Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bali » BI  Optimis  Ekonomi  Bali  Pulih, Dengan  Vaksin  Covid-19  

BI  Optimis  Ekonomi  Bali  Pulih, Dengan  Vaksin  Covid-19  

  • account_circle Admin
  • calendar_month Rabu, 24 Feb 2021
  • visibility 238
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Denpasar, Selasa, 23 Februari 2021.

 

BI  Optimis  Ekonomi  Bali  Pulih, Dengan  Vaksin  Covid-19

 

Acara Obrolan Santai BI Bareng Media (Osbim) yang digelar Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Selasa, (23/2/2021).

 

BALI, indonesiaexpose.co.id – Pemulihan ekonomi di Bali lebih lambat dibandingkan perekonomian nasional, karena Bali sangat bergantung dengan sektor pariwisata. Dengan adanya progres vaksinasi covid-19, tingkat keyakinan bepergian, kebijakan perlintasan orang dan ekonomi global, niscaya perekonomian Bali segera membaik.

Hal itu terungkap pada acara Obrolan Santai BI Bareng Media (Osbim) yang digelar Kantor Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Selasa, 23 Februari 2021. Deputi Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Bali, Rizki Ernadi Wimanda, didampingi Donny H. Heatubun dan Ekonom Ahli Grup Perumusan dan Implementasi KEKDA, M. Setyawan Santoso, pada acara Osbim, Selasa (23/02/2021) di Warung Bendega, Renon, hasil tracking sampai dengan triwulan I 2021 menunjukkan, pemulihan berlangsung lebih lambat dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya.

“ Wisatawan nusantara kamibperkirakan pulih lebih awal dan berpotensi menjadi penopang pariwisata Bali. Sedangkan, kunjungan wisman kami proyeksikan baru akan kembali pulih pada tahun 2024 mendatang,” katanya. Rizki optimis, perekonomian Bali pada tahun 2021 diperkirakan tumbuh positif, seiring dimulainya distribusi vaksin covid-19 yang berdampak pada perbaikan tingkat kepercayaan pelaku usaha dan perbaikan mobilitas domestik.

Pertumbuhan positif diperkirakan akan dimulai pada triwulan II 2021 sehingga secara keseluruhan tahun 2021 perekonomian diperkirakan tumbuh positif. Optimisme terhadap pertumbuhan positif didukung oleh perkiraan selesainya proses pemberian vaksin kepada warga Bali yang disertai dengan menurunnya kasus covid-19 sehingga mengembalikan aktivitas ekonomi di berbagai sektor, termasuk aktivitas konsumsi, investasi, kinerja fiskal, ekspor dan impor. Pihaknya merekomendasikan lima langkah strategis. Pertama, mendorong pelaku pariwisata untuk memperoleh sertifikat CHSE untuk meyakinkan bahwa Bali siap menerima wisatawan. Kedua, mendorong UMKM onboarding sehingga memperluas pemasaran. Ketiga, mempercepat realisasi belanja daerah. Keempat, mendorong sektor pertanian untuk menerapkan GAP (Good Agriculture Practice), menggunakan teknologi digital dalam berproduksi (digital farming) dan memasarkan produknya melalui e-commerce. Kelima, mendorong pembayaran secara non tunai, utamanya menggunakan QRIS. Sementara itu, Kepala Perwakilan wilayah Bank Indonesia (KPwBI) Trisno Nugroho mengungkapkan, sesuai keputusan Rapat Dewan Gubernur tanggal 18 Februari 2021, Bank Indonesia menurunkan suku bunga kebijakan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 bps, menjadi 3,50%. Suku bunga Deposit Facility dan suku bunga Lending Facility masing-masing juga diturunkan, menjadi 2,75% dan 4,25%. Demikian disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Trisno Nugroho pada acara Obrolan Santai BI Bareng Media, Selasa, 23 Februari 2021 di Denpasar.

“Tingkat suku bunga tersebut adalah yang paling rendah sejak Bank Indonesia mulai memberlakukan BI7DRR sebagai suku bunga acuan pada 2016,” ujar Trisno.

