Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » KPA & Petani Desak Reforma Agraria, DPR  RI  Janji Bentuk Pansus 

KPA & Petani Desak Reforma Agraria, DPR  RI  Janji Bentuk Pansus 

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
  • visibility 56
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Rabu  24  September  2025

KPA & Petani Desak Reforma Agraria, DPR  RI  Janji Bentuk Pansus

Audiensi Pimpinan DPR dan perwakilan Konsorsium Pembaruan Agraria di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (24/9/2025). Foto: tv parlemen

 

Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) bersama sejumlah serikat petani menyampaikan tuntutan mengenai reforma agraria kepada pimpinan DPR RI dan sejumlah menteri pemerintahan Presiden Prabowo di DPR RI, Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Setidaknya, ada 24 masalah struktur agraria dan sembilan tuntutan perbaikan yang disampaikan kepada DPR RI dan pemerintah.

“Aspirasi yang kami sampaikan ada 24 masalah struktural agraria. Ada sembilan tuntutan perbaikan yang kami minta. Ada sifatnya yang bisa sekarang juga sebagai keputusan politik dan kita berharap juga nanti Bapak Presiden Prabowo bisa membuat dikresi hukum, diskresi politik supaya reforma agraria ini bisa berjalan,” ujar Sekjen KPA, Dewi Kartika.

Sebelumnya, demo dalam peringatan Hari Tani Nasional 2025 digelar di depan DPR/MPR Senayan, Jakarta pada 24 September 2025. Aksi ini untuk menyuarakan tuntutan terkait reforma agraria sejati dan kedaulatan pangan.

Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan komitmen DPR untuk mendorong penyelesaian konflik agraria di Indonesia. Dalam audiensi dengan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan perwakilan organisasi tani, Dasco menyebut DPR akan segera membentuk Panitia Khusus (Pansus) Agraria dan mendorong pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria.

“DPR mendorong pemerintah percepat kebijakan satu peta, merapikan tata ruang, dan membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria. Pansus Agraria akan disahkan pada penutupan paripurna 2 Oktober 2025,” kata Dasco di ruang rapat Komisi XIII DPR, di  Jakarta, Rabu (24/9/2025).

Pertemuan ini juga dihadiri sejumlah menteri Kabinet, antara lain Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri Desa Yandri Susanto, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, dan Kepala Staf Presiden M. Qodari.

Aksi Hari Tani Nasional

Audiensi berlangsung bertepatan dengan Hari Tani Nasional. Ribuan petani dari berbagai daerah menggelar aksi di depan Gedung DPR RI. Perwakilan massa kemudian diterima masuk untuk menyampaikan aspirasi.

Mereka datang dari berbagai organisasi, seperti Serikat Petani Pasundan (SPP), Serikat Pekerja Tani Karawang (SEPETAK), Pergerakan Petani Banten (P2B), Serikat Nelayan Indonesia (SNI), hingga Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI).

Dengan mengenakan caping, simbol perjuangan petani, mereka menyampaikan sembilan tuntutan utama yang mereka sebut sebagai agenda penyelamatan agraria nasional.

Sembilan Tuntutan Petani

  1. Redistribusi tanah sesuai amanat UUPA 1960 dan penyelesaian konflik agraria.
  2. Percepatan penyelesaian konflik di 1,76 juta hektar LPRA dan pendistribusian 7,35 juta hektar tanah terlantar.
  3. Penetapan batas maksimum penguasaan tanah dan penghentian monopoli lahan oleh korporasi besar.
  4. Pembentukan Badan Pelaksana Reforma Agraria yang bertanggung jawab langsung ke Presiden.
  5. Pengesahan RUU Reforma Agraria serta pencabutan UU Cipta Kerja yang dianggap merugikan petani.
  6. Pemenuhan hak dasar petani dan nelayan, termasuk perumahan layak dan akses tanah bagi perempuan.
  7. Stop kriminalisasi aktivis tani dan hentikan kekerasan aparat di wilayah konflik agraria.
  8. Moratorium izin konsesi perkebunan, kehutanan, dan tambang serta evaluasi proyek strategis yang tumpang tindih dengan lahan rakyat.
  9. Prioritas anggaran untuk redistribusi tanah, subsidi pupuk, benih, solar, serta pembangunan industri pertanian rakyat.

Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan aspirasi petani dengan pemerintah dan DPR. Menurut KPA, agenda reforma agraria harus dijalankan serius demi mewujudkan kedaulatan pangan dan mengurangi kesenjangan penguasaan tanah di Indonesia.

(007)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Provinsi Bali 

    OJK Provinsi Bali 

    • calendar_month Minggu, 31 Mar 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 48
    • 0Komentar

    Bali,  Senin  01  April  2024 OJK Provinsi Bali  

    • calendar_month Jumat, 1 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta, Jumat  01  April  2022

  • Renungan  JOGER

    Renungan  JOGER

    • calendar_month Rabu, 3 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Bali, Kamis  04  November  2021   Renungan  JOGER  

  • indonesiaexpose.co.id

    indonesiaexpose.co.id

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 46
    • 0Komentar

    Jakarta,  Selasa  20  Februari  2024

  • Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi 

    • calendar_month Selasa, 23 Nov 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  23  November  2021   Respon perintah Presiden, PLN sudah siap Konversi LPG ke Kompor Induksi   Jakarta, indonesiaexpose.co.id  – PT PLN (Persero) siap mengawal program pengalihan kompor berbasis energi import (LPG) ke kompor berbasis energi domestik (kompor listrik) atau yang lebih dikenal kompor induksi, sebagai solusi menekan impor dan memperbaiki neraca perdagangan. Pekan […]

    • calendar_month Rabu, 26 Apr 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 64
    • 0Komentar

    Denpasar, Rabu  26  April  2023 Sekda Alit Wiradana Sambangi Sekaa Gong Sad Merta Duta Gong Kebyar Legendaris. Duta Kesenian Kota Denpasar Untuk Ajang PKB XLV     Bali,  indonesiaexpose.co.id  – Sekda Kota Denpasar, IB. Alit Wiradana menyambangi langsung proses pembinaan Sekaa Gong Sad Merta, Banjar Belaluan Sad Merta Desa Dangin Puri Kauh yang didapuk menjadi […]

expand_less