalan dengan kurikulum merdeka, seleksi masuk ke perguruan tinggipun sekarang berfokus pada kemampuan literasi dan benalar pada jenjang perguruan tinggi. “Adik-adik mahasiswa yang dulu hanya belajar teori dalam kelas, sekarang bisa melanglang buana mencari pengetahuan dan pengalaman di luar kampus” paparnya lebih lanjut. Pidato Menteri saat itu secara khusus menyoroti program merdeka belajar dan telah dilaksanakan bersama.
“Untuk itu, transformasi yang massif ini sudah sepatutnya dirayakan dengan penuh syukur dan semarak karena semuanya adalah hasil dari kerja keras dan Kerjasama kita. Untuk kita sendiri di tingkat kabupaten, saya berharap Hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah waktu yang tepat bagi kita semua untuk merefleksikan Kembali setiap tantangan yang sudah dihadapi dan yang akan dihadapi dalam rangka menjawab pemasalahan Pendidikan di kabupaten Tabanan” harap Susila.

Pihaknya menyatakan, tidak ada lagi waktu untuk mengeluh, dan untuk berdiam diri, ambil tanggung jawab dengan penuh kegembiraan dan yakinlah dengan berbekal semangat Tabanan Era Baru, mampu memastikan diri kita untuk berkarma baik pada daerah dan anak-anak kedepannya. Di kesempatan itu juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Otonomi Daerah yang ke-27 dan jatuh pada 29 April. Dengan Tema “Otonomi Daerah Maju, Indonesia Unggul”.

“Tema ini menyiratkan bahwa daerah harus kreatif, inovatif, dan berpikir “out of the box” dalam rangka memberikan makna pada penyelenggaraan otonomi daerah. Sudah saatnya, khususnya kita di Pemkab Tabanan, mulai meninggalkan cara-cara berpikir usang, seperti menunggu perintah baru bekerja, ada dana baru membuat program, kebiasaan senang dilayani dan malas-malasan serta penyakit birokrasi lainnya” Jelas Susila mengenai Peringatan Hari Otonomi Daerah.

Pihaknya juga menegaskan, di masa Tabanan Era Baru ini, semua harus mampu bergerak dalam satu irama, satu harmonisasi gerak dan satu ikatan batin bawa kita bekerja untuk melayani. “inilah karma tertinggi sebagai seorang abdi masyarakat,” tandasnya. (Adv)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Jumat, 30 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 119
    • 0Komentar

    Bali,  Sabtu  31  Agustus  2019   Renungan  JOGER

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Rabu, 10 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 160
    • 0Komentar

    Bali,  Kamis  11  Januari 2024 Renungan  Joger

  • Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2022”, Pelatihan UMKM Perempuan Agar Siap Hadapi Potensi Resesi

    Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2022”, Pelatihan UMKM Perempuan Agar Siap Hadapi Potensi Resesi

    • calendar_month Jumat, 9 Des 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 108
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat 09  Desember 2022 Sisternet Gelar “Festival Webinar Pintar 2022”, Pelatihan UMKM Perempuan Agar Siap Hadapi Potensi Resesi   XL Axiata dan Sisternet juga mengundang pelaku UMKM penyandang disabilitas untuk mengikuti Festival Webinar Pintar 2022. Jika terjadi krisis atau resesi ekonomi kaum perempuan penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok masyarakat yang sangat rentan terdampak […]

  • Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

    Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019

    • calendar_month Minggu, 29 Sep 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Denpasar, Minggu  29  September  2019   Teras Dialog : Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 Acara  Teras Dialog #6 bersama YYDiaz dengan tema ‘Quo Vadis Demokrasi Kita, Kritik Oto Kritik Pemilu 2019 ‘ bertempat di Warung Sang Dewi,Denpasar- Bali, Minggu  (29/9/2019)malam.(Foto/INDEX/080)     BALI,  INDEX  –  Demokrasi Indonesia pasca Pilpres 2019 cukup memberikan rasa […]

  • PT Pegadaian (Persero) kanwil VII Denpasar, Serahkan bantuan sembako kepada masyarakat

    PT Pegadaian (Persero) kanwil VII Denpasar, Serahkan bantuan sembako kepada masyarakat

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Denpasar, Kamis 14 Mei 2020   PT Pegadaian (Persero) kanwil VII Denpasar, Serahkan bantuan sembako kepada masyarakat   BALI, INDEX  –  Rangkaian kegiatan Pegadaian Peduli kepada masyarakat yang membutuhkan. Secara tidak langsung, pandemi Covid-19 ini mempengaruhi pendapatan masyarakat kecil dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Kabag Humas & Protokoler PT Pegadaian (Persero) kanwil VII Denpasar Made Mariawan, […]

  • Perumda  Banyumili  Rembang

    Perumda  Banyumili  Rembang

    • calendar_month Senin, 17 Mar 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Jawa Tengah, Senin 17 Maret  2025 Perumda  Banyumili  Rembang  

expand_less