Lebih lanjut Trisno menyampaikan bahwa keputusan ini konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas nilai tukar Rupiah yang terjaga, serta sebagai langkah lanjutan untuk mendorong momentum pemulihan ekonomi nasional. Selanjutnya, BI juga berkoordinasi dengan Pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dengan fokus pada upaya untuk mengatasi permasalahan sisi permintaan dan penawaran dalam Paket Kebijakan Terpadu untuk Peningkatan Pembiayaan Dunia Usaha dalam rangka Percepatan Pemulihan Ekonomi.

Untuk mendukung implementasi program Pemulihan Ekonomi Nasional, dari awal tahun hingga 16 Februari 2021, BI telah melakukan pembelian SBN di pasar perdana sebesar Rp40,77 triliun, yaitu Rp18,16 triliun melalui mekanisme lelang utama dan Rp22,61 triliun melalui Greenshoe Option (GSO). Selain itu BI juga melakukan penambahan likuiditas di perbankan (quantitive easing) sebesar Rp23,81 triliun.

Trisno juga menyampaikan, di samping keputusan terkait suku bunga, Bank Indonesia juga mengambil beberapa langkah kebijakan. Pertama, melanjutkan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah agar sejalan dengan fundamental dan mekanisme pasar. Kedua, melanjutkan penguatan strategi operasi moneter untuk mendukung stance kebijakan moneter akomodatif. Ketiga, melonggarkan ketentuan Uang Muka Kredit/Pembiayaan Kendaraan Bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraaan bermotor baru. Hal ini untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. Kebijakan ini berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Keempat, melonggarkan rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) Kredit/Pembiayaan Properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, serta ruko/rukan), bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu. BI juga menghapus ketentuan pencairan bertahap properti inden untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dengan tetap memerhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko. Kebijakan ini berlaku efektif 1 Maret 2021 sampai dengan 31 Desember 2021.

Kelima, memublikasikan “Asesmen Transmisi Suku Bunga Kebijakan kepada Suku Bunga Dasar Kredit Perbankan” untuk mendukung percepatan transmisi kebijakan moneter serta memperluas diseminasi informasi kepada konsumen baik korporasi maupun individu guna meningkatkan tata kelola, disiplin pasar dan kompetisi di pasar kredit perbankan.

Sejak Juni 2019, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 225 bps dan melakukan pelonggaran dari sisi kebijakan makropudensial namun suku bunga kredit belum merespons dengan kecepatan yang sama. Penurunan Suku Bunga Dasar Kredit (SDBK) sejak Juni 2020 hanya sebesar 116 bps. Hal ini menyebabkan spread SBDK terhadap BI7DRR cenderung melebar dari sebesar 5,27% pada Juni 2019 menjadi sebesar 6,36% pada Desember 2020. Oleh karena itu, BI melihat masih terdapat ruang untuk dapat lebih menurunkan suku bunga kredit tersebut agar sejalan dengan suku bunga kebijakan.

Melalui transparansi, masyarakat dan dunia usaha akan dapat melihat dan membandingkan suku bunga kredit yang ditawarkan oleh bank-bank. Transmisi suku bunga kebijakan yang lebih baik ke suku bunga kredit, dalam bentuk penurunan suku bunga kredit yang sepadan, diharapkan akan mampu meningkatkan permintaan kredit sehingga membantu pemulihan ekonomi. Keenam, memfasilitasi penyelenggaaan promosi perdagangan dan investasi pada sektor-sektor produktif, sektor pariwisata, serta melakukan sosialisasi penggunaan local currency settlement (LCS), baik di dalam maupun luar negeri, bekerja sama dengan instansi dan stakeholders terkait. Pada Februari dan Maret 2021, serangkaian kegiatan promosi dan sosialisasi akan diadakan di Jepang, Singapura, Malaysia, dan Thailand, serta di Indonesia sebagai bagian dari Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI).

