Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Holding Ultra Mikro Dinilai Membahayakan Lembaga Keuangan Masyarakat

Holding Ultra Mikro Dinilai Membahayakan Lembaga Keuangan Masyarakat

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 16 Mar 2021
  • visibility 161
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Selasa  16  Maret  2021

 

Holding Ultra Mikro Dinilai Membahayakan Lembaga Keuangan Masyarakat

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id  – Pakar Koperasi dan UMKM, Suroto menilai rencana pembentulan Holding Ultra Mikro berbahaya. Sebab, menurutnya, hal ini akan mengarah kepada penyeragaman kelembagaan atau monokulturalistik.

Ia mengatakan semestinya pemerintah memperhatikan dahulu kelembagaan sosial ekonomi yang sudah dikembangkan oleh masyarakat secara organik.

“Ini kan ketiga BUMN (BRI, Pegadaian, dan PNM) berarti kan konsepnya nanti arahnya penyeragaman kelembagaan namanya. Ini berbahaya, dalam arti konteks pembiayaan semacam ini,” kata Suroto melalui siaran resminya, Selasa (16/3/2021).

Ia mengungkapkan jika pembentukan holding yang dilakukan oleh BUMN akan mematikan lembaga-lembaga keuangan mikro masyarakat lainnya. Suroto pun menegaskan bahwa entitas bisnis negara tidak boleh mendominasi pasar. Pasalnya Indonesia tidak menganut sistem komunisme seperti di China, melainkan sistem demokrasi.

“Jadi mau menguasai semua sektor, semua segmen. Ini yang ga bener! Kita tidak menganut sistem komunisme, jadi entitas bisnis negara itu tidak boleh mendominasi seperti di China. Kita bukan negara komunis,” tegas Suroto.

“Ini negara demokrasi, jelas ini melanggar secara suprastruktur, kemudian secara segmentasi jelas ini pemerintah akan menjadikan monokulturalisasi atau penyeragaman lembaga keuangan sepenuhnya,” lanjut dia.

Suroto bahkan menyebut jika rencana pembentukan Holding Ultra Mikro ini merupakan rencana yang ngawur. Sebab dirinya menilai telah terjadi moral hazard dalam rencana penggabungan ketiga perusahaan plat merah tersebut.

“Saya melihat rencana Holding Ultra Mikro ini sudah ada moral hazard. Itu jelas. Pemerintah ini sudah ngawur. Jadi BUMN ini kan entitas milik pemerintah, itu yang ga boleh kalau semuanya itu disikat sama pemerintah, yang mikro, makro, ultra mikro, menengah, besar, kecil. Itu kan namanya penyeragaman kelembagaan. Ini yang berbahaya,” tutupnya.

(002)

 

 

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 204
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 12  Mei  2025 Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Seluruh unsur pimpinan Bali menyatakan sikap tegas menolak keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menyaru menjaga ketertiban, namun justru berperilaku preman, menebar ancaman, dan menciptakan ketegangan sosial. Hal ini di ungkapkan Gubenur Bali Wayan Koster […]

  • Antisipasi DBD dan Chikungunya, Pemkot Denpasar Lakukan Fogging Fokus di Sumerta Kaja

    Antisipasi DBD dan Chikungunya, Pemkot Denpasar Lakukan Fogging Fokus di Sumerta Kaja

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Denpasar,  Jumat 29 April 2022   Antisipasi DBD dan Chikungunya, Pemkot Denpasar Lakukan Fogging Fokus di Sumerta Kaja     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kesehatan Kota Denpasar mengambil langkah antisipasi penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya melalui kegiatan fogging fokus pada Jumat (29/4/2022). Kegiatan fogging fokus ini dilaksanakan di lingkungan […]

  • Index

    Index

    • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Bali,  Rabu  23  Agustus  2023

  • Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi

    Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Bandung, Selasa  06  Oktober  2020   Situasi Hujan, Kapolres Banjar dan FKPD Banjar Tinjau Pelaksanaan Operasi Yustisi   JAWA  BARAT, INDEX  – Dengan berjalan kaki Kapolres Banjar Polda Jabar AKBP Melda Yanny, S.IK, M.H, bersama Walikota Banjar Dr. Hj. Ade Uu Sukaesih, M.Si, Wakil Walikota Banjar H. Nana Suryana, dan Forkopimda (FKPD) Kota Banjar tinjau […]

  • Renungan  JOGER

    Renungan JOGER

    • calendar_month Rabu, 26 Okt 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 164
    • 0Komentar

    Bali, Kamis 27 Oktober 2022 Renungan  JOGER  

  • Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen 

    Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen 

    • calendar_month Rabu, 31 Jan 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Jakarta, Rabu  31  Januari 2024 Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi : Nilai transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri tembus Rp2.435 triliun, tumbuh 48,4 persen   Dirut Bank Mandiri Darmawan Junaidi saat berbicara di acara konferensi pers virtual Paparan Kinerja Kuartal IV 2022 Bank Mandiri di Jakarta, Selasa (31/1/2024).(Foto/indonesiaexpose.co.id)   Jakarta, indonesiaexpose.co.id – PT Bank Mandiri […]

expand_less