Nyepi & Idul Fitri Beriringan , Bali Tegaskan Toleransi Nasional
- account_circle 080
- calendar_month 3 jam yang lalu
- visibility 42
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Bali, Rabu 18 Maret 2026
Nyepi & Idul Fitri Beriringan , Bali Tegaskan Toleransi Nasional

Bali, indonesiaexpose.co.id — Bali kembali mengirim pesan kuat bagi Indonesia. Perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 yang berdekatan dengan Idul Fitri menjadi momentum langka yang menegaskan harmoni, toleransi, dan persatuan antarumat beragama.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Bali, I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar kebetulan kalender, melainkan pengingat penting bagi bangsa untuk memperkuat nilai kebersamaan di tengah keberagaman.
Rangkaian Nyepi yang diawali dengan tradisi ogoh-ogoh hingga pelaksanaan Catur Brata Penyepian menjadi simbol penyucian diri dan alam semesta. Dalam keheningan total, umat Hindu diajak melakukan introspeksi mendalam, menahan diri dari aktivitas duniawi demi keseimbangan lahir dan batin.
Di sisi lain, Idul Fitri hadir sebagai puncak spiritual umat Muslim setelah menjalani ibadah Ramadan, menandai kemenangan melawan hawa nafsu serta momentum saling memaafkan.
” Dua hari suci yang beriringan ini memperlihatkan wajah Indonesia yang damai, di mana perbedaan justru menjadi kekuatan. Bali, dengan kearifan lokalnya, menunjukkan bahwa toleransi bukan sekadar wacana, melainkan praktik nyata dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap I Dewa Nyoman Rai, S.H., M.H.
Pemerintah daerah bersama seluruh elemen masyarakat memastikan perayaan berjalan aman, tertib, dan penuh makna. Momentum ini diharapkan menjadi inspirasi nasional untuk terus menjaga persatuan di tengah dinamika kebangsaan.
Nyepi dan Idul Fitri, dua jalan spiritual berbeda, namun bermuara pada satu tujuan: menyucikan diri, menjaga alam, dan mempererat persaudaraan bangsa.
( 080 )
- Penulis: 080
- Editor: putri
- Sumber: tim Index