Terakhir, mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif dan efisien khususnya UMKM dalam rangka mendorong pemulihan ekonomi, termasuk Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) dan Gerakan Bangga Berwisata Indonesia (GBWI), dengan memperpanjang MDR QRIS 0% bagi usaha mikro hingga 31 Desember 2021, perluasan akseptasi QRIS 12 juta merchant dengan kolaborasi bersama PJSP, Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah serta mendorong kolaborasi e-commerce, UMKM dan Pemerintah untuk memperkuat daya saing produk UMKM domestik baik untuk penjualan dalam negeri maupun ekspor.

(080)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)

    Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 170
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 04 Juni  2024 Pasokan Melimpah, Bali Deflasi -0,10 %  (mtm)     Bali, indonesiaexpose.co.id – Berdasarkan rilis BPS Provinsi Bali, perkembangan harga Provinsi Bali pada Mei 2024 secara bulanan mengalami deflasi sebesar -0,10% (mtm), lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang mengalami inflasi sebesar 0,32% (mtm) dan lebih dalam dibandingkan deflasi nasional sebesar -0,03% (mtm).Namun […]

  • Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.?

    Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.?

    • calendar_month Jumat, 4 Jan 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 159
    • 0Komentar

    Denpasar, Jumat 04 Januari 2019   Rumah Sakit yang Bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, Wajib Punya Syarat ini.? (Foto/ilustrasi)   JAKARTA , INDEX – Fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan di tahun 2019 harus sudah memiliki sertifikat akreditasi. Sertifikat akreditasi merupakan persyaratan wajib yang harus dipenuhi oleh setiap rumah sakit yang melayani Program JKN-KIS. […]

    • calendar_month Selasa, 7 Mar 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 161
    • 0Komentar

    Bangli, Selasa  07  Maret  2023 Bupati Sedana Arta Audensi dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan, Pengembangan Kintamani   Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta,melakukan audensi dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (07/3/2023).   Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam upaya mengembangkan destinasi wisata di Kabupten Bangli diantaranya, Kintamani, Danau […]

  • Dari Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan, Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif, Pulihkan Ekonomi Masyarakat.

    Dari Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan, Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif, Pulihkan Ekonomi Masyarakat.

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Denpasar,  Rabu  05  Agustus  2020   Dari Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pembangunan, Rai Mantra Ajak ASN Denpasar Produktif, Pulihkan Ekonomi Masyarakat.     Walikota Rai Mantra bersama Wakil Walikota I GN Jaya Negara dan Sekda Kota Denpasar A.AN Rai Iswara saat memimpin rapat koordinasi dan evalusi pembangunan Pemkot Denpasar, Rabu (5/8/2020) di Gedung Dharma Negara […]

  • PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun  Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini

    PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 1 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 166
    • 0Komentar

    Jakarta, Kamis  01 Oktober 2020   PLN Jalankan Keputusan Menteri ESDM Terkait Tarif Listrik Golongan Tegangan Rendah Turun Tarif Listrik Golongan Rendah Turun Mulai Hari Ini     JAKARTA,  INDEX  – Sesuai dengan arahan Menteri ESDM terkait penurunan tarif adjustment untuk pelanggan golongan rendah,terhitung per hari ini hingga desember tarif listrik turun. Dengan hal ini […]

  • Memaknai Pelebon Agung Raja Gianyar, Ide Anak Agung Ngurah Agung.

    Memaknai Pelebon Agung Raja Gianyar, Ide Anak Agung Ngurah Agung.

    • calendar_month Senin, 22 Mei 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 315
    • 0Komentar

    Gianyar, Selasa  23  Mei  2023 Memaknai Pelebon Agung Raja Gianyar, Ide Anak Agung Ngurah Agung.     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pada tahun 1961, tepatnya 18 Agustus 1961 berlangsung peristiwa penting dan bersejarah yang menjadi perhatian nasional dan dunia terjadi di Kota Gianyar pada masa itu. Mengapa begitu penting dan bersejarah ? Wartawan Indonesiaexpose.co.id  menemui saksi […]

expand_less