Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » DKI » Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 27 Jan 2025
  • visibility 139
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Senin  27  Januari  2025

Konsep WFA Potensi Kurangi Kemacetan di Mudik Lebaran dan Nyepi 2025

 

 

Jakarta,  indonesiaexpose.co.id   – Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaiful Huda mendukung wacana bekerja dari mana saja atau work form anywhere (WFA) yang disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Usulan tersebut dalam rangka untuk menekan potensi kemacetan mudik lebaran dan nyepi 2025. Menurut Huda, penerapan WFA di kalangan pegawai negeri sipil maupun swasta akan memberikan waktu lebih panjang bagi para pemudik mempersiapkan perjalanan ke kampung halaman masing-masing.

“Konsep WFA ini layak dikaji agar para pemudik lebaran maupun hari raya nyepi tidak menempuh perjalanan di satu waktu sehingga mengurangi potensi kemacetan di jalur tol, akses bandar udara, maupun ke pelabuhan,” ujar Syaiful Huda dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (26/1/2025).

Untuk diketahui, Menhub Dudy Purwagandhi mengusulkan konsep WFA menjelang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2025. Konsep WFA ini diusulkan diterapkan mulai tanggal 24-27 Maret 2025 dan 8-11 April 2025.

Huda mengatakan Lebaran 2025 diperkirakan jatuh pada tanggal 31 Maret atau 1 April 2025. Sedangkan hari raya Nyepi jatuh pada tanggal 29 Maret 2025. Mepetnya dua hari besar berpotensi menganggu arus mudik karena berhentinya layanan di Pelabuhan Gilimanuk maupun Bandara Ngurah Rai selama perayaan Nyepi.

“Situasi ini harus diantisipasi jauh hari dan konsep WFA yang disampaikan oleh Menhub Dudy cukup masuk relevan diterapkan sehingga pemudik terutama dari Bali dan sekitarnya bisa jauh hari menyiapkan diri,” kata Politisi Fraksi PKB ini.

“Situasi adanya dua hari raya yang jatuh dalam kurun waktu hampir bersamaan harus diantisipasi secara serius”

Dia menilai akan ada peningkatan signifikan pergerakan orang dan barang jelang mudik lebaran dan hari raya Nyepi. Jika rata-rata pergerakan orang saat mudik lebaran saja mencapai 193 juta jiwa, maka dengan adanya mudik nyepi yang waktunya berdekatan bisa meningkatkan pergerakan orang hingga hampir 197 juta jiwa.

“Meskipun angka pasti pergerakan orang ini menunggu hasil survei Kemenhub, tetapi situasi adanya dua hari raya yang jatuh dalam kurun waktu hampir bersamaan harus diantisipasi secara serius,” katanya.

Huda pun menegaskan kemacetan adalah momok bagi para pemudik, dan juga bagi pemerintah, karena menimbulkan komplikasi penanganan yang tidak mudah diselesaikan, baik di jalan tol, jalan nasional dan jalan lainnya. Kemacetan di berbagai ruas jalan pada saat mudik tidak jarang menimbulkan korban jiwa akibat tingkat kelelahan yang tinggi (travel fatigue).

“Tentu saja tidak bisa diabaikan, total kerugian materil yang sulit diukur besarannya,” katanya.

Dengan konsep WFA, lanjut Huda para pemudik lebaran maupun Nyepi bisa jauh hari memulai perjalanan ke kampung halaman. Menurutnya, pemudik tidak akan menumpuk perjalanan mereka di cuti hari raya yang biasanya berjarak 3-4 hari menjelang hari H.

“Dengan konsep ini maka rekayasa lalu lintas bisa dilakukan jauh hari sehingga potensi adanya kemacetan panjang tidak akan terjadi,” katanya.

Kendati demikian, kata Huda perlu ada kesiapan matang jika WFA benar-benar diterapkan. Menurutnya harus ada guidelines jelas, kesiapan semua stakholders, serta dukungan infrastruktur digital yang kuat. “Harus dipastikan dukungan dan aturan jelas bagi bagi pegawai atau karyawan yang akan bekerja jauh dari kantornya,” pungkasnya.

(009)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang

    Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang

    • calendar_month Senin, 6 Nov 2023
    • account_circle Admin
    • visibility 95
    • 0Komentar

    Mangupura, Senin  06  November  2023 Tingkatkan Investasi dan Perekonomian, Bali-Lampung Tandatangani Kerjasama di Sejumlah Bidang       Bali,  indonesiaexpose.co.id   – Penjabat (Pj Gubernur Bali SM Mahendra Jaya menyambut baik dan mengapresiasi tinggi pelaksanaan Lampung Investment Summit yang dirangkaikan dengan penandatangan Kerjasama di sejumlah bidang antara Bali-Lampung guna meningkatkan iklim investasi di dua daerah. “ […]

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Rabu 22  April  2020

  • Memperingati Hari Bela Negara, Lanud I Gusti Ngurah Rai  Gelar  Sunset Run 2024 

    Memperingati Hari Bela Negara, Lanud I Gusti Ngurah Rai  Gelar  Sunset Run 2024 

    • calendar_month Senin, 16 Des 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Badung, Senin  16  Desember  2024 Memperingati Hari Bela Negara, Lanud I Gusti Ngurah Rai  Gelar  Sunset Run 2024     Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Dalam rangka memperingati Hari Bela Negara, Lanud I Gusti Ngurah Rai menyelenggarakan event lari dengan tema “Berlari untuk Negeri”. Bertempat di Le Bleu by K Club, Nusa Dua, Bali, Sabtu (14/12/2024). Kegiatan ini diikuti […]

  • Renungan  Joger

    Renungan  Joger

    • calendar_month Jumat, 25 Okt 2024
    • account_circle Admin
    • visibility 272
    • 0Komentar

    Bali, Sabtu 26  Oktober  2024 Renungan  Joger  

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Jumat, 16 Jul 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Bali, Jumat 16  Juli  2021   ITB Stikom Bali    

    • calendar_month Senin, 14 Nov 2022
    • account_circle Admin
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta, Senin 14 November 2022

expand_less