Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Jawa Barat » Kepala BNN, “Ada 15 Kampung Narkoba di Provinsi Jawa Barat”

Kepala BNN, “Ada 15 Kampung Narkoba di Provinsi Jawa Barat”

  • account_circle Admin
  • calendar_month Selasa, 26 Feb 2019
  • visibility 58
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bandung, Rabu 27 Februari 2019

Kepala BNN, “Ada 15 Kampung Narkoba di Provinsi Jawa Barat”

 

JAWA BARAT, INDEX  –  Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Rl, Komjen Pol Drs Heru Winarko, meresmikan Gedung  BNN Provinsi Jawa Barat, di Jalan H. Hasan, Soekarno Hatta Kota Bandung, Selasa (26/2/2019) pagi.

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Kapolda Jabar, lrjen Pol Drs  Agung Budi Maryoto, Deputi Pemberantasan BNN Irjen Pol Drs Arman Depari, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, Wakapolda Jabar Brigjen Pol DR Akhmad Wiyagus, Para Kepala BNN Provinsi, Karo SDM Polda Jabar, Dir  Narkoba Polda Jabar, Kabidkum Polda Jabar, Kepala Staf Ahli Kodam lll Siliwangi, Wakajati Jabar, Kadiv Pas Kanwil Kumham Jabar, Para Bupati/Walikota, Para Dandim dan Para Kepala BNNK Kabupaten/Kota se Jawa Barat.

Kepala BNN Pusat Komjen Pol Drs Heru Winarko hadir meresmikan gedung BNNP Jabar dan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas bantuan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat sehingga selesainya Pembangunan Gedung BNNP Jawa Barat dan hari dapat diresmikan. Tentunya dengan diresmikannya Gedung BNNP Jabar ini diharapkan dapat menunjang kinerja anggota BNN Jawa Barat dalam pelaksanaan tugas sehari-hari dan menjadi titik sentral untuk berbagai kegiatan dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika sehingga menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif di Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu, Kepala BNN Pusat Heru Winarko, didampingi Kepala BNNP Jabar, Brigjen Pol Drs Sufyan Sarif kepada awak media menuturkan, Kampung narkoba di Jawa Barat ada 15 (lima belas) kampung narkoba yang paling banyak ada di Kota Depok setelah itu di Kota Bandung, Kota Cirebon, Sukabumi dan lainnya.

“Kota Depok ada 9 (sembilan) kampung narkoba, sementara  di Kota Bandung ada 1 (satu) Kampung narkoba dan untuk itu kita akan bicarakan dengan pak Gubernur bagaimana langkah selanjutnya,” papar Heru Winarko, usai peresmian Gedung BNN Provinsi Jabar, Selasa (26/2/2019) pagi.

Dikatakan oleh Heru Winarko, bahwa kampung narkoba tersebut, merupakan tempat berkumpulnya pengedar dan pengguna untuk melakukan transaksi. Sebagai contoh yang ada di DKI Jakarta, yakni di Kampung Ambon.

“Jadi di kampung itu, tempat transaksi disana. Maka kita upayakan untuk kembali menjadi kampung yang bersih dari narkoba,” imbuhnya.

Diakuinya, banyaknya kampung narkoba di Jawa Barat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang hampir mencapai 50 juta jiwa. Pasalnya terdapat kurang lebih 800 ribu pengguna di Provinsi ini.

Heru Winarko menjelaskan, terdapat 3 (tiga) jenis sebutan pengguna narkoba, yaitu  coba pakai, reaksional dan pecandu. Pihaknya akan memaksimalkan fasilitas rehabilitasi, termasuk

Heru Winarko menambahkan, bahwa kampung narkoba tersebut, merupakan tempat berkumpulnya pengedar dan pengguna untuk melakukan transaksi. Sebagai contoh yang ada di DKI Jakarta, yakni di Kampung Ambon.

“Jadi di kampung itu, tempat transaksi disana. Maka kita upayakan untuk kembali menjadi kampung yang bersih dari narkoba,” imbuhnya.

Diakuinya, banyaknya kampung narkoba di Jawa Barat dipengaruhi oleh jumlah penduduk yang hampir mencapai 50 juta jiwa. Pasalnya terdapat kurang lebih 800 ribu pengguna di Provinsi ini.

Heru Winarko menjelaskan, terdapat 3 (tiga) jenis sebutan pengguna narkoba, yaitu  coba pakai, reaksional dan pecandu. Pihaknya akan memaksimalkan fasilitas rehabilitasi, termasuk mengoptimalkan, Babinsa dan Kepala Desa.

Sementara itu,  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menambahkan, dengan hadirnya gedung baru tersebut, maka akan berkomitmen untuk pencegahan dan pemberantasan narkoba. Terlebih dengan beragam fasilitas, seperti laboratorium, rehabilitasi, ruang tahanan dan lainnya.”Pengedarnya kebanyak ibu-ibu, jadi bagaimana mereka diberi pelatihan, sehingga bisa menghasilkan pekerjaan lain. Terutama mencegah dan memerangi peredaran narkoba,” ungkapnya.

“Mudah-mudahan komitmen ini bermuara pada menurunnya angka pengguna narkoba, karena yang saya lihat multidimensi,” ujarnya.

Pihaknya juga akan melakukan pelatihan ke Dinas Kesehatan, karena perlu adanya yang di Assesment. Karena kebanyakan pengguna tidak perlu masuk tahanan, tapi cukup rehabilitasi.

” Untuk persoalan narkoba, maka dibutuhkan keseriusan, sebab sasarannya akan merusak generasi ,”imbuhnya.

penerus bangsa. Lebih jauh, ditegaskan oleh Emil tentunya dengan program Jabar Masagi dapat membantu menyelamatkan generasi muda di Jawa Barat.

“Peran pemuka agama dalam hal ini Majelis Ulama lndonesia (MUI) di Jawa Barat diharapkan, juga pihak sekolah sudah dimulai dengan gerakan pendidikan karakter, Jabar Masagi. Harapannya kita akan menyelamatkan 20 persen penduduk Indonesia, walau Jabar tercatat  masih tinggi terpapar narkoba. Semoga bisa berkurang dan kedepannya menjadi contoh,” tutup Emil. (A.Hasibuan)

  • Penulis: Admin

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kanwil VII PT Pegadaian Denpasar : Dampak Virus Covid-19 transaksi Gadai Naik 10 Persen

    Kanwil VII PT Pegadaian Denpasar : Dampak Virus Covid-19 transaksi Gadai Naik 10 Persen

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 43
    • 0Komentar

    Denpasar, Sabtu  18  April  2020   Kanwil VII PT Pegadaian Denpasar : Dampak Virus Covid-19 transaksi Gadai Naik 10 Persen    Asisten Manager Humas PT Pegadaian Kanwil VII Denpasar Made Mariawan di kantornya, Jumat (17/4/2020).   BALI,  INDEX   –   Dampak mewabahnya virus Corona (Covid-19) yang berlangsung hampir dua bulan ini sangat dirasakan warga Bali. Hal […]

  • ITB Stikom Bali

    ITB Stikom Bali

    • calendar_month Minggu, 20 Jun 2021
    • account_circle Admin
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Bali, Minggu 20 Juni 2021   ITB Stikom Bali    

  • Polisi Dalami Kaburnya Rizieq Shihab Dari Rumah Sakit UMMI Bogor

    Polisi Dalami Kaburnya Rizieq Shihab Dari Rumah Sakit UMMI Bogor

    • calendar_month Minggu, 29 Nov 2020
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Bandung, Minggu  29  November  2020   Polisi Dalami Kaburnya Rizieq Shihab Dari Rumah Sakit UMMI Bogor     JAWA BARAT,INDEX  – Rizieq Shihab diketahui meninggalkan Rumah Sakit UMMI Bogor secara sembunyi-sembunyi pada hari Sabtu (28/11/2020). Sebagaimana diinformasikan oleh Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Erdi A. Chaniago S.I.K, M.Si, Minggu (29/11/2020) kepada indonesiaexpose melalui pesan […]

  • 10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI

    10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI

    • calendar_month Selasa, 6 Agt 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, Selasa  6 Agustus 2019   10 Bandara Angkasa Pura I Raih Akreditasi Pelayanan Bandara Tingkat Dunia dari ACI   JAKARTA,  INDEX  – 10 bandara PT Angkasa Pura I (Persero) berhasil memperoleh akreditasi Airport Customer Experience Accreditation Program dari Airports Council International (ACI). Ini menjadikan Angkasa Pura I sebagai operator bandara pertama di Asia-Pasifik yang mayoritas […]

  • Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali

    • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
    • account_circle Admin
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Denpasar, Senin 12  Mei  2025 Gubenur Koster dan Forkompinda Sepakat Tolak Ormas Preman Yang Meresahkan Bali       Bali,  indonesiaexpose.co.id  –  Seluruh unsur pimpinan Bali menyatakan sikap tegas menolak keberadaan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang menyaru menjaga ketertiban, namun justru berperilaku preman, menebar ancaman, dan menciptakan ketegangan sosial. Hal ini di ungkapkan Gubenur Bali Wayan Koster […]

  • Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner

    Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2019
    • account_circle Admin
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Bandung, Sabtu  13  April  2019   Rumah Sakit Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Kini Miliki Alat Canggih Untuk Deteksi Penyakit Jantung Coroner   RS Bhayangkara Tk ll Sartika Asih Bandung, Jl. Moch Toha No 369 Kota Bandung (Foto:A.Hasibuan/indonesiaexpose.co.id) JAWA BARAT, INDEX –  Rumah Sakit Bhayangkara TK. II Sartika Asih Bandung Polda Jabar, saat ini […]

expand_less